The Ultimate Race is Back

WhatsApp Image 2017-12-12 at 10.57.17

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISI) Raja Sapta Oktohari (kiri) bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist)

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISI) Raja Sapta Oktohari melakukan lauching Tour of Indonesia (ToI) 2018 di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Senin (11/12/2017).

Adapun penyelenggaraan balap sepeda internasional yang akan melintasi 10 kabupaten/kotamadya di tiga provinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali ini akan berlangsung pada 25 hingga 28 Januari 2018 mendatang dengan mengambil start awal dari Borobudur Magelang, Jawa Tengah dan berakhir atau finish di Denpasar, Bali.

Event ToI 2018 yang mamadukan olahraga balap sepeda prestasi tingkat internasional dengan pariwisata dikemas sebagai sport tourism yang kali ini mengangkat tema ‘The Ultimate Race is Back’ untuk menghadirkan kembali event Tour of Indonesia sebagai puncak kompetisi balap sepeda multi etape di Indonesia.

“PB ISI dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan tour di Indonesia, kembali menghadirkan ToI sebagai puncak kompetisi balap sepeda di Tanah Air, setelah 7 tahun absen. Berbeda dengan edisi Tour d’Indonesia (sekarang menjadi ToI) sebelumnya dan juga tour lain di Tanah Tir, ToI 2018 akan masuk dalam kategori 2.1, yang artinya gelaran ini harus memenuhi standar yang lebih tinggi dibandingkan kategori 2.2 seperti yang tercantum dalam regulasi UCI, sehingga Tour of Indonesia akan menjadi satu-satunya gelaran dengan kategori 2.1 di Indonesia,” kata Ketua Umum PB ISI Raja Sapta Oktohari dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Raja Sapta Oktohari mengatakan, ToI 2018 sebagai event balap sepeda kelas dunia dengan katogori 2.1 UCI akan menghadirkan 17 tim terdiri atas 3 tim sebagai World Tour Team, 2 tim sebagai Europe Continental Team, dan 15 tim Asian Continental Tour Team.

“ToI 2018 menjadi showcase pariwisata Indonesia serta sarana promosi yang efektif karena setiap etape yang akan dilalui dirangkai sedemikian rupa melewati obyek wisata untuk mempromosikan keindahan budaya dan panorama Indonesia,” kata Sapta Oktohari.

Sementara Menpar Arief Yahya mengapresiasi acara peluncuran event ToI 2018 yang akan mengawali pelaksanaan 100 premier event sebagai Calender of Evet Wonderful (CoE WI) yang akan berlangsung selama satu tahun penuh pada 2018.

“Tahun 2018 kita memiliki dua event besar yaitu Asian Games dan Annual Meeting IMF-WB akan menjadi momentum untuk mendulang banyak wisman serta mengenalkan destinasi wisata Indonesia,” kata Arief Yahya. Menpar Arief Yahya menjelaskan, untuk menyambut kehadiran puluhan ribu atlet, official, dan suporter dari 45 negara di ajang Asian Games di Jakarta dan Palembang, Kemenpar bersama industri pariwisata dan dinas pariwisata daerah menyiapkan paket wisata (pre-on-post event) di sejumlah destinasi antara lain Palembang, Banten, Bandung, Bali, dan Lombok.

Begitu juga untuk menyambut event pertemuan IMF-World Bank (Annual Meeting IMF World Bank) dengan 15.000 delegasi dari 189 negara anggota yang terdiri dari para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral telah disiapkan 60 paket wisata untuk mempromosikan destinasi Bali dan 6 destinasi Bali beyond, yakni Lombok, Komodo, Yogyakarta, Tana Toraja, Danau Toba dan Banyuwangi.

Menpar Arief Yahya mengatakan, penyelenggaraan event sport tourism khususnya balap sepeda internasional membawa dampak langsung pada ekonomi masyarakat setempat, selain media value dari pemberitaan media yang menarik para sponsor. Hal ini pernah dilakukan PT Telkom menjadi sponsor utama dalam event Speedy Tour de Indonesia dengan rute Jakarta-Denpasar berlangsung dari tahun 2005 hingga 2011.

Selama empat hari berlangsungnya ToI 2018 para pembalap akan unjuk kekuatan untuk menjadi juara dalam 4 etape; Hari pertama (25/1/2018); start dari Magelang (Boyolali, Surakarta, Karanganyar) finish di Madiun sejauh 191 km.

Hari kedua (26/1); start dari Madiun (Nganjuk, Jombang, Singosari) finish di Prigen 211km. Hari ketiga (27/1); start dari Probolinggo (Balangsari, Jember, dan Genteng) finish di Banyuwangi 198 km. Hari keempat (28/1); start dari Gilimanuk (Seritit, Bedugul, Badung) finish di Denpasar 155 km.

Sebanyak 17 tim yang akan ikut dalam ToI 2018 adalah World Tour Team ( Uae Team Emirates/UAE, Bahrain Merida/BRN, dan Asiana Pro Team/KAZ); Europe Continental Team (Sangemini/ITA dan Aviludo Louletano/POR); dan Asian Continental Tour Team (KFC Cycling Team/INA, PGN Cycling Team/INA , ACC Cycling Team/INA, Terengganu Cycling Team/MAS, Team Sapura Cycling/MAS, Dishgaman Cycling Team/IRI, Tabriz Shahdary Team/IRI, LX Cycling Team/KCR, Kinan Cycling Team/JPN, Thailand Continental Cycling Team/THA, St. George Continental Cycling Team/AUS, dan Isowhey Sports Swiss Wellness/AUS). (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

World Heritage

Inaya Putri Bali Permata di Nusa Dua Diresmikan

Menteri BUMN Rini M Soemarno meresmikan Inaya Putri Bali (Ist) Kekayaan budaya Bali sudah begitu mendunia. Banyak yang memuji Pulau Dewata yang menyemai benih-benih kultur hingga ke pelosok pulau. Inaya

Slideshow

Sering Traveling Jadi Punya Bisnis Ransel Anak yang Masuk Malaysia

Ayu Hermanu (kiri) (Ist) Bermula dari suka traveling bersama keluarga keliling berbagai destinasi wisata di Indonesia menimbulkan ide bisnis. Sosok satu ini jeli melihat peluang bisnis yang ada sehingga dirinya

Tourism

Turis Jerman Suka Jaket Kulit Domba Asli Garut

Diki (kanan) sedang menjelaskan jaket kulit domba asli Garut yang diminati wisatawan Nusantara dan wisatawan mancanegara Garut di Jawa Barat rupanya tak hanya kaya akan potensi pariwisata dan budaya khas

Festival

Sulawesi Tenggara Gencarkan Promosi Pariwisata di Paris

Pariwisata Perancis promosi di Paris (Ist) Sebanyak 20 tur operator Perancis akan hadir dalam acara promosi pariwisata bertajuk Célèbes Sud Est : Plongez dans l’inexploré’ pada 11 Juli mendatang bertempat

Tourism

TTC Travel Mart 2015

TTC Travel Mart (youtube) TTC Travel Mart Indonesia hadir lagi dengan mitra dari luar negeri yang bisa membantu untuk merancang program wisata baru untuk tahun ini. Para peserta bisa bertemu

Slideshow

Jika IATA Siap, Travel Agent Dukung Penggunaan Rupiah

Peraturan BI No 17/3/2015 mengenai kewajiban penggunaan Rupiah di wilayah NKRI, termasuk penggunaan mata uang negeri ini di industri travel agent sepertinya belum bisa sepenuhnya diterima semua pengusaha travel agent