Tanjung Lesung Jadi Sponsor Pinky Promise

pinky promise

Film Pinky Promise (Ist)

Film Pinky Promise bercerita tentang kehebatan perempuan dan kekuatan persahabatan dalam menghadapi kehidupan. 

Film yang disutradarai Guntur Soeharjanto itu akan diputar di bioskop Indonesia mulai 13 Oktober mendatang. “Bukan semata-mata persahabatan. Tapi dari Pinky Promise bisa dilihat kehebatan wanita. Mau menceritakan kehebatan wanita. Paling tidak kita berhubungan dengan wanita,” ujar Guntur pada peluncuran trailer dan poster film Pinky Promise di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2016).

Film produksi MP Pro ini mengisahkan warna-warni persahabatan antarperempuan dari jenjang usia yang berbeda dan masalah hidup yang berbeda.

Adapun patainanews.com tercatat sebagai media partner film Pinky Promise. Sementara Tanjung Lesung, destinasi wisata di Banten menjadi salah satu sponsor dalam film ini. 

Pada kesempatan ini, perwakilan Tanjung Lesung tampak hadir. Nadya Aranti, Sales Admin Reservation PT Banten West Java (BWJ) terlihat dalam peluncuran trailer film Pinky Promise.

Dea, sapaan akrabnya, datang bersama sejumlah rekan dari PT BWJ, pengelola Tanjung Lesung menyaksikan langsung tralier film tersebut.

Seperti diketahui, Menteri Pariwisata Arief Yahya tengah gencar mempromosikan 10 destinasi baru yang populer dengan sebutan 10 Bali baru.

Mulai dari Danau Toba Sumut, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu Jakarta, Borobudur Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru Jawa Timur, Mandalika Lombok, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sultra dan Morotai di Maluku Utara.

“Saya setiap buat film tidak mau memikirkan personal feeling orang. Film ini menceritakan bagaimana berjuang untuk bertahan hidup dansurvive dari breast cancer. Banyak banget wanita indonesia terkena kanker kan,” kata Guntur.

Agni Pratistha selaku pemeran utama bahkan benar-benar menjalin persahabatan dengan para wanita pemeran film ini agar pesan dari film ini dapat tersampaikan.

“Di sini saya, Agni Pratistha, Dea Ananda, Dhea Seto, Alexandra G,Chelsea Islan, dan Ira Maya Sopha, bukan hanya bersahabat di dalam film, tetapi juga di kehidupan nyata,” papar Agni.

“Kami ingin memberitahukan kepada masyarakat Indonesia bahwa persahabatan itu mampu membuat kita semua bisa saling mendukung dalam menjalani kehidupan,” jelasnya.

Guntur menambahkan bahwa semua karakter dialam film ini memang mewakili kehidupan sosial. Mereka terkumpul karena sebuah penyakit mematikan yakni kanker.

“Film ini potret sosial kebidupan nyata yah disini. Semua artis yang ada disini mewakili kehidupan sosial saat ini. Mereka bertemu karena memiliki latar belakang yang sama penyakit kanker,” tuturnya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Culture

Jelang ASIAN GAMES 2018, JAS Sukses Tangani Kuda 4 Negara Peserta

PT JAS urus kuda dari 4 negara peserta ASIAN GAMES 2018 di Bandara Soekarno-Hatta (Ist) JAS Airport Services berhasil menyelesaikan 39 ekor hewan kuda yang akan digunakan dalam cabang olahraga

Festival

Expedia.com Dukung Menteri Pariwisata Mencapai Target Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) sedang mendengarkan penjelasan dari Expedia.com. Pada kesempatan yang sama, President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo yang mendampingi Expedia.com (Ist)  Manajemen Expedia.com berkunjung ke Indonesia untuk

Hotel

Jelang Asian Games 2018, Jawa Pulau Terbaik

Candi Borobudur ada di Pulau Jawa (Ist) Jawa terpilih sebagai The Best Island in The World 2018 versi Travel and Leisure, sebuah situs traveling populer di dunia. Dalam situsnya, Selasa

Heritage

Februari ke Solo, Wisatawan Dimanjakan SGS 2017

Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dalam press conference launching SGS 2017 dan Calendar Events Solo 2017 (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Walikota Solo FX

Culture

Pemerintah Kembangkan UKM Dukung Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (jas hitam) (Ist) Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sepertinya tak bisa dilepaskan dari sektor pariwisata nasional. Dan, pemerintah akan mengembangkan UKM guna mendukung bidang pariwisata di

Hotel

Kenapa Melancong ke Indonesia Timur Lebih Mahal?

Komodo di Pulau Komodo (Ist) Selama ini sudah bukan rahasia lagi, wisatawan harus mengeluarkan biaya yang lebih mahal ketika memilih jalan-jalan ke Indonesia bagian timur. Sebut saja seperti ke Papua