Tiga Program Utama Tugas Badan Otorita Pariwisata Borobudur

WhatsApp Image 2018-02-11 at 17.35.20

Borobudur (Ist(

Sejak dikenalkan Menteri Pariwisata Arief Yahya, Badan Otorita Pariwisata Borobudur (BOB) langsung tancap gas dengan mengeluarkan strategi pengembangan kawasan yang menjadi 10 destinasi prioritas pariwisata yang kian dimatangkan.

Adapun BOB fokus pada tiga program utama, yaitu penetapan visioning kawasan, penyelesaian akses, dan penetapan status lahan. “Sejak dilantik pada 4 Januari lalu, Direksi BOP Borobudur langsung menjalankan sederet tugas yang diberikan. Setelah melalui persiapan dan pendalaman persoalan selama satu bulan diperoleh tiga program utama,” ujar Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Borobudur Indah Juanita di Yogyakarta, Minggu (11/2/2018).

Indah juga merinci tiga program utama BOB. Yang pertama Penyelesaian dan penetapan visioning kawasan. Kedua, perencanaan akses cepat dari bandara New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA) di Kulonprogo ke kawasan otoritatif dan Candi Borobudur serta melakukan sinkroninasi dengan integrated tourism masterplan Borobudur dan Jawa Tengah.

“Dan yang terakhir, penetapan status lahan otoritatif menjadi Hak Penggunaan Lahan (HPL) dengan target selesai pada kuartal II tahun 2018,” katanya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com. Indah yang pernah menjadi Deputy Project Director ITDC untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan Nusa Dua, menjelaskan, nantinya akan ada dua areal yang ditangani BOB, yaitu area otoritatif seluas 309 hektare di Kabupaten Purworejo, dan area koordinatif yang terdiri dari 4 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

“Jadi nantinya BOP Borobudur juga akan melakukan pengembangan 4 wilayah yang berada di sekitar Borobudur yakni area KSPN Dieng, yang wilayahnya meliputi kawasan pariwisata Pegunungan Dieng. Area KSPN Semarang yang wilayah pengembangannya meliputi Pulau Karimunjawa. KSPN Solo dengan wilayah pengembangannya meliputi Sangiran, dan Yogyakarta dengan Borobudur sebagai wilayah utamanya,” ujarnya.

Menurut Indah, kawasan BOP Borobudur nantinya akan dibuatkan masterplan. Hal itu diharapkan dapat dijadikan pijakan dalam pembangunan dan dioperasikan dengan sesuai perencanaan. Tidak hanya itu, dalam waktu dekat juga akan dibuat feasibility study dan masterplan yang lebih detail.

“Kawasan ini tentunya bukan dibangun seperti blok-blok bangunan yang besar. Tetapi, kita akan buat yang sangat memperhatikan lingkungan, dan memiliki konsep wisata yang menjaga kelestarian Borobudur. Konsep itu adalah menikmati Borobudur, tidak perlu menyentuh Borobudur. Keberadaan Badan Otorita justru untuk membantu upaya konservasi,” ujarnya.

Diungkapkan Indah, BOB sangat memperhatikan perencanaan terpadu. Dia mencotohkan, Kawasan Nusa dua dibangun dan dioperasikan dengan mengikuti masterplan yang sangat dipatuhi. Demikian juga dalam membangun kawasan Mandalika. Dasar infrastrukturnya dikerjakan sesuai masterplan yang dibuat dengan teliti.

“Untuk menyelesaikan itu, salah satunya kita terus berkoordinasi dengan Kementerian PUPR yang sedang membuat integrated tourism masterplan. Selain itu, untuk akses dari dan menuju Borobudur, kami akan sangat intensif berkoordinasi dengan para Gubernur, Bupati, Walikota di Jawa Tengah dan DIY,” ujarnya.

Sedangkan Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku tidak khawatir akan terjadi tumpang tindih kebijakan dengan hadirnya Badan Otorita. “Badan Otorita itu akan otoritatif di zona otoritatif, yaitu di Purworejo dengan luas zona 309 hektare. Di luar itu kembali ke pemerintahan biasa,” ujarnya.

Arief Yahya menambahkan, pembentukan Badan Otorita juga Kawasan Ekonomi Khusus, akan mengurangi birokrasi berbelit. “Karena, ada one stop service, atau pelayanan satu atap. Jadi, investor tidak akan dipingpong dari satu dinas ke dinas lain,” jelasnya. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Heritage

Mau ke Mana Weekend? Yuk, ke Takalar

Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin (kiri) dan President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo di Hotel Sultan, Jakarta  Indonesia dikenal kaya akan beragam potensi wisata yang tersebar mulai dari kawasan timur Indonesia

Cuisine

Menikmati Janda Mangandang Kepulauan Seribu

Kue Janda Mangandang Kuliner Indonesia dikenal kaya akan cita rasa Nusantara. Menariknya kuliner negeri ini tak hanya beragam, namun terbilang unik dari sisi nama yang bisa mengundang senyum wisatawan. Sebut

SightSeeing

Traveling ke TMII, Jangan Lupa Menginap di Hotel Desa Wisata

Hotel Desa Wisata (Ist) Taman Mini Indonesia Indonesia Indah (TMII) adalah destinasi wisata di Jakarta. Menariknya di TMII banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi wisatawan. Pastinya ada 33 anjungan daerah

Nature

Paket Bedug Dapur Solo

Paket Bedug Dapur Solo (Ist) Paket Bersama Duduk Gembira (Bedug) dari Dapur Solo hadir saat Ramadan 1473 H yang bisa menjadi tempat buka puasa bersama teman, keluarga dan saudara. Ya,

Tourism

Nihi Sumba Island Terpilih Hotel Terbaik Dunia 2017

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kedua dari kiri) (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya didampingi Bupati Sumba Barat Agustinus Niga Dapawole dan Managing Partner Nihiwatu James McBride bersama menyampaikan terpilihnya Nihi

Tourism

‘Produk Portofolio Pariwisata Indonesia itu Wisata Budaya’

Menteri Pariwisata Arief Yahya menghadiri Nusa Dua Fiesta di Peninsula Bali  dan Arief Yahya disambut baik oleh Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UMKM  I Wayan Dipta, Wakil Gubernur