TIC Melayani Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

DSC_0580

Putri Pariwisata Indonesia 2016 Lois Merry Tangel (Ist)

Keberadaan Tourist Information Center (TIC) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dinilai akan banyak membantu traveler, termasuk wisatawan mancanegara (wisman) yang membutuhkan informasi mengenai pariwisata Indonesia ketika wisman berkunjung ke negeri ini.

“TIC adalah layanan digital yang memanfaatkan teknologi dalam memberikan informasi kepada wisatawan mancanegara ketika mereka datang ke Indonesia. TIC membuat pariwisata Indonesia dikelola secara cerdas sehingga bisa memudahkan wisatawan mancanegara mendapat informasi mengenai pariwisata Indonesia,” tutur Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti kepada patainanews.com di sela-sela buka puasa bersama Putri Pariwisata Indonesia 2016 Lois Merry Tangel dengan anak-anak panti asuhan di Jakarta, Senin (19/6/2017).

Esthy menjelaskan bahwa telah dilakukan soft launching TIC di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hata, Senin (19/6/2017). “Nanti akan dilakukan grand launching TIC oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya,” katanya. Ia mencontohkan, wisatawan asal Tiongkok yang memanfaatkan TIC di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta akan dipandu dalam bahasa Mandarin dalam mencari informasi mengenai pariwisata Nusantara.¬†

Jadi, lanjutnya, TIC tidak hanya dengan bahasa Inggris namun dilengkapi bahasa lain dari berbagai negara sehingga memudahkan beragam wisman yang berkunjung ke Indonesia. Adapun TIC merupakan hasil kerja sama antara PT Angkasa Pura II, Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan untuk menghadirkan layanan digital.

Tourist Information Center terdiri dari beragam konten berupa destinasi pariwisata di Indonesia, terutama yang terkait dengan branding Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia.
Putri Pariwisata Indonesia 2017 Bukber dengan Anak Yatim

Lois Merry Tangel Putri Pariwisata Indonesia 2016 bersama Yayasan El John Indonesia dan Kementerian Pariwisata, mengadakan buka bersama dan santunan kepada anak-anak panti asuhan Makna Bakti dari Kemayoran.

Acara bukber yang mengusung tema ‘Sentuhan Cinta Bulan Ramadaan’ turut dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya Johnnie Sugiarto selaku CEO Yayasan El John Indonesia, alumni Putri Pariwisata Indonesia, Miss Earth Indonesia dan Putra Pariwisata Nusantara dari berbagai angkatan.

Tampak keceriaan 100 anak panti asuhan mengikuti bukber bersama Putri Pariwisata Indonesia 2016 Lois Merry Tangel. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Culture

Kesempatan untuk WPC Tampil di Pentas Dunia

Halal Bihalal WPC Back For Good (Ist) Womanpreneuer Community (WPC), komunitas pengusaha perempuan bernasis usaha kecfil dan menengah (UKM) semakin memperlihatkan eksistensinya sekaligus membawa nama Indonesia di kancah internasional. Ya,

Tourism

Musik Tradisi Nusantara: Merawat, Mengembangkan, Mengilhami

Angklung, Alat Musik Jawa Barat (Ist) Salah satu seni budaya yang turun-temurun hidup dan berkembang di berbagai daerah Nusantara adalah musik. Setiap daerah punya ciri khas musik yang unik sebagai

Destinations

Pelindo III Apresiasi Pariwisata Banyuwangi

Logo PT Pelindo III (Ist) Manajemen PT Pelabuhan Indonesia III memberikan apresiasi kepada pariwisata Banyuwangi, Jawa Timur¬†terpilih menjadi salah satu destinasi baru andalan Indonesia. “Sesuai dengan harapan dan sudah kita

World Heritage

Sentuhan Modern, Batik Fractal Serius Masuk Pasar Dunia

  Setelah diterima di pasar dalam negeri dan memutuskan untuk masuk pasar internasional lantaran banyak dicari wisatawan mancanegara ketika berkunjung ke Indonesia, maka manajemen Batik Fractal pun semakin serius memikirkan

Nature

Sport Tourism Semakin Berkembang

Ilustrasi lari sebagai bagian sport tourism (Ist) PT Prista Teknologi Indonesia yang merupakan induk dari brand usaha RajaMICE.com, meluncurkan divisi baru bernama RajaLARI.id yang berfokus dalam mengorganisir kegiatan lari, baik

Culture

Rendang, Kuliner Khas Nusantara Ngetop di Dunia

Kuliner khas Tanah Air, Rendang yang diminatai orang asing (Ist) Pariwisata Indonesia kembali mendapatkan pengakuan dunia. Dua ikon kuliner khas Nusantara yang sudah ditetapkan Menpar Arief Yahya, yakni Rendang dan