SD Darmono Tokoh Kawasan Industri Nasional

darmono pata Indonesia

Chairman PATA Indonesia Chapter SD Darmono (kanan) (Ist)

Bertempat di Sari Pan Pacific Hotel, Jakarta pada Kamis (17/12/2015), Founder dan Chairman PT Jababeka Tbk SD Darmono menerima anugerah bergengsi, yakni life time achievement award for national industrial estate development.

Menteri Perindustrian Saleh Husein memberikan penghargaan khusus itu kepada SD Darmono yang juga Chairman PATA Indonesia Chapter karena  dianggap paling berjasa dalam pengembangan kawasan industri di Indonesia.

Selain kepada tokoh yang dijuluki Dong King untuk kota-kota baru itu, penghargaan yang sama juga diberikan kepada Kasru Susilo, pakar penataan ruang kawasan industri.

Saleh Husin menyampaikan ucapan selamat dan mengimbau agar para penerima penghargaan tidak berpuas diri dan senantiasa meningkatkan layanan baik fisik maupun non fisik untuk pengembangan  kawasan industri nasional.

Penghargaan yang digelar Kementerian Perindustian di penghujung tahun ini diberikan kepada para pengelola kawasan industri di Indonesia, bertujuan memberikan apresiasi kepada kawasan industri yang telah memenuhi kriteria tertentu.

“Penganugerahan ini dilakukan dengan maksud memberikan apresiasi kepada pengembang kawasan iundustri dan tokoh industri yang telah berjasa besar pada pembangunan industri nasional ,” ujar Menteri Saleh.

Untuk Jababeka sendiri penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan pihak luar terhadap kiprah dan eksistensi Jababeka. Apalagi inovasi Jababeka dalam membangun kawasan industri dan mencetak kota-kota baru di Indonesia gaungnya semakin kencang.

Pasalnya, kota-kota yang dibangun itu tidak sekadar membangun kota, namun sentuhan midas dari sang Founder Jababeka Setyono Djuandi Darmono mampu menggerakkan potensi ekonomi di mana kota itu berdiri.

Grand Strategy Darmono yang menyulap satu kota menjadi 100 kota di Indonesia menjadi saluran berkah bagi banyak orang. Mulai dari menggali potensi daerah, menjaring investor, hingga membuka usaha dengan menyerap jutaan lapangan kerja baru.

Tidak hanya itu, setiap kota yang dibangun pun, mampu menciptakan multiplier efek yang besar bagi sektor usaha lainnya. Inilah yang membuat nama Jababeka tak lekang ditelan zaman. Keberadaannya pun seperti magnet yang mengundang keingintahuan banyak orang.

Apalagi kalau bukan inovasi dan ragam terobosan yang dilakukan oleh sang founder. Hebatnya lagi, di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga pernah secara khusus meminta CEO Jababeka SD Darmono untuk mengembangkan 100 kota baru  serupa Jababeka di seluruh Indonesia.

Tujuannya lagi mengharapkan peran Jababeka lebih banyak lagi dalam menyerap lapangan  kerja. Kepercayaan tersebut berlanjut hingga pemerintahan Jokowi.

Dimana Presiden Jokowi pernah mengundang Founder PT Jababeka Setyono Djuandi Darmono ke Istana Merdeka. Rupanya pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla ingin banyak belajar dari keberhasilan Jababeka. Jokowi ingin mendengarkan pengalaman Jababeka soal pengembangan kawasan industri dan mencetak kota-kota baru di Indonesia.

Sofyan Djalil saat menjabat Menteri Perekonomian, mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi mengundang Jababeka dan mendengar pengalaman Jababeka bagaimana berhasil mengembangkan kawasan industri.

Apa yang dilakukan Jababeka itu seiring dengan rencana pemerintah untuk mengembangkan kawasan industri di Indonesia. Dimana kota-kota harus lebih banyak berkembang.

“Makanya Jababeka punya ide bagaimana memperkenalkan one city, one industry. Atau one city one factory,” ujar Sofyan. Ia saat itu meninlai konsep yang diusung oleh Jababeka layak untuk diterapkan di Jawa dan luar Jawa.

Mengingat banyak sekali potensi yang bisa digarap. Sedangkan pemerintah akan memberikan dukungan berupa insentif. Misalnya di Jakarta, ongkos produksi sudah sangat mahal dan beberapa industri tidak kompetitif lagi.

“Kenapa pemerintah nggak jadi inisiator untuk mendorong dan memberikan insentif untuk mereka pindah ke kota lain. Dan pemerintah memberikan insentif dan dukungan. Dengan demikian akan berkembang banyak kota-kota baru,” ujarnya.

Sejak berdiri tahun 1989, PT Jababeka Tbk terus membangun reputasinya sebagai pengembang kawasan industri. Selama 26 tahun, Jababeka berhasil mengembangkan kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, Kota Jababeka di Cikarang, Jawa Barat, menjadi sebuah kota mandiri yang terintegrasi (full integrated township).

Saat ini bisnis Jababeka dikenal dengan  tiga pilar bisnis yaitu pengembangan lahan, pembangunan infrastruktur (Jababeka Infrastruktur, Bekasi Power, dan Cikarang Dry Port), real estat/land development, serta di bidang leisure and hospitality.

Bisnis Jababeka yang berhubungan dengan infrastruktur, yaitu pembangkit listrik, penyediaan air bersih, pengelolaan air limbah, pengelolaan kawasan, dan dry port/logistik, semuanya disiapkan guna memenuhi kebutuhan pasar terikat (captive market).

Berbekal keunggulan dan pengalaman dalam membangun fully integrated township, maka di tahun 2014 Jababeka mencanangkan visi dan misi baru, yaitu menciptakan kota mandiri di setiap provinsi di Indonesia.

Tidak salah apabila Jababeka dijuluki ‘Don King’-nya dalam bisnis  kawasan industri, terutama karena perannya dalam membangun Jababeka dengan  menyerap satu juta  lapangan kerja dan diikuti berapa kota lainnya di Indonesia.

Ketika ditanya apa harapannya seputar rencana Jababeka dalam pengembangan 100 kota mandiri di seluruh Indonesia, Founder dan Chairman PT Jababeka Tbk SD Darmono usai menerima penghargaan life time achievement award for national industrial estate development mengatakan, Jababeka Group berencana jika di Cikarang tumbuh 1 juta lapangan kerja, 100 kota baru akan menimbulkan 100 juta lapangan kerja.

“Kami berpengalaman dan memiliki kredibilitas yang baik, dibutuhkan oleh  rakyat dan didukung pemerintah,” ujarnya Menurutnya  Grup Jababeka, memiliki tiga pilar pengembangan, yaitu pertama Land Development, kedua Infrastruktur dan ketiga Hospitality and Leisure.

Yang paling urgent dibangun untuk mendukung kota kota mandiri baru di Indonesia, menurutnya adalah jalan tol, rel kereta api, pembangkit tenaga listrik dan jaringannya.

Selain itu juga pelabuhan udara, pelabuhan darat dan pipa gas. Seputar  strategi bisnis khusus yang dilakukan oleh Grup Jababeka, mengingat saat ini mulai ramai entitas binsis yang berminat  masuk ke bisnis pengembangan kawasan, termasuk kawasan industri.

Menurut Darmono, pengembangan kawasan adalah hal yang sangat sulit karena sifatnya jangka panjang, penuh risiko dan padat modal. Untuk itu kemitraan menjadi sangat penting, dimulai dari 21 pemegang saham.

“26 tahun yang lalu bentuk usaha Jababeka adalah usaha gotong royong atau arisan. Sampai sekarang masih demikian, apalagi sebagai perusahaan publik, pemegang sahamnya puluhan ribu orang,” ujarnya.

Seputar kiprah Jababeka Group yang masuk di Kendal. Menurutnya, Jababeka mengandeng Sembawang Corporation Bumi Singapura untuk mengembangkan Kendal menjadi kota industri seperti di Singapura.

“Filosofi giving back. Karena saya merasa dikaruniai demikian banyak kemudahan dalam hidup saya. Kemampuan saya memimpin karena pemberian alam, pendidikan orangtua dan bertemu dan diajar oleh orang-orang hebat dalam perjalanan hidup saya termasuk istri. What I want she does not give, but what she gives is always better than what I want. Harus takut kepada Tuhan, Cintai seluruh rakyat dan bekerja keras untuk indonesia tercinta,” ujarnya penuh syukur. (Gabriel Bobby/berbagai sumber)

 

About author



You might also like

SightSeeing

Cerita PATA Travel Mart 2016 Tentang Pariwisata Indonesia

PATA Travel Mart 2016 (Ist) Perahu Phinisi ‘berlayar’ pada Pacific Asia Travel Association (PATA) Travel Mart 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), di BSD City, Banten. Perahu itu adalah stan

Hotel

Mendorong UKM Perempuan Indonesia Tampil di Inggris

Press conference SheTrades Global 2018 di Sarinah, Jakarta (Ist) Womanpreneur Community (WPC) berharap UKM perempuan yang tersebar di Indonesia yang memiliki orientasi ekspor bisa ikut partisipasi dalam SheTrades Global 2018

Heritage

Jepang Suka Batik Indonesia

Canting batik (Ist) Beberapa orang Jepang yang mengikuti workshop ‘Experience The Wonderful of Indonesia Through Batik Workshop’ di ASEAN-Japan Centre, Tokyo mengaku suka dengan batik Indonesia. Salah satu peserta workshop

Nature

Pariwisata Indonesia Siap Bersaing dalam MEA

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (paling kanan) dalam diskusi publik ‘Kesiapan Sektor Pariwisata Indonesia dalam Kompetisi di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN’ di Jakarta, Rabu (20/4/2016). Pariwisata Indonesia siap mengalahkan negeri

Slideshow

Garuda Indonesia Pastikan Siap Sambut Peak Season Idul Fitri 1439 H

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury (berdiri) tengah menjelaskan mengenai kesiapan Garuda Indonesia Group kepada wartawan Maskapai nasional Garuda Indonesia bersama seluruh stakeholder layanan bandar udara Bandara Internasional Soekarno

Heritage

Dukung Wisata Halal Berjaya di World Halal Tourism Award 2016

Berita foto: Dukung pariwisata halal Indonesia berjaya di Abu Dhabi (Ist)