Semangat Emas Olimpiade Rio 2016

emas Indonesia

Medali emas untuk Indonesia di Olimpiade 2016 (Ist)

Bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-71, kabar baik datang dari negeri orang, tepatnya dalam ajang Olimpiade Rio 2016 di Brasil.

Ya, pasangan ganda campuran bulu tangkis Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses mendulang medali emas dalam event olahraga internasional untuk kebanggaan negeri ini selepas mengalahkan pasangan ganda campuran asal negeri jiran, Malaysia.

Menariknya emas dari Owi dan Butet, sapaan akrab pasangan ganda campuran bulu tangkis Indonesia itu dipastikan pada Rabu, 17 Agustus 2016 pk23.57 WIB.

Medali ini menjadi hadiah spesial pada HUT ke-71 Republik Indonesia. Pada laga final, ternyata menggunakan 17 kok sesuai tanggal kemerdekaan dan berlangsung selama 45 menit sesuai tahun kemerdekaan.

Semangat emas Olimpiade 2016 bisa menular ke dunia pariwisata Indonesia lantaran Menteri Pariwisata Arief Yahya memasang target pada 2017 mendatang pariwisata negeri ini bisa mengalahkan pariwisata Malaysia.

Adapun Presiden Jokowi yang memasang target 20 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia hingga 2019 mendatang.

Memang bukan perkara mudah. Kendati demikian, optimisme terus diperlihatkan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Tak tanggung-tanggung, mantan orang nomor satu di PT Telkom Tbk ini menargetkan tahun depan pariwisata Indonesia bisa mengalahkan negeri jiran, Malaysia.

Arief Yahya mengutarakan bahwa dalam sektor pariwisata, negeri jiran, Malaysia menjadi ‘musuh’ bersama negeri ini untuk dikalahkan lantaran potensi wisata Indonesia lebih bagus dan lebih banyak ketimbang yang dimiliki negeri jiran itu.

Dan, itu bukan pekerjaan mudah. Harus diakui tak semudah membalikkan telapak tangan. Meski demikian, asa itu masih tetap ada.

Presiden Jokowi juga dikenal concern dalam sektor pariwisata nasional. Menariknya nasib pariwisata di era pemerintahan Jokowi sepertinya mengalami perbaikan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Presiden Jokowi menomorsatukan pembangunan pariwisata. Kini pariwisata Indonesia menjadi leading sector pembangunan.

Patut bangga tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten pada 7 hingga 9 September mendatang.

Sebagai tuan rumah, beragam keuntungan diperoleh Indonesia, yakni membangun network antara pelaku bisnis pariwisata di Indonesia dengan pelaku bisnis pariwisata anggota PATA.

Tak hanya itu, membangun citra dan reputasi pariwisata Indonesia di mata internasional, utamanya negara-negara anggota PATA dan memberikan kesempatan sekaligus edukasi kepada pelaku usaha dari seluruh provinsi di Indonesia untuk mengikuti ajang bursa pariwisata (travel mart) tingkat internasional.

Bahkan, Indonesia mendapat news value Indonesia sebagai tuan rumah PATA Travel Mart 2016 di venue ICE. Selain itu, Indonesia bakal menjadi fokus perhatian para pelaku industri pariwisata mancanegara dari 60 negara dengan menggelar PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten pada 7 hingga 9 September mendatang.

PATA Travel Mart merupakan bursa pariwisata yang bersifat murni B to B (business to business) yang bentuknyaappointment antara buyer dan seller (pre matched appointment) sehingga akan terjadi transaksi penjualan paket perjalanan wisata.

Adapun pelaku industri pariwisata nasional memanfaatkan ajang PATA Travel Mart 2016 untuk menjual paket wisata sehingga bisa meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, terutama dari kawasan Asia Pasifik.

PATA Travel Mart 2016 akan diliput media massa nasional dan internasional sehingga memberikan dampak positif bagi Indonesia (value added) sehingga destinasi wisata Indonesia akan menjadi trending news yang tinggi.

Multiplier effect PATA Travel Mart 2016 membuka peluang bisnis bagi hotel, cendera mata, transportasi lokal, restoran, dan lainnya sehingga bisa membuat semakin maju pariwisata Indonesia yang akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang dapat memberikan kesejahteraan masyarakat negeri ini. Dirgahayu RI ke-71! (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Nature

The Ultimate Race is Back

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISI) Raja Sapta Oktohari (kiri) bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Ketua Umum Pengurus Besar

Investments

Lembaga Internasional Nyatakan Keuangan PT Pelindo III Stabil

Kegiatan bongkar petikemas di Terminal Teluk Lamong (Ist) Tiga lembaga pemeringkat internasional Moody’s, Standard & Poor(S&P), dan Fitch telah memberikan rating Baa3, BB+, BBB- semuanya dengan outlook stable untuk PT

World Heritage

Soppeng, Kota Penikmat Kopi

Ilustrasi kopi Indonesia (Ist) Indonesia kaya akan beragam potensi wisata yang diminati wisatawan Nusantara (wisnus) maupun turis asing. Dan, wisata kuliner negeri ini ternyata menggoda wisnus dan wisatawan mancanegara. Sebut

Tourism

Tanjung Lesung akan Gelar Rhino XTriathlon

Rhino XTriathlon (Rhino Cross Triathlon) (Ist) Rhino XTriathlon (Rhino Cross Triathlon) adalah event cross triathlon pertama yang ada di Indonesia. Informasi yang diterima patainanews.com, Rabu (26/7/2017) menulis, sebagai rangkaian dari perhelatan akbar tahunan Tanjung Lesung

Festival

WPC Dorong Pertumbuhan Pariwisata Indonesia

Irma Sustika (Ist) Womanpreneur Community (WPC) diketahui ikut mendorong pertumbuhan pariwisata di Indonesia melalui budaya khas Nusantara dan kearifan lokal yang dimiliki negeri ini. Hal tersebut dikatakan Irma Sustika, CEO

Destinations

100.000 Homestay Jadi ‘Trending Topic’ di PBB

Menteri Pariwisata Arief Yahya didampingi Duta Besar RI di Madrid Yuli Mumpuni memenuhi Undangan HE Dr Taleb Rifai, Sekjen UNWTO di Madrid, Spanyol (Ist)  Tema yang paling heboh dalam pertemuan