Semua ada di Tanjung Lesung Langit yang Biru, Cantiknya Sunset, Alam yang Eksotis

DSC05404

Sunset yang cantik ada di Tanjung Lesung (Ist)

Langit yang biru, cantiknya sunset, dan alam yang eksotis ada di Tanjung Lesung yang terletak di Pandeglang, Banten.

Ya, semuanya ada di sini, di Tanjung Lesung yang termasuk destinasi wisata 10 Bali baru, yakni destinasi wisata yang dikembangkan dan dipromosikan pemerintah hingga ke mancanegara. Jadi, wisatawan tak salah memilih traveling ke Tanjung Lesung.

Menikmati cantiknya matahari terbenam di sore hari dan melihat keindahan alam bawah laut bisa dilakukan traveler selama mereka menghabiskan waktu di destinasi wisata Tanjung Lesung. Wisatawan pun bisa menikmati keindahan alam yang menyejukkan mata dengan menyusuri Tanjung Lesung.

Suara berderit baling-baling tertiup angin memecah kesunyian. Tanjung Lesung pun menjadi tambah semarak dengan keriuhan dari kolecer, kincir angin tradisional dari Tanah Sunda yang tetap dipertahankan dan dilestarikan masyarakat Banten selama Festival Pesona Tanjung Lesung 2017.

Foto 1_Sejumlah Kolecer atau kincir angin yang di pamerkan di Festival Pesona Tanjung Lesung 2017

Wisatawan menikmati kolecer yang berputar ketika matahari tenggelam di Tanjung Lesung (Ist)

Kolecer tinggi menjulang menanti datangnya angin. Jika angin bertiup kencang, kolecer berputar disertai suara derit keras, bahkan berderak. Permainan tradisional masyarakat Sunda itu kembali digandrungi. Berdasarkan pengamatan patainanews.com sejak Kamis (21/9/2017) hingga Sabtu (23/9/2017), alam Tanjung Lesung yang identik dengan destinasi wisata bahari tampak begitu bersahabat dan tampil eksotis terhampar begitu indah sehingga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi traveler.

Saat itu langit begitu biru di Tanjung Lesung. Wisatawan pun bisa menikmati Tanjung Lesung menggunakan banana boat. Dan, Tanjung Lesung sepertinya juga cocok untuk wisatawan berlibur sambil mengajak keluarga. Wisatawan bisa memanfaatkan akhir pekan atau long weekend untuk ke Tanjung Lesung.

Menariknya traveler selama ada di Tanjung Lesung juga bisa berkunjung ke sejumlah destinasi wisata lainnya, seperti Kampung Cikadu untuk membeli Batik khas Pandeglang. Dan, yang tak kalah menarik adalah Cibaliung. Wisatawan juga bisa mengunjungi Cibaliung, khususnya setiap Agustus sebab di Cibaliung ada pesta rakyat Cibaliung (PRC) yang sudah menjadi tradisi turun-temurun masyarakat setempat.

Peserta Sunset Trail Run Tanjung Lesung 2017-min

Wisatawan menikmati sunset di Tanjung Lesung (Ist)

Menurut Sahri, tokoh masyarakat Cibaliung, PRC sudah lama digelar guna menyambung silaturahmi masyarakat Cibaliung. “PRC sudah dilakukan sejak Indonesia merdeka,” katanya kepada patainanews.com ketika ditemui di kediamannya di Cibaliung, Pandeglang, Selasa (15/8/2017).

Ia menjelaskan, jika Idul Fitri bertepatan pada Agustus, maka PRC akan menjadi semakin meriah sebab PRC digelar atas rasa kebersamaan masyarakat Cibaliung. Berdasarkan pantauan patainanews.com, wisatawan selama di Cibaliung bisa menikmati Rengkong, kesenian khas Sunda yang masih dipertahankan.

Tak hanya itu, juga ada Sisingaan. jenis kesenian tradisional yang lahir dan berkembang di Sunda dan terus dipertahankan dan dilestarikan di Pandeglang. Masih ada seni olahraga bela diri khas Indonesia, yakni Pencak Silat yang dipentaskan oleh Paguyuban Pendekar Cibaliung (PPC) juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Sebelumnya di Tanjung Lesung pada Agustus lalu juga dilakukan pengibaran bendera Merah Putih pada perayaan HUT RI ke-72 pada Kamis, 17 Agustus 2017. Menariknya di Tanjung Lesung upacara pengibaran Merah Putih dilakukan dari dalam laut dan berkibar di langit biru di Tanjung Lesung.

Ketika itu banyak wilayah di Nusantara yang mengadakan pengibaran Merah Putih hanya di dalam laut saja. Tak berlebihan jika menyebut Tanjug Lesung mampu menyatukan bumi Nusantara. “Menjadi kebanggaan bagi Tanjung Lesung bisa melaksanakan upacara bendera Merah Putih peringatan HUT RI ke-72 di Tanjung Lesung. Kami mengibarkan bendera Merah Putih dari dalam laut dan benfera Merah Putih pun berkibar di langit di Tanjung Lesug. Itu artinya Tanjung Lesung bisa menyatukan bumi Nusantara karena pengibaran bendera Merah Putih di Tanjung Lesung menyatukan laut dan langit Indonesia,” tutur Managing Director pengelola KEK Tanjung Lesung, PT Banten West Java Rully Lasahido kepada patainanews.com di kantornya di Jakarta, Selasa (22/8/2017).

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut Pandeglang sebagai Sunset of Java dalam sambutannya ketika membuka Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 di Tanjung Lesung, Jumat (22/9/2017). Tak salah memang Menteri Pariwisata Arief lantaran sore hari tampak begitu menarik di Tanjung Lesung.

Keindahan matahari ketika kembali ke peraduannya di Tanjug Lesung tampak begitu menggoda wisatawan. Bahkan, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengungkapkan bahwa Tanjung Lesung sebagai Surga tersembunyi yang ada di Pandeglang.

Ia menyampaikan hal tersebut ketika memberi sambutan dalam Festival Pesona Tanjung Lesung 2017. Irna sepertinya bukan basa-basi mengungkapkan pesona Tanjung Lesung ini lantaran menyusuri destinasi wisata yang termasuk dalam 10 Bali baru itu terasa menyenangkan.

Terlihat banyak wisatawan yang asyik motret keindahan Tanjung Lesung. Ketika itu tampak Annie Savitri dari PT Safitri Sumitro Corpora menikmati selfie saat matahari tenggelam di Tanjung Lesung. Destinasi wisata Tanjung Lesung seakan memanjakan wisatawan ketika mereka berkunjung ke destinasi wisata yang terletak di Pandeglang.

Selama traveling di Tanjuug Lesung, wisatawan bisa menginap di Tanjung Lesung. Traveler juga bisa memilih menginap di homestay yang tersebar di sekitar kawasan Tanjung Lesung. Homestay rupanya menjamur di sekitar kawasan Tanjung Lesung sehingga menguntungkan traveler yang datang ke salah satu 10 Bali baru ini.

Tanjung Lesung pun semakin lengkap dalam menyambut wisatawan sebab destinasi wisata ini tengah dibangun Dive Center. Menpar Arief Yahya pun melakukan peletakan batu pertama DIve Center di Tanjung Lesung. Ia ikut mendorong keseriusan pemimpin daerah untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang tujuannya untuk pariwisata, akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Tanjung Lesung. “Yang penting CEO commitment. Jika Gubernur dan Bupatinya commit, maka semua go easier. Tapi jika tidak, maka semuanya akan menjadi sulit. Saya berterima kasih Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Pandeglang Irna Narulita yang sudah menunjukkan komitmennya,” ujar Arief Yahya.

Menpar Arief juga menyebut Tanjung Lesung yang berada di Provinsi Banten yang unggul dari wisata bahari sangat tepat memiliki dive center dan marina. Dua fasilitas tersebut tentunya akan berdampak positif untuk mempercepat infrastruktur lainnya.

“Ini akan meningkatkan kunjungan wisman secara signifikan,” pungkas Menpar Arief Yahya. (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Travel Operator

ASITA Gelar Aksi Kemanusiaan

Berita Foto: Kegiatan kemanusiaan donor darah ASITA DKI Jakarta dalam HUT ASITA ke-46 di PMI DKI Jakarta, Sabtu (21/1/2017). Kegiatan sosial ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia oleh seluruh DPD

Festival

PM Malaysia Najib Tun Razak Berlibur ke Bali

Bali punya magnet bagi wisatawan mancanegara (Ist) Tidak ada kata-kata lagi yang lebih dahsyat untuk mengungkapkan kehebatan Pulau Dewata, Bali. Setelah Raja Arab Saudi Salman Abdul Azis dan mantan Presiden

Heritage

Wisman Suka Wisata Bahari

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) dan Wakil Ketua PHRI NTB LA Hadi Faishal (Ist) Kendati sudah terkenal di dunia, wisata bahari di Lombok, Nusa Tenggara Barat tak melulu Gili Trawangan.

Travel Operator

Promosi Efektif untuk Perkenalkan Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) ketika menyaksikan kerja sama Indonesia dengan Emirates (Ist) Promosi dinilai efektif untuk memperkenalkan potensi pariwisata Indonesia hingga ke mancanegara. Apa yang dilakukan Menteri Parwisata Arief

SightSeeing

Baidu Bakal Dongkrak Kunjungan Wisman Tiongkok ke RI

Menteri Pariwisata Arief Yahya Pemerintah memutuskan bermitra dengan perusahaan teknologi asal Tiongkok, Baidu untuk menarik lebih banyak turis Negeri Tirai Bambu berkunjung ke Indonesia. Menteri Pariwisata Arief Yahya pada Kamis

Heritage

Changing Story from Indonesia (That You Haven’t Heard)

Elizabeth Gilbert (Ist) Harus diakui, Indonesia banyak menyimpan kisah inspiratif bagi banyak orang, termasuk wisatawan mancanegara yang berkunjung ke negeri ini. Sebut saja Elizabeth Gilbert, penulis Eat Pray and Love.