Selamat Hari Pariwisata Dunia

hari pariwiisata dunia

Selamat Hari Pariwisata Dunia (Ist)

Manajemen, staf, dan redaksi patainanews.com mengucapkan Selamat Hari Pariwisata Dunia pada 27 September 2016. Semoga pariwisata Indonesia semakin dikenal di pentas internasional dan membawa dampak positif terhadap pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara ke negeri ini. (redaksi)

About author



You might also like

Slideshow

Aceh Surfing Festival 2016 Digelar di Pantai Kuala Cut Lampuuk

Aksi surfer (Ist) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh kembali menggelar kegiatan sport tourism Aceh Surfing Festival 2016 yang digelar Sabtu dan Minggu, (10-11/12/2016) di Pantai Kuala Cut Lampuuk, Aceh Besar.

Destinations

MV Volendam Angkut Turis Asing Sandar di Pelabuhan Tanjung Perak

Turis asing yang ikut kapal pesiar MV Volendam (Ist) Setelah  kunjungan terakhirnya di Surabaya awal tahun 2014 silam, Senin (14/11/2016) MV Volendam, kapal pesiar berbendera Belanda ini kembali sandar di

Destinations

PATA Indonesia Dukung Pengembangan Wisata Cirebon

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo berbincang dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam pembukaan Festival Pesona Cirebon di Goa Sunyaragi (Ist) PATA Indonesia Chapter mendukung pengembangan wisata di Cirebon, Jawa

World Heritage

Syukuran Laut Kepulauan Seribu

Berita Foto: Pesta rakyat Kepulauan Seribu yang bersyukur nikmat Tuhan Yang Maha Esa dengan kuliner khas masyarakat Kepulauan Seribu dengan mengedepankan kearifan lokal masyarakat Kepulauan Seribu di Pulau Kelapa Dua,

Hotel

‘Erupsi Gunung Agung, Wisatawan Mancanegara Tak Perlu Risau Masih Banyak Destinasi Wisata di Indonesia’

Gunung Agung di Bali (Ist) Erupsi Gunung Agung di Bali memang membuat pariwisata Bali terdampak sebab sudah ada sejumlah pembatalan rencana traveling wisatawan, termasuk turis asing ke Pulau Dewata. Namun,

Tour Package

Memotret Perempuan Sasak Menenun Subahnale

Ilustrasi tenun Subahnale (Ist) Lantunan kalimat tasbih Subhanallah (Maha Suci Allah SWT) tak berhenti diucapkan dari mulut wanita suku Sasak di Desa Sekarara, Lombok, Nusa Tenggara Barat ketika melihat hasil menenun.