Tanjung Lesung, Destinasi Wisata Unggulan

golf di TL

Lapangan Golf di Tanjung Lesung direncanakan mulai akhir bulan ini sudah bisa dipakai (Ist)

Indonesia memang tak terbantahkan kaya akan destinasi wisata. Bahkan, negeri ini memiliki kekayaan potensi wisata yang tersebar mulai dari kawasan timur Indonesia hingga wilayah barat negeri ini sehingga banyak wisatawan mancanegara yang tertarik berkunjung ke Indonesia.

Salah satunya di Tanjung Lesung, Banten. Manjemen PT Banten West Java Tourism Development Corporation (BWJ) adalah pengelola Tanjung Lesung yang memiliki total luas lahan 1500 ha.

Pada 2011 silam, BWJ resmi diakuisisi oleh PT Jababeka Tbk sebagai bagian dari strategi jangka panjang Jababeka untuk membangun 100 kota mandiri di Indonesia.

Adapun Tanjung Lesung ditetapkan pemerintah sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada 2012 lalu melalui Peraturan Pemerintah (PP) No 26/2012.

Kemudian Presiden RI Jokowi meresmikan beroperasinya KEK Tanjung Lesung pada 23 Februari 2015. Presiden pun menginstruksikan segera dibangunnya jalan tol Serang-Panimbang sepanjang 83 KM yang ditargetkan selesai dalam tiga tahun.

Saat ini Tanjung Lesung telah mampu mendatangkan sekitar 250.000 wisatawan asing dan domestik setiap tahunnya. Wisatawan asing asal Eropa, terutama asal Belanda dan Jerman mendominasi kunujungan wisatawan mancanegara ke Tanjung Lesung.

Selain itu, Tanjung Lesung juga digemari oleh wisatawan Asia, terutama dari Jepang, Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan. Dan pada 27 November 2015, Menteri Pariwisata Arief Yahya menetapkan Tanjung Lesung sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata unggulan baru di Indonesia yang merupakan Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional (KPPN).

“Tanjung Lesung harus mencapai sebanyak enam juta wisatawan, dengan lima juta wisatawan domestik dan satu juta wisatawan asing per tahunnya,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Target ini praktis menjadikan KEK Tanjung Lesung sebagai ujung tombak pariwisata Banten. Demi mencapai target dari Kementerian Pariwisata, KEK Tanjung Lesung harus siap dengan berbagai sarana dan prasarana berstandar internasional, seperti airstrip, lapangan golf, 1000 homestay, marina untuk kapal pesiar, dan theme park.

Dan pada tahun ini, BWJ merencanakan pengembangan beberapa proyek baru untuk memfasilitasi pengunjung, yaitu Ladda Bay Village, Ladda Beach Junction, Mongolian Village, Botanical Garden, Mini Zoo, Mangrove Park, Farmstay dan Tanjung Lesung Shooting Range. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Tourism

Wonderful Indonesia Kalahkan Thailand di Perancis

Destinasi wisata bahari di Indonesia yang disukai turis asing (Ist) Kabar baik dari Perancis sebab Wonderful Indonesia berhasil mengalahkan pariwisata Thailand. Ya, pada  hari pertama pameran International French Travel Mart

Airlines

Jadikan Calender of Event Pesona Pariwisata Gorontalo Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Launching Calendar of Event Pesona Pariwisata Gorontalo 2018 (Ist) Kementerian Pariwisata mendukung komitmen Provinsi Gorontalo menggelar Calendar of Event sepanjang tahun 2018 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Posisi Gorontalo yang dekat

Culture

PT BRI Pastikan Angkat ATM di Bawah Laut Pahawang

Logo Bank BRI (Ist) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menunjukkan komitmen untuk mendorong kemajuan pariwisata di Indonesia karenanya Bank BRI menyalurkan bantuan CSR BRI Peduli senilai Rp300 juta untuk

Investments

Juni, Jumlah Wisman akan Tembus 1 Juta

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku optimistis nanti liburan anak sekolah pada Juni-Juli mendatang, wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia bisa mencapai 1 juta. “Desember 2014 jumlah wisman menembus 900 ribu,”

Hotel

Menteri Pariwisata Paparkan Pencapaian Awal 2016

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kemeja putih) (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya membuka sekaligus menjadi nara sumber dalam pertemuan Forum Bakohumas yang mengangkat tema ‘Peran Bakohumas Dalam Rangka Mendukung Pencapaian