Solo ‘Dijual’ di Thailand

bus solo

Bus Tingkat Werkudara di Solo (Ist)

Tampilnya Solo pada festival Bo Sang Umbrella Festival 2017 yang digelar di Chiang Mai, Thailand pada 20 hingga 22 Januari mendatang diharapkan mampu semakin memperkenalkan kota tersebut sebagai kota kreatif kepada publik di negeri Gajah Putih.

Direktur Program Festival Payung Indonesia Heru Prasetya mengatakan, tahun ini pihaknya akan melibatkan para perajin payung tradisional, perupa, dan penari yang sebagian besar berasal dari Solo.

“Kami berharap keikutsertaan Indonesia dalam festival ini mampu menjadikan payung tradisional Indonesia sebagai diplomasi budaya antar-bangsa,” kata Heru yang juga Direktur Mataya Art & Heritage dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Selasa (17/7/2017).

Mataya Art & Heritage juga akan turut serta sebagai event organizer asal Solo yang concern terhadap acara budaya. Sebagai langkah sosialisasi pendahuluan, pihaknya juga telah melaksanakan Press Conference partisipasi Festival Payung Indonesia pada Bo Sang Umbrella Festival 2017 yang digelar pada 15 Januari 2017 di CFD Jalan Slamet Riyadi, Solo.

Pada kesempatan itu hadir perwakilan dari Kementerian Pariwisata, dan Disbudpar Kota Surakarta. Sementara Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, pasar Thailand merupakan salah satu pasar wisata yang potensial untuk digarap.

“Thailand bisa menjadi sumber originasi wisman yang potensial karena jaraknya yang dekat dengan Indonesia,” katanya. Ia berharap keikutsertaan Indonesia dalam Bo Sang Umbrella Festival 2017 ke depan mampu menjaring lebih banyak kedatangan wisman Thailand ke Tanah Air.

Pada 2017, Indonesia diharapkan mampu menjaring wisman hingga 15 juta orang atau meningkat dibandingkan target tahun sebelumnya sebesar 12 juta wisman.

Dari jumlah target itu, pemerintah Indonesia menargetkan mampu mendatangkan 135.000 wisman diantaranya dari Thailand. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Cuisine

Bersiap Menyambut GMT 2016

Ilustrasi GMT (Ist) Menyambut peristiwa langka astronomi yang jarang terjadi di dunia, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bersama Kementerian Pariwisata resmi melakukan launching hitung mundur mulai dari 55 hari

Destinations

Turis Asing Tertarik dengan HUT Kota Yogyakarta

Kawasan Malioboro jadi andalan wisata Kota Yogyakarta (Ist) Pesta Rakyat yang menjadi tema HUT ke-259 Kota Yogyakarta menjadi daya tarik bagi wisatawan, termasuk turis asing lantaran ditampilkan potensi budaya masyarakat.

World Heritage

Polygon Sinergi dengan Media Massa Kembangkan Sport Tourism di Indonesia

Pesepeda menggunakan sepeda Polygon (Ist) Komunitas dan media massa menjadi aset penting bagi perusahaan dalam bisnis apapun. Peran media massa dan komunitas tak bisa dipungkiri mampu mendukung setiap langkah strategis

Slideshow

Wonderful ASIAN GAMES 2018

Menteri Pariwisata Arief Yahya Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Wakil Gubernur Sandiaga Uno meluncurkan bus Wonderful Asian Games (WAG) 2018 di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (26/7/2018). Peluncuran bus ini

Destinations

Kemenpar Promosikan Paket Asian Games 2018 di Natas Travel Fair

Kementerian Pariwisata bersama pelaku bisnis pariwisata berpartisipasi di pameran pariwisata internasional National Association of Travel Agents Singapore (NATAS) Fair di Singapore Expo (Ist) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama pelaku bisnis pariwisata

World Heritage

Sport Tourism Targetkan 250 Ribu Wisman

Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menargetkan sport tourism atau wisata berbasis olahraga tahun ini akan mampu menarik 250 ribu wisatawan mancanegara (wisman). Hal ini