Tidar Heritage Foundation Menutup 2017 Gelar Sedekah Bumi

WhatsApp Image 2018-01-04 at 11.16.26

Agung, koordinator THF (kiri) bersama Dalang Karto Wijaya, pimpinan Warisan Pusaka Jaya Group (Ist)

Tidar Heritage Foundation (THF) menggelar pertunjukkan wayang kulit Betawi di depan pintu masuk Bekasi Power, Cikarang.

Adapun gelaran wayang kulit ini merupakan aktivitas penutup tahun 2017 THF sekaligus sebagai ucapan syukur atas tahun yang berlalu dan mohon kelancaran untuk segala usaha di tahun 2018 dengan mengusung tema ‘Melalui Budaya kita Bersama-sama Belajar, Bekerja dan Berbagi’.

Gelaran Wayang Kulit Betawi ini dilakukan, Sabtu (30/12/20`7) menjadi penutup rangkaian kegiatan sedekah bumi yang dimulai dengan melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ikhwan untuk melakukan doa bersama dan bakti sosial bersama anak yatim di Ponpes tersebut.

Dalam sambutannya Ustadz Abdul Kohar selaku pimpinan Ponpes Al Ikhwan mengatakan bahwa pentingnya berdoa dan berbagi kepada anak yatim agar segala maksud yang hendak dituju bisa tercapai. Sementara dalam kesempatan yang sama, Ustadz Farhan salah satu tokoh masyarakat di kecamatan Lubang Buaya yang hadir mengingatkan kepada para hadirin tentang pentingnya Bhinneka Tunggal Ika dalam setiap perilaku manusia Indonesia.

Selaras dengan tema Melalui Budaya Kita Bersama-sama Belajar, Bekerja dan Berbagi, THF menutup kegiatan dengan menggelar kebudayaan yang lekat dengan masyarakat Cikarang, yakni Wayang Kulit Betawi. THF mempercayakan maksud ini kepada Dalang Karto Wijaya, pimpinan Warisan Pusaka Jaya Group asal Kecamatan Tambelang untuk membawakan lakon Bumi Loka yang sesuai dengan tujuan sedekah bumi.

“Sedekah bumi adalah hal yang wajar ketika manusia ingin mengapresiasi berkah yang telah diperoleh. Sesuai dengan tema yang kami angkat, kami berbagi melalui pagelaran budaya. Karena kami mengadakan di Cikarang, maka kami menggelar pagelaran wayang kulit Betawi ini,” ungkap Agung, koordinator THF ketika dihubungi patainanews.com, Rabu (3/1/2018).

Ia menjelaskan, selain melalui pagelaran wayang kulit, THF juga memberikan santunan kepada anak yatim dan berdoa bersama mereka sesuai dengan kepercayaan mereka. “Tanpa memungut biaya dan undangan khusus, pertunjukan wayang kulit Betawi ini digelar untuk siapa saja yang ingin menikmati pagelaran wayang kulit malam itu,” ujarnya.

Agung menambahkan, Tidar Heritage Foundation adalah sebuah yayasan nirlaba yang bekerja untuk melestarikan budaya dan nilai luhur bangsa dan memiliki visi menjalin persaudaraan antarsesama manusia, menjembatani perbedaan untuk terciptanya perdamaian dan keharmonisan. (Gabriel Bobby)

.





About author



You might also like

Airlines

Branding Pengaruhi Kunjungan Wisman

Branding Indonesia ‘Wonderful Indonesia’ (Ist) Kunjungan wisatawan mancanegara sepertinya tak bisa lepas dari pengaruh branding yang kuat. Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai ‘Wonderful Indonesia’ kini semakin populer dalam benak wisatawan

Tourism

Wae Rebo, Destinasi Wisata Impian Claudia Ingkiriwang

Claudia Ingkiriwang (Ist) Claudia Ingkiriwang ternyata seorang woman traveler. Disela-sela kesibukannya mengembangkan Jungleland, ternyata Claudia masih punya untuk traveling. Perempuan berparas cantik ini mengaku suka traveling ke beragam destinasi wisata

Festival

Menyambut Visit Wonderful Indonesia 2018

Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam Rakornas pariwisata yang mengangkat tema ‘Visit Wonderful Indonesia 2018’ (Ist) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata IV tahun 2017 dalam rangka memperkuat

Heritage

Sate Kerbau, Simbol Toleransi di Kudus

Sate Kerbau (Ist) Mendengar kata Sate mungkin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Kuliner satu ini dapat ditemui di seluruh penjuru Nusantara. Namun, jika mendengar Sate Kerbau, tentu

Slideshow

PWI Lakukan Diplomasi Pers ke China Bahas Sejumlah Isu Penting Dua Negara dan Keamanan Kawasan

Delegasi PWI ke Tiongkok (Ist) Delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) berangkat ke Republik Rakyat China untuk melakukan serangkaian pembicaraan, baik dengan partner Persatuan Wartawan Tiongkok (All China Journalist Association/ACJA), media

World Heritage

Jembatan Ampera Pusat Melihat GMT 2016 di Palembang

Jembatan Ampera di Palembang (Ist) Pemerintah provinsi Sumatera Selatan akan menutup Jembatan Ampera untuk pengamatan fenomena alam Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 di jembatan kebanggaan masyarakat Palembang itu pada 9