Sarabba dan Pisang Janda, Nikmatnya Kuliner Khas Takalar

pisang janda

Ilustrasi Pisang Janda, Kuliner Khas di Takalar (Ist)

Kabupaten Takalar pada 10 Februari 2016 memeringati HUT ke-56. Kabupaten yang terletak di Sulawesi Selatan (Sulsel) ini rupanya memiliki sejumlah kuliner khas yang unik yang bakal membuat lidah wisatawan bergoyang.

Sarabba merupakan sejenis wedang Jahe dari Takalar. Menikmati Sarabba bisa juga dicampur dengan telur. Sesuai dengan selera masing-masing. Tak hanya itu, Pisang Janda adalah kuliner khas di kabupaten yang terletak di Sulsel ini akan membuat banyak orang penasaran.

Ya, di Takalar ada Pisang Janda. Nama kuliner khas Takalar ini memang cukup unik dan mengundang senyum bagi siapa pun yang mendengar nama Pisang Janda. Kuliner khas Takalar ini merupakan pisang yang dibuat dengan cara menggoreng.

Menariknya tidak hanya sekali digoreng, namun karena dua kali digoreng sehingga disebut Pisang Ganda. Namun, sudah sejak lama lebih dikenal dengan nama Pisang Janda. Adapun menikmati Pisang Janda cocok ditemani sambal dan segelas kopi panas atau teh manis ketika sore hari sambil memandang jauh debur ombak laut dan alam yang hijau yang menyegarkan mata lantaran Takalar memang dikenal dengan berbagai wisata bahari dan wisata alam.

Tak salah juga jika menikmati Pisang Janda ditemani segelas Sarabba. Sekadar untuk diketahui, Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin dikenal serius mengembangkan beragam potensi wisata di Takalar, seperti wisata bahari. Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kepariwisataan Kabupaten Takalar Ridwan Tiro ketika ditemui patainanews.com di Takalar, Kamis (11/2/2016) menuturkan bahwa memang sudah sejak lama Pisang Ganda di Takalar lebih dikenal dengan nama Pisang Janda.

Hal tersebut diamini oleh Faisal DG Bali, petugas pariwisata di Pantai Galesong yang sekaligus tokoh masyarakat nelayan setempat ketika ditemui patainanews.com, Jumat (12/22016). “Pisang Janda memang kuliner khas di Takalar dan sudah lama dikenal di Takalar,” ujarnya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Heritage

Cinta Wastra Nusantara, PRibuMI Lahir

Karya di PRibuMI… (Ist) Empat tahun yang lalu kehidupan saya memasuki babak baru. Memasuki area yang selama ini jauh dari apa yang pernah saya mimpikan, yaitu menjadi seorang women entrepreneur.

Festival

Wisatawan Mancanegara Suka Traveling dengan Kereta Wisata

President Director PT KA Pariwisara Totok Suryono (kedua dari kanan) didampingi direksi lainnya dalam press conference kereta wisata kelas Priority (Ist) Wisatawan mancanegara (wisman) ternyata menyukai traveling selama mereka ada

SightSeeing

Juni, Perpres 10 Destinasi Wisata Prioritas Selesai

Menteri Pariwisata Arief Yahya (baju batik) berfoto bersama termasuk dengan President/CEO PATA Indonesia Poernomo Siswoprasetijo (ketiga dari kiri) (Ist) Peraturan Presiden untuk 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, dari Borobudur hingga Morotai

Tour Package

Perlu Upaya Bersama Pertahankan Pertumbuhan Tinggi Pariwisata ASEAN dengan MRA TP

Jumpa Pers MRA TP (Ist) Perlu upaya bersama untuk mempertahankan pertumbuhan pariwisata ASEAN yang meningkat, antara lain melalui peningkatan layanan pariwisata berkualitas oleh tenaga profesional sebagaimana diharapkan dalam implementasi MRA TP

Travel Operator

Astindo Fair 2017 Sukses

Suasana di booth PATA Indonesia Chapter (Ist) Penyelenggaraan Astindo Fair 2017 terbilang sukses. Pameran wisata yang diadakan Astindo pada tahun ini adalah yang ketujuh kalinya digelar. Bersama dengan BCA sebagai

Heritage

Pentas Wayang Kulit di Keraton Kasepuhan Cirebon

Wayang Kulit (Ist) Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat akan menggelar pagelaran wayang kulit. Pagelaran ini terbuka untuk umum. Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon PRA Arief Natadiningrat ketika dihubungi patainanews.com,