STP Bandung Promosikan True Sight of Indonesia

WhatsApp Image 2017-04-05 at 15.31.19

True Sight of Indonesia (Ist)

Mahasiswa program studi Manajemen Bisnis Perjalanan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung kembali menggelar TravelMart 2017 yang ke-20 di Dome STP NHI Bandung di Jalan Dr Setiabudhi No 186 Bandung.

STP NHI Bandung sebagai Sekolah Tinggi Pariwisata dibawah Kementerian Pariwisata berusaha untuk semaksimal mungkin membantu program Kementerian Pariwisata dalam meningkatkan jumlah wisatawan di Indonesia.

Sesuai dengan konsentrasinya, maka mahasiswa dari Program Studi Manajemen Bisnis Perjalanan menggelar Travel Mart ke 20 ini pada 19 hingga 20 April mendatang. Siaran pers yang diterima patainanews.com belum ini menulis, acara ini mengambil tema True Sight of Indonesia dan menampilkan destinasi-destinasi selaras dengan yang diusung pada program Kementrian Pariwisata, yakni Program 10 Destinasi Prioritas.

“Yang paling utama di 2017 adalah kita kerja berdasarkan prioritas. Kita sudah punya 10 Destinasi Prioritas,” ujar Arief Yahya selaku Menteri Pariwisata. Dengan mengusung tema tersebut, panitia turut mengundang para pelaku bisnis dari daerah-daerah wisata terkait seperti hotel, biro perjalan wisata, hingga dinas pariwisata untuk meramaikan acara TravelMart 2017 ke-20 ini.

Menurut Ketua Travel Mart 2017 Rafif Kasyfil Aziz, “10 destinasi prioritas atau 10 Bali Baru ini jika lebih dikenal masyarakat, bukan tidak mungkin target wisatawan mancanegara di tahun 2017 sebanyak 15 juta wisatawan akan tercapai”.

Adapun destinasi-destinasi yang menjadi seller (penjual) di Travel Mart 2017 yang diundang dari berbagai penjuru di Indonesia. Mulai dari Danau Toba, Wakatobi, Morotai, Pulau Mentawai, Pulau Seribu, Tanjung Puting, Bromo Tengger Semeru, NTB, NTT serta Banyuwangi dan Bali Barat.

TravelMart 2017 ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena setelah 19 kali menyelenggarakan,  di tahun ke-20 ini panitia Travel Mart 2017 menggabungkan konsep Bussiness to Bussiness yang memang dikhususkan untuk para buyer dari corporate atau dari pelaku bisnis lain.

Dan Konsep Travel Fair yang dibuka untuk umum. Travel Mart 2017 juga akan diramaikan dengan berbagai penampilan menarik dan sayang untuk dilewatkan yang disuguhkan khusus di Travel Mart 2017, dan Talkshow bertema Travel Smart yang akan dibawakan oleh PERGI DULU, sepasang Travel Blogger ternama dari Indonesia dan Australia yang sudah sering Travelling ke berbagai tempat.

PERGI DULU akan memberikan tips dan tricks cara menjadi traveler yang smart dan menyenangkan untuk semua. Tidak hanya talk show, Travel Mart 2017 juga turut mengundang Bandung Food Truck dan beberapa franchise makanan dan minuman yang pastinya enak dan menggugah selera para pencinta kuliner. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Nature

Dispar Lampung Apresiasi PT BRI Angkat ATM di Bawah Laut

Logo BRI (Ist) Dinas Pariwisata Provinsi Lampung memberikan apresiasi kepada manajemen PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang telah mengangkat ATM BRI dari bawah laut yang ada di Pahawang, Lampung. Hal

Heritage

Ke Tanjung Lesung, Jangan Lupa Beli Batik

Berita Foto Batik khas Tanjung Lesung (Ist)

Tourism

Keamanan di Pantai Kuta Lombok Harus Ditingkatkan

Turis asing sepertinya tidak terlihat khawatir ketika melintas dan melihat ada penjagaan ketat saat puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di Lombok yang dihadiri Presiden Jokowi pada 9 Februari 2016 

Travel Operator

Arief Yahya Paparkan Sukses Pariwisata Indonesia di Forum Dunia

Menteri Pariwisata Arief Yahya menghadiri WTTC/UNWTO Ministerial Dialogue with Private Sectors CEO’s Investments and Partnerships for Sustainable Tourism Development, yang diselenggarakan di Grand Hyatt Erawan, Bangkok Thailand (25 April 2017)

Culture

Sungailiat Triathlon Diminati Peserta Mancanegara

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) 18 negara dipastikan mengikuti event Sungailiat Triathlon 20!6 di Bangka, Bangka Belitung. Adapun event akan digelar Sabtu (23/4/2016) di Sungaliat sekaligus menyambut HUT ke-250 Kota

Slideshow

Cara Cerdas SD Darmono

Dalam bisnis, ketepatan waktu merupakan hal penting bagi kelancaran bisnis. Di Jakarta, kendala dalam urusan waktu yang dihadapi adalah kemacetan. Diprediksi dalam 10 tahun kedepan Jakarta meski akan berkurang, namun