Tidak Ada Visit Malaysia di Mobil Rio Haryanto

Rio F1

Rio Haryanto (Ist)

Menteri Pariwisata Arief Yahya memastikan tidak akan ada tulisan ‘Visit Malaysia’ menempel di Manor Racing, mobil balap Rio Haryanto.

Hal tersebut dikatakan AY, sapaan akrab Menteri Pariwisata menjawab pertanyaan patainanews.com ketika bertemu dengan wartawan di Jakarta, Kamis (25/2/2016).

“Kami sudah cek. Tidak ada tulisan ‘Visit Malaysia’,” tegasnya. Adapun Arief Yahya dikenal sebagai Menteri Pariwisata yang ingn pariwisata Indonesia bisa unggul ketimbang pariwisata negeri jiran, Malaysia.

Karenanya mantan Direktur Utama PT Telkom itu optimistis pada 2017 mendatang pariwisata Indonesia bisa mengalahkan Malaysia.

Seperti diketahui, baru-baru ini beredar informasi Malaysia Tourism Board (MTB) ingin menjadi salah satu sponsor Rio.

Sebelumnya Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan, pemerintah akan seoptimal mungkin mensponsori Rio Haryanto yang akan berlaga dalam ajang bergengsi jet darat, Formula 1 (F1) 2016.

Imam menjelaskan hal tersebut setelah menerima informasi MTB ingin menjadi salah satu sponsor Rio. “Yang pasti, kalau itu terjadi (MTB mensponsori Rio), paling tidak tentu saya yang akan galau bersama BUMN dan swasta nasional. Saya kira harus galau dengan kenyataan ini,” kata Imam di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (24/2/2016) malam.

Imam mengatakan, kiprah Rio di ajang F1 harus dijadikan peluang untuk mempromosikan Indonesia di kancah dunia. Menurut Menteri Imam, Menteri Pariwisata Arief Yahya tengah mengkaji mensponsori Rio dengan label ‘Wonderful Indonesia’.

Pemerintah pun berharap Rio tidak disponsori MTB. Di sisi lain, Imam mengakui belum ada aturan yang melarang MTB ikut mensponsori Rio.

“Nasional dan swasta harus memanfaatkan kesempatan ini. Kalau (sponsor) yang ‘Visit Malaysia’ sebisa mungkin jangan. Kalau muncul ‘Wonderful Indonesia’, itu lebih cantik,” kata Imam.

Selain itu, kata Imam, ia juga mendorong masyarakat untuk berpartisipasi memberikan dukungan konkret. Adapun mobil Manor Racing MRT05 yang menjadi tunggangan Rio Haryanto di F1 2016 tampak kental ‘nuansa’ Malaysia.

Hal ini setidaknya bisa dilihat dari penyuplai bahan bakar dan pelumas untuk mobil balap yang ditunggangi Rio. Kendati nama Pertamina muncul di sayap belakang mobil, Manor menggunakan bahan bakar dan pelumas buatan Petronas, perusahaan energi milik Pemerintah Malaysia.

‘Aroma’ Malaysia di mobil Rio akan semakin kental jika rumor mengenai ketertarikan Malaysia Tourism Board (MTB) menjadi salah satu sponsor Rio sehingga tidak tertutup kemungkinan tulisan ‘Visit Malaysia’ menempel di mobil Rio. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Tourism

Konservasi Laut di Tanjung Lesung

  Kawasan wisata di Tanjung Lesung terus berkembang. Destinasi wisata yang terletak di Banten ini bisa disebut sebagai contoh nyata destinasi wisata yang diminati wisatawan, baik wisatawan domestik maupun turis

Tourism

70 Tahun RI, Pariwisata Jadi Andalan Indonesia

Wisatawan Mancanegara di Indonesia (Ist) Hari ini adalah hari terakhir di Agustus 2015. Dan, belum lama ini, tepatnya tanggal 17 Agustus, Indonesia memperingati 70 tahun kemerdekaan negeri ini. Menariknya, kini,

World Heritage

Masa Depan itu Ada di Sektor Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya foto bersama Chairman CNTA Li Jinzao beserta jajarannya dalam China International Travel Market (CITM) 2016 di Shanghai New International Expo Centre, Tiongkok 11-13 November 2016 (Ist)

Tourism

‘PR 101 Series’ H3 Jakarta

Himpunan Humas Hotel Jakarta (H3 Jakarta) (Ist) Himpunan Humas Hotel Jakarta (H3 Jakarta) pada 30 September lalu baru saja selesai menyelenggarakan acara PR 101 series ‘Hospitality PR: Optimizing Competence’ di THE

Tourism

Incar Wisman, Sumsel Siap Gelar BBTF 2017

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camelyn Sinaga (kanan) berpose bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Pemerintah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) siap menjadi pelaksana Bali and Beyond Travel Fair (BBTF)

All About Indonesia

Konser Musik Dunia Harus Digelar di Jakarta

Muhamad Idrus (kemeja putih dan peci hitam) berpose bersama dengan FPMDI (Ist) Industri kreatif harus dirangsang dan difasilitasi supaya tumbuh subur. Itu yang akan dilakukan calon gubernur DKI Jakarta Muhamad