Sentuhan Modern, Batik Fractal Serius Masuk Pasar Dunia

 

batik fractal

Setelah diterima di pasar dalam negeri dan memutuskan untuk masuk pasar internasional lantaran banyak dicari wisatawan mancanegara ketika berkunjung ke Indonesia, maka manajemen Batik Fractal pun semakin serius memikirkan bagaimana cara membuat pasar dunia semakin tertarik untuk mengenakan batik yang merupakan warisan wastra Nusantara ini.

Menurut CEO Batik Fractal Nancy Margried, pihaknya pada tahun ini memasang target khusus, yakni menstabilkan dan meningkatkan penjualan ekspor Batik Fractal lantaran semakin banyak permintaan dari luar negeri.

“Betul. Batik Fractal akan lebih berkonsentrasi pada pasar ekspor daripada pasar dalam negeri,” katanya ketika dihubungi patainanews.com, Kamis (6/8/2015).

Nancy, demikian ia kerap disapa, menjelaskan, Batik Fractal sangat memperhatikan selera pasar. “Riset terhadap tren, selera pasar, kemampuan membeli, harga jual dan perilaku konsumen adalah riset utama yang kami lakukan untuk menyiapkan produk-produk Batik Fractal sebelum dilempar ke pasar, termasuk ke pasar internasional,” paparnya.

Adapun batik selama ini dikenal sebagai warisan wastra Nusantara. Dan, tentunya warisan wastra negeri ini pantas dilestarikan generasi muda sehingga tak salah jika ada anak bangsa yang memanfaatkan perkembangan teknologi tanpa mengurangi sedikit pun nilai filosofi yang terkandung didalamnya.

Ya, keleobihan Batik Fractal memang memanfaatkan teknologi. Nancy menuturkan bahwa Batik Fractal memberikan sentuhan inovasi dalam proses desain batik.

Jadi, lanjutnya, pada intinya Batik Fractal memberikan cara baru dalam mendesain batik, yaitu melalui pemanfaatan teknologi. “Yang menarik dari Batik Fractal bagi para perajin batik adalah bagaimana teknologi dapat membantu pengerjaan batik bagi perajin batik dan meningkatkan kreativitas serta produktivitas mereka,” tuturnya.

Sementara, lanjutnya, bagi pengguna batik, Batik Fractal akan menghadirikan kreasi-kreasi modern dengan motif-motif baru yang lebih beragam. Nancy mengungkapkan bahwa peminat produk Batik Fractal beragam, mulai dari remaja hingga kalangan dewasa.

“Pada umumnya peminat Batik Fractal adalah pencinta batik yang menginginkan sentuhan motif modern dalam batik,” katanya.

Dicari Wisatawan Asing

Kelebihan batik selama ini digemari wisatawan asing. Dan, Batik Fractal juga dicari turis asing yang berkunjung ke negeri ini. “Seperti pada sikap wisatawan pada umumnya, mereka tertarik pada batik Indonesia. Namun, khususnya untuk Batik Fractal, mereka tertarik karena adanya sentuhan teknologi dalam karya seni tradisional batik tersebut,” urainya.

Nancy menjelaskan, potensi pasar Batik Fractal sejak 2008 silam sudah menyentuh pasar global. Jadi, Batik Fractal mulai merambah pasar internasional, tak sebatas hanya ada di pasar dalam negeri saja.

“Namun, untuk mempersiapkan infrastruktur hingga bisa memasarkan produk ke pasar global dengan tersistemasi baru berjalan sejak tahun 2014. Kami bersyukur saat ini produk Batik Fractal sudah memasuki pasar ekspor dengan standar internasional,” paparnya. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

SightSeeing

Wisata Museum Potensi Datangkan Wisatawan Mancanegara ke RI

Museum Perjuangan Yogyakarta (Ist) Potensi wisata di destinasi Indonesia beragam. Rupanya tak hanya keindahan alam dan pesona budaya yang bisa menjadi daya tarik bagi turis asing datang ke negeri ini,

World Heritage

Upaya Pariwisata Indonesia Mengejar Target 20 Juta Wisatawan Mancanegara

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Bulan lalu, pariwisata Indonesia yang diwakili Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Hotel Sofyan mendapat kabar bagus lantaran negeri ini berjaya dengan menyabet tiga gelar dalam

Festival

Ramadan Penuh Berkah di Hotel Mercure Jakarta Sabang

Menyambut  bulan suci Ramadan yang penuh berkah, Hotel Mercure Jakarta Sabang menghadirkan beberapa paket promo, antara lain paket berbuka puasa di The Lobby Restaurant & Lounge dan paket Gift Hampers

Indonesiaku

‘Out of Joint’

  ‘Out of Joint’ (Ist) Dia.lo.gue artspace mempersembahkan sebuah pameran grup bersama tiga seniman bertajuk ‘Out of Joint’, yang dikuratori oleh Roy Voragen. Pembukaan pameran akan diselenggarakan pada 16 Maret

SightSeeing

PT Pelni Tawarkan Ship Xperience Destinasi Wisata Indonesia

Komodo di Indonesia (Ist) Gairah bisnis pariwisata bahari yang semakin moncer rupanya ditangkap PT Pelni. BUMN yang bergerak di sektor pelayaran ini menawarkan mimpi indah untuk eksplorasi alam laut Indonesia

Destinations

Keamanan di Pantai Kuta Lombok Harus Ditingkatkan

Turis asing sepertinya tidak terlihat khawatir ketika melintas dan melihat ada penjagaan ketat saat puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di Lombok yang dihadiri Presiden Jokowi pada 9 Februari 2016