Terminal 3 Ultimate Jadi Tourism HUB Airport

Menpar dan Menhub

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi yang kini dipercaya Presiden Jokowi menjadi Menteri Perhubungan (kiri) bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist)

Menteri Pariwisata Arief Yahya belum lama ini meninjau Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang. Terminal yang dibangun PT Angkasa Pura II itu akan beroperasi mulai pertengahan bulan depan.

Yakni dengan memindahkan maskapai penerbangan Garuda Indonesia dari Terminal 2 ke terminal baru yang berkapasitas 25 juta orang per tahun itu.

“Kami sepakat konsep Terminal 3 Ultimate ini adalah Tourism HUB Airport. Karena itu branding Wonderful Indonesia menjadi sangat penting di sini. Bandara internasional itu pintu gerbang utama, tempat orang asing menginjakkan kaki di Indonesia. Ini semacam momment of truth, merasakan sensasi dan kesan pertama di negeri ini. First impression itu penting,” kata Arief Yahya yang disambut CEO PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi yang kini dipercaya Presiden Jokowi sebagai Menteri Perhubungan di terminal sepanjang 2,4 km itu.

Namanya juga kesan perdana, kata Arief Yahya, itu menentukan persepsi orang terhadap bangsa ini. “Kalau pandangan pertama sudah cemberut, Pak Budi Karya sudah cemberut, maka wajah seluruh negeri ini pun dikesankan cemberut. Begitu sebaliknya, jika berkesan ramah, longgar, nyaman, aman, tertib, sarat dengan sentuhan art and culture, itu juga yang nyantol di kepala orang yang berkunjung ke Jakarta. Karena itu semampang masih proses finishing di interior, maka kami hadir, dan ikut memikirkan kesan apa yang ingin ditanamkan kepada visitors,” jelas Mantan Dirut PT Telkom ini dalam siaran pers yang diterima patainanews.com beberapa waktu lalu.

Arief Yahya menilai, konsep interior yang hendak diusulkan ke PT AP II itu sesuai dengan data dan angka ketertarikan wisman atau costumers ke tanah air.

Menurut dia, 60% mereka suka culture, 35% nature dan 5% man made atau people. “Saya rasa komposisi desain interiornya juga harus mengikuti persentase itu. Misalnya Borobudur, penari Bali, perempuan berjalan di pematang sawah dengan memanggul tumpukan buah untuk upacara di Ubud itu kategori culture. Lalu Raja Ampat, Komodo, Toba, Bromo dan lainnya itu nature atau alam. Sedangkan sport tourism dan MICE itu man made,” jelas Arief Yahya.

Pria lulusan ITB Bandung, Surrey University dan Program Doktor di Unpad Bandung itu selalu berpatokan pada keinginan costumers, bukan mengikuti feeling atau kata hati saja.

Intinya adalah service quality, yang biasa dia singkat dengan istilah TERRA (tangible, empathy, reliability, responsiveness, dan assurance).

“Harus kelihatan, kasat mata, intinya kualitas pelayanan!” sebut Arief Yahya. Sementara Budi Karya pun mengajak Arief Yahya melihat fasilitas check in, ruang tunggu, garbarata, area komersial, offices, meeting points, drop off area, sampai ke fasilitas toiletnya.

“Agustus 2016 Garuda akan beroperasi di Terminal 3 Ultimate dengan jumlah penumpang sekitar 12 juta setahun, lalu sekitar Oktober 201, Skyteam Member akan pindah juga, yang rata-rata setahun 1 juta penumpang. Baru 2017, semua international flight pindah ke Ultimate,” kata Budi Karya.

Budi Karya menjelaskan setiap tahun ada 15 juta penumpang pesawat yang melintas di atas angkasa Indonesia. Mereka mendarat di Singapore.

Kalau 30% saja transit ke Jakarta, dan 50% nya berwisata ke Indonesia, sudah menambah 2.5 juta orang. “Kalau Singapura unggul di teknologi, kita menonjol di culture. Karena itu sudut-sudut terminal ini akan disentuh dengan cultural design dan branding pariwisata,” jelas Budi Karya.

Dia juga sudah meminta Dirjen Kebudayaan untuk menjadi kurator karya-karya budaya di tanah air yang hebat dan layak dipamerkan di terminal ini.

Sejumlah karya seni yang akan dipamerkan antara lain penjor, karya seni Seulawah, replika pesawat 45 dengan corak khas Indonesia, patung garuda dan lainnya.

Teknologi di Terminal 3 Ultimate ini, kata Budi Karya juga sangat canggih. CCTV nya sudah bisa dipakai untuk matching para DPO (daftar pencarian orang yang masuk di bandara).

Juga dilengkapi BHS Level 5 yang yang bisa mendeteksi bahan peledak atau bom. “Airport Security System nya berfungsi sebagai intelijen, Fully IBMS (Intelijence Building Management System), Rain Water System, Recycle Water System, sistem penerangan dengan teknologi yang menyesuaikan kondisi cuaca,” jelasnya.

Bagaimana dengan kereta ke kota Jakarta? “Tahun 2017 mulai dibangun, karena kalau menggunakan mobil semua, penumpukan juga tidak bisa dihindari. Transportasi publik akan sangat ideal mengurai kemacetan. Setiap hari ada minimal 50 ribu penumpang? Kapasitas parkir 2.400 unit, motor 1.600 kendaraan,” tandasnya. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Tour Package

PWI Kombinasikan Pers dan Kopi ke Korea Selatan

Ilustrasi Kopi Nusantara (Ist) Rombongan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memadukan pers dan kopi dalam lawatan ke Republik Korea Selatan. Kunjungan ke negeri ginseng ini adalah bagian dari kerja sama PWI

Airlines

Persiapan PATA Travel Mart 2016 di ICE

Berita Foto: Booth PATA Indonesia Chapter di Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten menjelang penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016, Selasa (6/9/2016) (Ist) Berita Foto: Booth Tanjung Lesung di

Heritage

ASITA Jakarta Travel Mart Menuju Indonesia Travel Mart

Peserta ASITA Jakarta Travel Mart berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (Ist) Penyelenggaraan ASITA Jakarta Travel Mart (AJTM) yang berlangsung di Jakarta pada 13 hingga 15 September 2016 dinilai sebagai

Travel Operator

Korsel Dukung Tanjung Lesung Jadi Destinasi Wisata Dunia

Berita Foto: Foto bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama delegasi Indonesia, termasuk Presiden Direktur PT Jababeka Tbk Budianto Liman (keempat dari kiri) dengan Minister of Culture, Sports and Tourism of

Tourism

Selepas Paskah, Jumlah Penumpang Pelabuhan Maumere Melonjak

Suasana penumpang di Pelabuhan Maumere (Ist) Puncak arus balik usai perayaan Hari Raya Paskah terjadi di Pelabuhan L Say, Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (29/3/2016).  Umat Katolik asal Nusa Tenggara

Cuisine

Buka Puasa Bersama di Hotel Mercure Jakarta Sabang

Buka puasa bersama di Hotel Mercure Jakarta Sabang (Ist) Di bulan suci Ramadan ini, Hotel Mercure Jakarta Sabang mengadakan Buka Puasa bersama keluarga besar Mercure Jakarta Sabang juga mengundang anak-anak