Sambut Annual Meeting IMF-WB, Paket Wisata Banyuwangi Dimatangkan

WhatsApp Image 2018-03-19 at 22.26.52

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kemeja putih) dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (Ist)

Jelang Annual Meeting IMF – World Bank 2018 di Bali, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta paket wisata Banyuwangi segera disiapkan. Hal itu disampaikanya, Senin (19/3/20108) saat rapat koordinasi bersama kementerian terkait dan stakeholder.

Adapun Annual Meeting IMF – World Bank 2018 akan berlangsung pada Oktober mendatang. Sebagai Ketua Panitia Nasional (PanNas), Menko Kemaritiman meminta koordinasi lintas sektor bekerja secara incorporated. Keharmonisan dalam bekerja juga harus diperhatikan demi nama Indonesia di mata dunia.

Untuk itu, Menteri Luhut meminta hal-hal yang sifatnya strategis dapat dituntaskan secepatnya. Atau sebelum pelaksanaan Annual Meeting IMF – WB. “Saya sudah berkunjung ke Banyuwangi. Banyuwangi sudah baik, oke, dan siap menerima delegasi internasional. Bahkan, setelah berkunjung ke sana, saya jadi semakin yakin bahwa Indonesia sebagai tuan rumah ini bisa dijual dengan hebat ke delegasi dari 189 negara,” jelas Luhut dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Senin (19/3/2018).

Annual Meeting IMF-Bank Dunia akan diikuti 18.000 delegasi dari seluruh dunia. Banyuwangi akan menjadi penyangga buat Bali. Sebagian delegasi penting bakal mendarat di Banyuwangi. Ya, Banyuwangi menjadi salah satu destinasi unggulan dalam menarik kunjungan wisatawan.

Tahun 2017 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Banyuwangi sebanyak 98.970 wisman dan wisatawan Nusantara (wisnus) 4,9 juta wisnus dengan total belanja wisatawan (wisman dan wisnus) mencapai Rp 7,7 triliun.

Luhut menilai kesiapan Banyuwangi menyambut delegasi telah mencapai 85 persen. Mulai dari infrastruktur, destinasi hingga atraksinya. “Banyuwangi ini indah dan bersih. Kotanya tertata. Secara ekonomi, daerah ini tumbuh pesat. Pak Bupati bekerja dengan baik, dan apa yang telah dilakukan Bupati ini harus didukung,” ujar Luhut.

Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, dengan persiapan yang matang, perhelatan Annual Meeting IMF WB akan maksimal. Dan membuat nama Indonesia lebih terkenal ke seluruh dunia. “Spirit-nya Indonesia Incorporated. Ini acara besar. Untuk bisa sukses kami harus kerja bersama. Ini menjadi ajang untuk mempromosikan Indonesia, Bali and Beyond dan Wonderful Indonesia secara konkret,” kata Menpar Arief Yahya.

Dijelaskannya, Banyuwangi harus disiapkan karena sepertiga wisman yang berkunjung ke Jawa Timur juga mengunjungi Banyuwangi. Dan tahun 2018, Banyuwangi mendapat predikat ASEAN Clean Tourist City Standard Award bersama Bandung dan Surabaya dalam ASEAN Tourism Awards (ASEANTA) 2018 Chiang Mai di ajang ASEAN Tourism Forum 2018.

“CEO Commitment oleh Pak Bupati selama ini telah membuahkan hasil. Perkembangan pariwisata di Banyuwangi tumbuh dengan pesat baik itu atraksi, aksesbilitas dan amenitasnya,” jelas pria yang juga asal Banyuwangi ini. Menpar Arief tak lupa menyemangati semua elemen di Banyuwangi.

Momentum tahun ini harus dimanfaatkan. Ribuan delegasi datang, dan Banyuwangi sudah ditetapkan sebagai bandara pendukung. “Artinya, sebagian delegasi mendarat di Banyuwangi. Manfaatkan itu. Tunjukkan kekuatan dan keunikan pariwisata Banyuwangi,” kata Menteri Arief.

Sementara itu Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata II Kemenpar Nia Niscaya menambahkan, Kementerian Pariwisata terus mempromosikan Annual Meeting IMF-World Bank ke berbagai ajang internasional. “Promosi wisata Indonesia ditampilkan pada semua acara, baik pada main events, parallel/side events maupun Program VTI (Video, Banner, Flyer dll). Selain itu juga terus dipromosikan dalam misi budaya, materi promosi, maupun iklan bersama,” papar Nia.

Terkait Banyuwangi sebagai bahasan Rakor kali ini, Nia menyampaikan penyiapan paket tur dalam dua opsi. Yaitu Blue Fire package (2D1N) dan Red Island package (3D2N). “Kami juga tengah mengidentifikasi peningkatan dan menyiapkan konten pariwisata pada Official Website IMF WBG 2018,” pungkas Nia.

Harga paket wisata Blue Fire Package dengan durasi dua hari satu malam ditetapkan US$ 350 (meeting point Bali) dan US$ 300 (meeting point Banyuwangi), sedangkan paket wisata Red Island Package dengan durasi 3 hari 2 malam dengan harga US$ 516 (meeting point Bali), US$ 466 (meeting point Banyuwangi) dengan minimum 5 orang.

Untuk paket wisata Blue Fire Package obyek wisata yang dikunjungi, hari pertama (Kaliklatak, Gombengsari, Sanggar Genjah Arum) dan hari kedua (Ijen Crater, Solong Beach, Bangsring Underwater). Sementara itu untuk paket wisata Red Island Package obyek wisata yang dikunjungi hari pertama (Kaliklatak, Gombengsari, Sanggar Genjah Arum), hari kedua (Alas Purwo, Merah Island), dan hari ketiga (Ijen Crater, Solong Beach, Bangsring Underwater).

Sedangkan akomodasi yang telah disiapkan dengan beberapa pilihan antara lain Aston Hotel, Hotel Santika, Jiwa Jawa Resort, Hotel El Royal, Illira Hotel, Ketapang Indah Hotel, Banyuwangi Traditional House, dan Ijen Resort. Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam Rakor tersebut menjelaskan, strategi untuk mempromosikan paket-paket wisata tersebut baik sat pre-on-post (POP) event dengan menggunakan own media dan pay media diantaranya CNN, BBC World, Bloomberg TV, The New York Times, Wall Street Journal Asia, dan OOH Washington DC, serta Google, youtube, tripadvisor, facebook, dan Baidu.

Turut hadir dalam Rakor ini, antara lain Susiwijono Moegiarso (Staf Ahli OBTI Kementerian keuangan), Agus Santoso (Dirjen Hubungan Udara Kementerian Perhubungan), Agus Justianto (Kepala Badan Litbang Kementerian LHK), Arie Setiadi Moerwanto (Dirjen Bina Marga Kementerian PU-PR), dan Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi).

Selain itu, nampak hadir juga Nandang Prihadi (Kepala BKSDA Prov. Jawa Timur) Kholid Indarto (Kepala Balai Taman Nasional Meru Betiri), Nuryadi (Kepala Balai Taman Nasional Alas Purwo), I Wayan Susena (Direktur Teknis Garuda Indonesia), dan I Gusti Ngurah (Direktur Utama Pelindo III). (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Indonesiaku

Menentukan Gaya Hidup di Usia Emas

Senior Living (Ist) Ayo daftarkan diri Anda dalam Gathering ‘Senior Living & Baby Boomer Lifestyle’. Membahas segala sesuatu yang harus direncanakan oleh Senior dalam menentukan gaya hidup di usia emas.

Culture

Turis Jepang Suka ke Yogyakarta

Candi Borobudur (Ist) Wisatawan asal Jepang mengaku menikmati negeri ini ketika jalan-jalan ke Indonesia. Turis asal Negeri Matahari Terbit itu mengaku ketika berkunjung ke negeri ini tak lupa berkunjung ke

Nature

Presiden Jokowi Minta Wisatawan Tiongkok Traveling ke Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (ketiga dari kanan) (Ist) Sektor pariwisata tidak mengenal konflik antarnegara. Semuanya lebur menjadi satu mempromosikan destinasi andalan di setiap negara untuk menarik kunjungan wisatawan. Hal itu

Culture

PT JAS Apresiasi Forwapar

Media gathering PT JAS yang memberikan apresiasi untuk tiga forum wartawan, termasuk Forwapar (Ist) Manajemen PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS Airport Services) mengaku selama ini tak menampik peran media

Slideshow

Kemenpar Inisiasi Pencanangan Gerakan Jurnalisme Ramah Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama wartawan Posisi Indonesia di peta dunia berada di daerah Cincin Api (Ring of Fire), yang merupakan julukan bagi daerah yang memiliki sejarah ujian bencana yang

Slideshow

Jangan Lupa Regatta Pork Festival

Regatta Pork Fedtival (Ist) Bagi wisatawan penikmat sajian berbahan pork, jangan lewatkan festival kuliner bertema Hawaian and Pork yang akan digelar pada 10 hingga 13 Mei mendatang pukul 10.00 hingga