Sinergi Pelindo III-Pemkab Banyuwangi Kembangkan Wisata Marina

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bersama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III akan mengintegrasikan pengembangan lokasi wisata Pantai Boom (Banyuwangi), dengan Benoa (Bali), dan Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur).

“Program tersebut merupakan wujud dukungan PT Pelindo III dalam sektor pariwisata sebagai tindak lanjut kerja sama Pelindo III dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan pemerintah daerah terkait,” ujar Direktur Utama Pelindo III Djarwo Subianto ketika dihubungi patainanews.com, Jumat (6/2/15).

Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banyuwangi Yanuar Bramuda di Banyuwangi belum lama ini mengatakan pihaknya telah bertemu dengan PT Pelindo Properti Indonesia (PPI), anak usaha PT Pelindo III untuk rencana pengintegrasian tersebut.

“Kami membahas pengembangan pantai yang terletak tak jauh dari pusat Kota Banyuwangi tersebut. Pelindo ikut mengembangkan Pantai Boom karena letak pantai seluas 44,2 hektare itu berada dalam satu kawasan pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo,” katanya.

Ia menjelaskan, Pemkab Banyuwangi terus memacu pengembangan pariwisata. Sebelumnya, kabupaten berjuluk ‘The Sun Rise of Java’ itu membangun Taman Digital dari hasil sinergi dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom).

“Dari pembahasan dengan PT PPI, kini sedang dilakukan kajian untuk model dan pengembangan pengintegrasian ketiga tujuan wisata pantai tersebut,” ucapnya. Sementara Direktur Utama PT Pelindo Properti Indonesia (PPI) Prasetyo mengatakan pengembangan Pantai Boom dilakukan lantaran potensinya yang cukup besar.

Ia menilai sangat jarang pantai dengan kondisi geografis seperti Pantai Boom, sehingga sangat prospektif jika diintegrasikan sebagai wisata marina antara Banyuwangi, Benoa, dan Labuan Bajo.

Dalam desain Pelindo III, Pantai Boom akan dibagi ke dalam beberapa zonasi, seperti kawasan residensial (hotel), restoran, komersial (water sport), ruang publik, dan museum. Desan besar untuk Pantai Boom dibuat berdasarkan potensi pantai itu sendiri.

“Pengembangannya tetap berwawasan lingkungan, kearifan lokal, dan optimalisasi view menyesuaikan zonasi,” kata dia. Prasetyo yakin wisata marina yang terintegrasi itu bisa diwujudkan.

Ia mengaku senang karena Pemkab Banyuwangi sangat mendukung pengembangan pariwisata itu. Yanuar menambahkan wisata Pantai Boom bisa juga diintegrasikan dengan pariwisata di Bali bagian barat, seperti Pulau Menjangan yang kini juga sudah mulai berkembang. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Tour Package

Lombok Semakin Percaya Diri Destinasi Wisata Halal

Turis asing dan warga setempat di Lombok (Ist) Lombok yang ada di Nusa Tenggara Barat semakin percaya diri menjadi destinasi wisata halal di Indonesia. Sejak Pulau Seribu Masjid ini pada tahun

Airlines

Chef Degan Promosikan Kuliner Khas Nusantara di Perancis

Master Chef Degan Septoadji membawa kuliner Indonesia ke Perancis (Ist) Master Chef Degan Septoadji membawa kuliner Indonesia ke mancanegara. Ini kali ke Paris yang dikenal sebagai pusar gastronomi dunia dalam

Cuisine

PATA Pastikan ICE Venue PATA Travel Mart 2016

Manajemen ICE yang diwakili Head of Exhibition Sales Hendrik Engelking (kiri), dan Head of Sales and Marketing Siti Karmila (ketiga dari kiri), serta President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (batik)

Festival

Turis Australia Suka ke Mentawai

Kunjungan wisman ke Sumbar (Ist) Turis asal Australia ternyata suka mengunjungi Kepulauan Mentawai yang ada di Sumatera Barat untuk surfing. Informasi tersebut diperoleh patainanews.com ketika ada di Padang, Selasa (6/2/2018).

Festival

Lindy Ann Siap Tampilkan The Golden Route di JFW 2015

Lindy Ann (tengah) diapit dua model Sebagai upaya ikut melestarikan wastra Indonesia, khususnya batik, Lindy Ann Umarhadi yang dikenal sebagai perancang busana etnik di Tanah Air tengah menyiapkan koleksi yang

Tourism

Diving di Teluk Maumere Diminati Turis Asing

Capa Resort Maumere (Ist) Wisata bahari di Indonesia ternyata diminati wisatawan mancanegara. Bahkan, banyak turis asing yang menyukai diving di Teluk Maumere, Sikka di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurut