Samosir Andalkan Pariwisata

WhatsApp Image 2018-02-16 at 15.45.26 (1)

Launching event Grand Launching Kalender Event Pariwisata Samosir 2018 Horas Samosir Fiesta di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata (Ist)

Calendar of Event Horas Samosir Fiesta 2018 resmi diluncurkan di Balairung Soesilo Soedarman, Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta. Sebanyak 12 event disiapkan untuk menarik wisatawan. Tiga diantaranya bertaraf internasional.

Adapun Horas Samosir Fiesta 2018 terdiri dari festival musik, budaya, dan sport tourism. Event-event ini dipastikan berlangsung seru. Terlebih Kabupaten Samosir, Sumatera Utara berada di tengah-tengah Danau Toba. “Dari 12 kegiatan itu, tiga diantaranya menjadi unggulan yang diharapkan mampu mendatangkan ribuan wisman ke Pulau Samosir. Launching ini juga memberikan informasi kegiatan sekaligus mempromosikan Danau Toba,” kata Bupati Samosir, Rapidin Simbolon dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Rapidin menegaskan, jika ketiga event unggulan tersebut bertaraf internasional. Karenanya event unggulan dikemas dan dikelola secara profesional. Tiga event unggulan tersebut adalah Samosir Music International, Gran Fondo New York (GNFY) Championship Asia, dan Samosir Lake Toba Ultra Marathon.

“Tahun lalu ketiga event itu didatangi ribuan wisatawan mancanegara. Oleh karena itu kami optimistis dan mempersiapkan lebih matang, baik dalam hal infrastruktur, maupun persiapan lainnya,” ujarnya. Bupati Samosir itu pede ke-12 event pariwisata yang di-launching akan sukses.

Sebab tahun 2017 sektor pariwisata turut mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Samosir. “Realisasi PAD tahun 2017 meningkat 81 persen dibandingkan tahun sebelumnya. PAD yang awalnya Rp39 miliar, meningkat menjadi Rp71 miliar pertahun. 55 persen diantaranya berasal dari sektor pariwisata,” ujar Bupati Rapidin.

Menurutnya, Bandara Internasional Silangit menjadi pintu utama bagi wisatawan yang datang ke Pulau Samosir. Sekadar info kunjungan wisatawan mancanegara ke pulau yang memiliki luas 630 km persegi, meningkat 45 persen tahun 2017. Jumlah wisman ke Samosir tahun 2017 mencapai 55.771 orang. Sedangkan 2016 hanya 35.823 orang.

Amenitas di Pulau Samosir juga mengalami peningkatan. Jumlahnya sebesar 6,74 persen. Tahun 2016 jumlah kamar yang tersedia 1.899 unit. Sedangkan 2017 jumlahnya melonjak jadi 2013 kamar. Jumlah homestay juga mengalami kenaikan. Jumlah 56 homestay tahun 2016, meningkat 15 persen menjadi 66 homestay di 2017 lalu.

Menariknya, semua homestay berupa rumah khas Batak. “Saya yakin berbagai event internasional yang kami gelar akan sukses. Kita juga siap menampung 1.300 wisman, contohnya pada saat GNFY,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata Arief Yahya yang diwakili Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Dadang Rizki Ratman, mengatakan kunjungan wisatawan ke Danau Toba menunjukkan tren positif.

Hal itu seiring dikembangkannya infrastruktur seperti jalan tol, bandara, serta pelabuhan penyebarangan. Upaya peningkatan aksesibilitas menuju kawasan pariwisata Danau Toba juga terus dilakukan. Diantaranya membangun akses jalan tol Kuala Namu-Tebing Tinggi-Pematang Siantar.

Jalur Pematang Siantar hingga Parapat juga dilebarkan. Pembangunan outer ring road sepanjang 100 km yang mengitari danau juga dilakukan. Akses akan semakin kuat dengan penyelesaian inner ring road, dan pembangunan dua pelabuhan internasional di kedua sisi danau.

“Dari segi aksestabilitas ke Samosir, nantinya akan ada 2 unit kapal Roro. Kapal itu mampu memuat 35 hingga 40 mobil dengan kapasitas 300 orang. Untuk yang overland, terdapat mobil gratis dari Silangit sebanyak dua kali sehari,” ujar Dadang.

Pria berdarah Sunda itu menjelaskan, strategi 3A (atraksi, amenitas, aksestabilitas) yang digagas harus diterapkan dengan tepat. Destinasinya juga harus ditata, atraksi dikemas dengan baik, serta akses jalannya ditingkatkan. “Strategi 3A harus dilakukan dengan tepat. Jika sudah, tinggal kapasitas SDM ditingkatkan. Selain itu, pelaku industri pariwisata di Samosir harus diajak bekerjasama. Event juga harus dipromosikan dengan agenda dan jadwal yang tepat,” ucap Dadang.

Berikut jadwal event di Samosir:
– Festival Pasir Putih tanggal 31 Maret
– Festival Gondang Naposo 27 hingga 28 April
– Samosir Art and Culture 18 hingga 20 Juni
– Sigale-Gale Carnival 20 Juni 2018
– Samosir Eco Sport Tourism 1 hingga 7 Juli
– Horja Bius Mangalahat Horbo 6 hingga 7 Juli
– Samosir Music International 25 Agustus
– GFNY Championship Asia 2 September
– Samosir Lake Toba Ultra Marathon 21 hingga 22 September
– Samosir Jazz Season 27 Oktober
– Festival Sipinggan 28 Desember
-Samosir Christmas Season 29 hingga 30 Desember (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Festival

Sail Sabang 2017 Bawa Berkah untuk Aceh

Press Conference Sail Sabang 2017 (Ist) Event sail terbesar di Indonesia, Sail Sabang 2017 benar-benar membawa banyak berkah bagi Aceh. Kopi dan kulinernya tambah ngehits. Rental mobil dan penginapan juga

Heritage

Indonesia Juara Destinasi Wisata Halal Dunia

Indonesia juara wisata halal dunia (Ist) Indonesia juara! Indonesia kembali jadi bangsa pemenang! Setidaknya potret itu diwakili oleh Wisata Halal Indonesia yang sukses menyapu bersih 12 kategori, dari 16 yang

Slideshow

Candi Cetho, Alternatif Libur Lebaran

Lebaran sebentar lagi. Dan, libur panjang pun di depan mata. Beragam destinasi yang tersebar di negeri ini pun mulai menyiapkan diri menyambut kedatangan wisatawan. Bagi yang masih belum punya ide

Nature

Industri Kuliner Paling Cepat Go International

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Pariwisata (BPIKP) Kemenpar Rizky Handayani Mustafa (Ist) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan wisata kuliner sebagai salah satu produk pariwisata unggulan, dan paling mudah didorong untuk

Festival

Yogyakarta, Setiap Sudut tak Membosankan

Menikmati Kalibiru (Ist) Bagi banyak orang, termasuk wisatawan mancanegara boleh jadi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selalu akan menarik untuk dikunjungi. Bahkan, tak hanya sekali karena tak tertutup kemungkinan mereka akan

SightSeeing

Palembang Menuju ASIAN GAMES 2018

Nobel Alamsyah di salah satu resto pusat kota yang menyajikan empek-empek, hidangan khas Palembang (Ist) Libur Idul Fitri 1439 H dimanfaatkan Nobel Alamsyah, karyawan PT Banten West Java (BWJ) untuk