Taiwan Travel Fair Didukung Travel Agent Indonesia

taiwan gambar

Taiwan (Ist)

Saat pemerintah tengah bekerja keras merealisasikan target Presiden Jokowi bisa mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia hingga 2019 mendatang, negara lain juga gencar melakukan promosi pariwisata di negeri ini guna menggaet wisatawan asal Indonesia berlibur ke destinasi di sana.

Sebagai contoh yang melakukan promosi di Indonesia adalah Taiwan. Melalui Taiwan Tourism Bureau, Taiwan mengadakan Taiwan Travel Fair yang diadakan pada 18-20 September 2015 di Jakarta.

Kegiatan pameran wisata Taiwan ini digelar utamanya untuk mempromosikan budaya Taiwan. Jadi, tak hanya bisa berburu paket liburan, pengunjung juga bisa mengenal budaya Taiwan lebih dalam.

Ya, promosi dianggap sebagai cara yang efektif untuk memperkenalkan keunggulan pariwisata kepada wisatawan sehingga tertarik berkunjung ke destinasi.

Dan, itu banyak dilakukan berbagai negara, tak ketinggalan Indonesia. Seperti pengamatan patainanews.com pada Jumat (18/9/2015) ketika menghadiri pembukaan Taiwan Travel Fair di Jakarta. Pantauan di lapangan, terlihat ada sejumlah travel agent, seperti Dwidaya Tour, Smailing Tour dan Bayu Buana Travel.

Beragam penawaran menarik bisa dipilih di booth masing-masing. Tampak juga pihak dari ASITA Jakarta hadir dalam pembukaan ini. Taiwan terlihat jeli dengan menggandeng pelaku bisnis pariwisata di negeri ini untuk mempromosikan pariwisata negeri itu agar orang Indonesia tertarik berkunjung ke sana.

Strategi itu sepertinya tak salah jika dilakukan Indonesia. Berdasarkan infornasi yang dikumpulkan patainanews.com, ketika Indonesia menggelar pameran pariwisata internasional di luar negeri terkesan masih kurang melibatkan pelaku bisnis setempat sehingga promosi wisata Indonesia tampaknya belum berhasil lantaran wisatawan asing masih banyak yang belum tertarik datang ke negeri ini.

Memang ada wisatawan asing yang tertarik untuk berkunjung ke Indonesia saat datang melihat pameran pariwisata internasional namun begitu pameran usai, jumlah turis asing tidak seperti yang diharapkan sehinggga memang dibutuhkan untuk bekerja sama dengan pelaku bisnis pariwisata setempat. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Slideshow

Fokus Tiga Hal untuk Lombok Bangkit

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Menpar Arief Yahya tiba di Lombok International Airport (LIA) bersama Tim Crisis Center Kemenpar untuk melakukan kunjungan kerja di Lombok pasca gempa. Setibanya di

Festival

Branding Pengaruhi Kunjungan Wisman

Branding Indonesia ‘Wonderful Indonesia’ (Ist) Kunjungan wisatawan mancanegara sepertinya tak bisa lepas dari pengaruh branding yang kuat. Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai ‘Wonderful Indonesia’ kini semakin populer dalam benak wisatawan

Hotel

Pesona Nadran, Potensi Wisata Bahari di Banten Selatan

Pesona Nadran (Ist) Kawasan Banten Selatan kaya akan wisata bahari sehingga bisa menjadi daya tarik wisatawan berkunjung langsung ke destinasi wisata tersebut, termasuk traveling ke Tanjung Lesung. “Banten selatan yang

Slideshow

Pokemon GO Resmi di Indonesia

Pokemon GO (Ist) Pokemon Go akhirnya sudah bisa di-download secara resmi di Indonesia. Aplikasi tersebut bisa didapatkan secara gratis di Apple App Store (untuk iOS) dan Google Play Store (untuk Android).

Festival

ASITA Apresiasi Presiden Jokowi Majukan Pariwisata Indonesia

Ketua Umum DPP ASITA N Rusmiati (kanan) (Ist) DPP ASITA memberikan apresiasi kepada Presiden Jokowi yang berupaya memajukan pariwisata Indonesia. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum DPP ASITA N Rusmiati menjawab

Festival

Sigale Gale Carnival 2019 Promosikan Keunikan Budaya Samosir

Sigale Gale Carnival 2019 (Ist) Sigale Gale Carnival 2019 di Samosir, Sumatera Utara (Sumut) menjadi ajang untuk mempromosikan keunikan budaya masyarakat Batak kepada wisatawan. Carnival yang mengangkat tema The BeaSamosiruty