Soppeng Kembangkan Budaya Lokal untuk Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

IMG-20161231-WA0000

Budaya khas Soppeng (Ist)

Pemerintah kabupaten Soppeng terus berupaya menarik minat wisatawan berkunjung ke kabupaten yang terletak di Sulawesi Selatan ini. Tak hanya destinasi wisata sebab pemerintah daerah setempat pun juga mengembangkan budaya lokal yang diyakini bisa membuat traveler memutuskan untuk segera datang ke Soppeng.

“Saya dan rombongan Bupati Soppeng baru saja menghadiri satu acara adat yang disebut acara Mattoriolo di desa Goarie, sekitar 25 km dari Soppeng,” ujar Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Soppeng Farouk Adam ketika dihubungi patainanews.com, Minggu (25/12/2016).

Farouk menjelaskan, acara ini setiap tahun dilaksanakan oleh keturunan Raja Mario untuk mengenang dan menghormati leluhur. “Acara puncaknya adalah membersihkan (ruwatan) benda peninggalan Tomanurungge We Temmapuppu yang dipercaya sebagai utusan Dewata Seuwwae (Tuhan Yang Maha Esa) yang turun ke bumi saat masih bayi perempuan,” paparnya.

Turunnya We Temmapuppu, lanjutnya, di dalam sebuàh wadah berbentuk gerabah atau guci dalam bahasa Bugis disebut Balubu. “Oleh karena itu acara ini disebut Mallangi Balubu,” katanya. Ia mengungkapkan, dalam acara ini hadir semua keturunan Datu (Raja) Soppeng, Bupati Soppeng dan semua jajarannya.

Farouk menuturkan bahwa Pemkab Soppeng merencanakan untuk mengagendakan acara ini dan beragam acara ritual adat lainnya untuk dijadikan acara-acara yang berjadwal sebagai acara tahunan yang nantinya akan diupayakan tercantum dalam Soppeng Tourism Calendar of Event 2017.

“Untuk itu akan segera diadakan Rapat Koordinasi antara Bupati Soppeng, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Soppeng dan Badan Promosi Pariwiisata Daerah Kabupaten Soppeng,” tambahnya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Festival

Menteri Pariwisata Terkesan dengan Taman Gandrung Terakota

Menteri Pariwisata Arief Yahya (ketiga dari kanan) (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Sigit Pramono, Owner Java

Slideshow

Perlu Dicarikan Solusi Transportasi untuk Wisatawan Jika Bandara Ditutup

Yoseph Umarhadi (kanan) (Ist) Pemerintah perlu memikirkan untuk mencari solusi transportasi alternatif bagi wisatawan jika bandar udara yang ada di sekitar destinasi wisata di Indonesia ditutup karena terjadi erupsi gunung

Destinations

Menuju World Heritage Site Kota Tua

Kota Tua (Ist) Membereskan kawasan Kota Tua memang tidak mudah, tak semudah yang dibayangkan. Apalagi Kota Tua tengah menuju World Heritage Site. Kendati demikian, revitalisasi kawasan sejarah ini tetap berjalan

Hotel

Takalar Optimistis Pariwisata Maju

Direktur Marketing dan Business Development PATA Indonesia Chapter Agus H Canny (ketiga dari kiri) bersama tim dari Pemkab Takalar (Ist) Pemerintah kabupaten Takalar optimistis pariwisata di kabupaten yang terletak di

Airlines

Mahasiswa Poltekpar Palembang Rancang E-Volunteer Pertemukan EO dengan Pencari Kerja

Mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang merancang sebuah aplikasi bernama E-Volunteer, startup yang memungkinkan EO dengan mudah mencari tenaga kerja untuk sebuah event (Ist) Mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang merancang sebuah

Tourism

Mahasiswa di Maluku Tenggara Dibekali Pelatihan Pariwisata

Kei, destinasi wisata di Maluku Tenggara (Ist) Mahasiswa di Maluku Tenggara diberikan bekal pelatihan pariwisata sebagai upaya mencetak lebih banyak kader pariwisata di wilayah tersebut. Kepala Sub Bidang Pengembangan SDM