Tanjung Lesung Hadir di MATTA Travel Fair 2018

ninik di malaysia

Ninik Irawan (paling kanan) (Ist)

Destinasi wisata yang termasuk dalam 10 Bali baru, Tanjung Lesung yang terletak di Pandeglang, Banten ternyata ikut serta dalam MATTA Travel Fair 2018 di negeri jiran, Malaysia.

Hal tersebut dikatakan Direktur PT Murni Wisata Ninik Irawan ketika dihubungi patainanews.com, Jumat (16/3/2018). “Tanjung Lesung ada di MATTA Travel Fair 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia mulai 16 hingga 18 Maret 2018,” ucapnya.

Ia mengatakan, potensi wisata Tanjung Lesung ditawarkan di Booth No 9 Paviliun Indonesia. (Gabriel Bobby)  



About author



You might also like

Culture

PRibuMI Melestarikan Wastra Tradisional Indonesia

Produk PRibuMI… (Ist) Pada mulanya PRibuMI…memang dikenal dengan produsen produk-produk fesyen yang mengangkat batik untuk diubah menjadi sebuah produk fesyen siap pakai bagi masyarakat negeri ini maupun wisatawan asing yang

Indonesia itu Bagus

Menanti PESPARANI 2018 di Ambon

Pengurus LP3KN bertemu dengan Menteri AgamaLukman Hakim Saifuddin  beberapa waktu lalu (Ist) Apa bentuk event nasional dari umat Katolik di Indonesia dalam dalam rangka membina kerukunan dan menunjukkan bahwa bangsa

Airlines

Sriwijaya Ekspansi ke Timur

Ilustrasi pesawat Sriwijaya Air (Ist) Mengawali ekspansi bisnis di tahun 2016, Sriwijaya Air Group (Sriwijaya Air dan NAM Air) membuka dua rute baru sebagai upaya memperluas konektivitas antarkota di Indonesia

Travel Operator

BIJB akan Terasa Jawa Barat

Virda Dimas Ekaputra (Ist) Unsur budaya khas Jawa Barat (Jabar), Sunda seperti Tarian Merak, Batik Mega Mendung dari Cirebon dan senjata tradisional Kujang akan menjadi ornamen di sisi darat Bandara

Slideshow

PATA Indonesia Chapter Ajak Dorsett Promosikan Indonesia di Dunia

Chairman PATA Indonesia Chapter SD Darmono Pemerintah telah mencanangkan target bisa mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019 mendatang. Karenanya PATA Indonesia Chapter mengajak Dorsett Internasional untuk melakukan promosi wisata

Destinations

Terlalu Banyak yang Urus Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Pemerintah menilai di Indonesia selama ini terlalu banyak pihak yang mengurus pariwisata. Karenanya pemerintah pun mengevaluasi pariwisata negeri ini sepanjang 2015. Terlalu banyak pihak