Soppeng Gencar Promosi Pariwisata

kalong 1

Soppeng menarik wisatawan dengan pesona Kalong (ist)

Kabupaten Soppeng tak berhenti dan malah semakin menggencarkan promosi potensi pariwisata yang ada dengan berbagai upaya.

Ketua BPPD.Kabupaten Soppeng Farouk Adam mengatakan bahwa promosi diupayakan seefektif mungkin dengan sasaran utama pasar wisatawan domestik. Disamping itu tak lupa dilakukan upaya percepatan pengembangan wisata budaya, tradisi, adat istiadat dan religi dengan menggandeng tim percepatan pengembangan wisata Kementerian Pariwisata.

Karenanya tim PPW Kemenpar telah berkunjung ke Kab Soppeng pada Agustus lalu untuk melakukan survei dan evaluasi. Pada akhir kunjungan selama empat hari ada kesimpulan yang didapat berdasarkan evaluasi adalah pariwisata Soppeng sangat layak dipercepat pengembangannya ditinjau dari potensi dan aspek lainnya.

Badan Promosi Pariwisata Daerah Soppeng sangat optimis bahwa umtuk promosi dan upaya lain akan semakin mempopulerkan Soppeng sebagai destinasi wisata unggulan di Sulawesi Selatan. Satu hal yang menggembirakan, kata Farouk, masyarakat Soppeng pun sangat antusias menyambut semakin meningkatnya kunjungan wisatawan ke Soppeng.

“Sebagai realisasi dan antisipasi, kini di kota Soppeng sedang dibangun beberapa hotel, cafe, resto yang tidak lama lagi akan beroperasi. Seiring dengan itu Pemerintah Kabupaten Soppeng giat melakukan pembenahan infrastruktur antara lain pelebaran jalan poros dalam kota, perbaikan dan memperindah Taman Kota, Simpang 7 dalam kota masing-masing dengan air mancur yg akan di-launching pada 31 Desember 2017,” tuturnya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Kamis (19/10/2017).

Event banyak dilakukan, baik di Soppeng maupun di luar Soppeng seperti Jakarta, Bandung, Makassar dan Toraja yang diharapkan bisa lebih memperluas promosi pariwisata Soppeng.
Kegiatan tersebut antara lain
1. Penandatanganan MOU antara BPPD Kab Soppeng dengan Dinas Pariwisata.Sulsel, BPPD Provinsi Sulsel dan BPPD Kab Toraja Utara di Rantepao.

2. Kunjungan tim Percepatan Pengembangan Wisata Kemenpar.

3. Pementasan drama musikal tentang Sutera Soppeng berjudul BUMI SUTERA di Bandung, Rabu (4/10/2017).

4. Pertamina Bike Tour

5. Kunjungan International Off Road Community

6. Shooting film Sunset di Pantai Losari sedang berlansung sejak 15 Oktober lalu hingga 23 Oktober mendatang. 60% scenes shooting dilakukan di Soppeng, termasuk beberapa destinasi wisata sebagai lokasi shooting film tersebut. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Adventure Gayeng, DPD ASPPI Jateng Gelar Bursa Wisata Indonesia

Press Conference Indonesia Travel Mart 2017 (Ist) Dewan Pengurus Daerah (DPD) ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) Jawa Tengah merencanakan menggelar Bursa Wisata Indonesia ke-4 pada November 2017 di Semarang, Jateng.

Festival

Menanti International Sungailiat Triathlon 2017

Gubernur Bangka Belitung Rustam Effendi dan Bupati Bangka Tarmizi Saat berpose bersama peserta Sungailiat Triathlon 2016 (Ist) Pemerintah bersama pemerintah provinsi Bangka Belitung dan pemerintah kabupaten Bangka sepakat untuk membuat

Nature

Tekad GIPI Bangun Pariwisata Indonesia

Rapat GIPI (Ist) Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) menggelar rapat perdana di akhir tahun ini membahas pemilihan pengurus dan program kerja. Rapat GIPI kepengurusan periode 2016-2021 yang digelar di Gedung

Airlines

Maskapai Penerbangan Nasional Mengkhawatirkan

Ilustrasi Batik Air (Ist) Jasa moda transportasi udara selama ini masih menjadi andalan bagi wisatawan menuju destinasi wisata yang menarik. Namun, keselamatan penerbangan tentunya menjadi prioritas. Lembaga survei penerbangan dunia, AirlineRatings.com merilis

World Heritage

Menariknya Kaligrafi Mongolia

Hasil karya kaligrafi Mongolia yang penuh seni memikat pengunjung Sosok Jengis Khan dan Kubilai Khan begitu dikenal dari Mongolia. Dua nama itu pada masa lalu populer di dunia. Menariknya selama

Indonesiaku

Membangun Indonesia dengan Semangat Pancasila

Konferensi Studi Nasional (KSN) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) yang mengusung tema ‘Radikalisme dan Kesenjangan Sosial dalam Dimensi Pembangunan Nasional’, Sabtu, (30/9/2017) di aula hotel Clarion Makassar, Sulawesi Selatan