Sumsel Optimistis Usung Sport Tourism

WhatsApp Image 2018-03-18 at 12.56.53

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (ketiga dari kiri) (Ist)

Booth Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di ajang Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Fair 2018 kedatangan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin. Bertempat di Putra World Trade Center Kuala Lumnpur Hall 3, Alex Noerdin Takjub dengan Booth besar yang diusung Kemenpar di ajang tersebut.

”Booth yang sangat berwibawa, kita bangga bersinergi terus dengan Kemenpar dalam segala hal untuk pariwisata Indonesia dan Sumatera Selatan,” kata Alex Noerdin dalam kunjungannya di Booth Kemenpar dengan ikon Kapal Phinisi tersebut.

Adapun MATTA Fair 2018 dilaksanakan dari 16 hingga 18 Maret lalu. MATTA merupakan pameran pariwisata terbesar di Malaysia. Gubernur Sumsel juga mengucapkan terima kasih kepada Kemenpar yang terus mendukung semua kegiatannya di Tanah Air maupun di pentas dunia yang kaitannya dengan mengangkat pariwisata daerah dan menggenjot kunjungan wisatawan mancanegara.

”Tidak bosan-bosannya kami bersinergi dengan Kemenpar, memahami potensi, dan mempromosikan dengan sangat baik bersama-sama, ini semua demi Tanah Air,” kata pria yang juga pembina klub bola ternama, Sriwijaya FC Palembang itu.

Seperti diketahui, kunjungan Gubernur Sumsel ke Booth Kemenpar bukan tanpa sebab. Sumsel di ajang MATTA Fair 2018 mengusung penuh perhelatan Asian Games 2018 yang akan digelar di daerahnya. Event olahraga berskala dunia itu akan dilaksanakan pada Agustus mendatang di Jakarta dan Sumsel.

Alex mengatakan, dipastikan akan datang sekitar 12 ribu atlet, official, media dan semua perangkat pertandingan ke Sumsel dan menikmati pertandingan serta keindahan kota-kota di Sumsel. ”Belum itu dengan suporternya, saya prediksi akan lebih banyak lagi masuk Sumsel.  Belum mulai saja dampak ke masyarakat sudah sangat terasa, hotel sudah mulai dipesan, rental mobil sudah mulai penuh. Begitulah sport tourism. Ya, sport tourism sangat mensejahterakan masyarakat kami,” kata Gubernur Alex dalam siaran pers yang diterima patainanews.com pada akhir pekan lalu.

Sumsel memang tidak ada bosan-bosannya mengusung Sport Tourism di wilayahnya. Sebut saja Sea Games, Asian Games 2018, Musi Triboatton, turnamen sepak bola internasional, Beach Volley se-Asia Pacific, Asian Triathlon 2017 bahkan rencananya akan digelar Moto GP di Sumsel.

”Kami tahun ini saja mempersiapkan 39 event sport tourism kelas dunia di Sumsel. Kami sangat optimistis mengusung ini dan bisa berdampak kepada pariwisata Indonesia,” ujar Alex Noerdin. Sementara Deputi Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana didampingi Asisten Deputi Pemasaran 1 Regional II Sumarni mengatakan, Kemenpar memang akan menjadikan Sumsel menjadi model nasional untuk penyelenggaraan sport tourism.

Kata Pitana, perlu pembedaan khusus untuk lebih menjual Sumsel kepada wisatawan, terutama wisman. “Secara atraksi sudah bagus, kuliner bagus, budaya bagus. Nah, kalau wisata man made, termasuk di dalamnya ada sport tourism, inilah yang jadi keunggulan Sumsel,” kata Pitana yang juga diamini Sumarni.

Seperti diketahui, Kemenpar pada 2018 mengusung program atau paket pariwisata dengan branding Visit Indonesia Wonderful Indonesia (VIWI) 2018. Untuk mendukung VIWI 2018, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel akan mendukungnya dan menawarkan program atau paket pariwisata sport tourism.

 “Paket atau program pariwisata Sumatera Selatan 2018 akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2018 adalah tahun pelaksanaan Asian Games XVIII yang berlangsung di Jakarta dan Palembang. Pra Asian Games dan pada saat pelaksanaan Asian Games yang berlangsung 18 Agustus-2 September 2018 dan pasca Asian Games, Sumatera Selatan akan menawarkan dan mempromosikan sport tourism,” kata Kadisbudpar Sumsel Irene Camelyn Sinaga.

Sedangkan Menteri Pariwisata Arief Yahya juga mengatakan bahwa Sumsel akan dijadikan model nasional. Kata Arief, Sumsel seperti daerah percontohan atau role model, dimana Sumsel nantinya akan dikenal sebagai kota penyelenggara ajang-ajang wisata olahraga yang levelnya mendunia, seperti contohnya Asian Games sampai Moto GP.

Kata Menteri asli Banyuwangi itu, ajang balap Moto GP punya media value yang sangat tinggi, akan jadi keuntungan tersendiri jika nantinya Palembang bisa jadi tuan rumah. Bayangkan saja, Moto GP disiarkan secara live oleh 62 jaringan TV global di hampir 207 negara.

Itu akan jadi media promosi yang bagus bagi pariwisata Indonesia, terlebih untuk Sumsel khususnya. “Palembang layak kita pilih. 2018 kita punya event besar, Asian Games. Saran saya, buatlah sport event untuk menuju Asian Games, bisa 8-10 event sehingga puncaknya langsung kita mainkan besar-besaran,” kata Arief Yahya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Airlines

GMT 2016 di Palu Bakal Meriah

Tugu Perdamaian Nosarara Nosabatutu (Ist) Penyelenggaraan gerhana matahari total (GMT) 2016 mendatang di Palu, Sulawesi Tengah diperkirakan akan meriah dan menghibur wisatawan, termasuk turis asing yang berkunjung ke sana menyaksikan

Tour Package

Wisatawan Aussie Puji Menteri Pariwisata

Yana (baju hitam) dan Emily dua gadis asal Melbourne, Australia didampingi LA Hadi Faishal, General Manager d’Praya Lombok Hotel (berdiri) (Ist) Wisatawan asing asal Australia memuji sosok Menteri Pariwisata Arief

Destinations

Jasa Wanita Indonesia dalam Pariwisata Nusantara

Wonderful Indonesia (Ist) Selamat Hari Ibu 22 Desember 2016. Hari Ibu selalu diperingati negeri ini setiap 22 Desember. Ibu identik dengan perempuan. Dan, peran kaum Hawa di Tanah Air tidak

Cuisine

TV Perancis Promosikan Morotai di Eropa

Keindahan Morotai (Ist) Niatan salah satu stasiun TV di Perancis untuk mengibarkan Morotai di daratan Eropa akhirnya melebar kemana-mana. Sejak pertengahan Agustus 2016, tak hanya Morotai yang disorot kamera TV M6

SightSeeing

Menteri Pariwisata Minta ASITA Bantu Promosi Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama forum wartawan pariwisata (Forwapar) (Ist) Ketika Ramadan tiba, maka kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi wisata Indonesia dari negara-negara yang penduduknya mayoritas Islam, seperti negeri

World Heritage

Mudik ke Indonesia, Obama Keliling Nusantara

Barack Obama (Ist) Presiden AS ke-44 Barack Obama kembali datang ke Bali. Namun, kali ini dia datang untuk berlibur bersama keluarganya. Sama seperti liburan Raja Salman di Bali, Barack Obama juga