Tour de Kepri 2019 Beri Dampak Positif Branding Pariwisata Kepri

Tour de Kepri 2019 (Ist)

Ratusan pebalap dari 28 negara terpesona dengan suasana alam di setiap track Tour de Kepri 2019 sehingga akan berdampak positif terhadap branding pariwisata di Kepulauan Riau (Kepri).

Plt. Gubernur Kepri Isdianto di Tanjungpinang, Jumat (1/11/2019) menilai kesan positif peserta Tour de Kepri 2019 akan memberi dampak positif sekaligus menunjukkan tujuan branding destinasi Kepri melalui event ini tercapai.

“Atmosfer Tour de Kepri 2019 sangat bagus. Pesertanya dominan mancanegara. Dengan pesona yang ditawarkan, peserta terlihat gembira. Hal ini bagus bagi branding pariwisata Kepri,” kata Isdianto dalam siaran pers yang diterima patainanews.com pada akhir pekan lalu

Di etape pertama, salah satu spot yang mencuri perhatian peserta adalah Jembatan Dompak yang memiliki panjang 1,5 Km. Jembatan ini menghubungkan Pulau Dompak dan Tanjungpinang. Karena berada di dataran tinggi, peserta Tour de Kepri 2019 memiliki sudut pandang lebih luas dengan hamparan laut plus Kota Tanjungpinang di seberangnya.

Lebih lanjut Isdianto mengatakan, pergerakan wisatawan mancanegara (wisman) di Kepri sangat kompetitif. Dari rentang Januari-September 2019, jumlah kunjungan wisman ke Kepri sudah mencapai angka 2,1 Juta. Jumlah tersebut sudah memenuhi slot 87,5 persen dari target 2,4 Juta tahun ini.

“Kami yakin kesan indah ini akan disampaikan pada publik di negaranya masing-masing. Jadi, potensi pergerakan wisman akan terus tumbuh di Kepri,” ungkap Isdianto.

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenparekraf Rizki Handayani menegaskan, Kepri akan menikmati value ekonomi besar jangka panjang dari suksesnya branding wisata melalui Tour de Kepri.

“Pergerakan wisman di sana akan terjaga. Arusnya bahkan akan naik dalam waktu panjang. Para peserta pasti akan kembali lagi dengan membawa kolega atau keluarganya. Mereka bersepeda sekaligus menikmati keindahan suasana Kepri. Kehadiran mereka tentu bagus bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kepri,” tutup Rizki.

Tour de Kepri 2019 diikuti oleh 234 peserta dari 28 negara. Singapura menjadi negara peserta terbanyak dengan jumlah 88 pembalap.

Usai menyelesaikan etape pertama, peserta akan menikmati keunikan track Bintan Classic pada Sabtu (2/11). Track ini membentang hingga 125 Kilometer dengan pemandangan nuansa pantai plus perbukitan. Elevasi totalnya mencapai 1.110 Meter.

“View di sini sangat indah. Suasana laut, jembatan, dan kota di sisi lainnya sangat eksotis. Saya menikmati semuanya dan sangat terkesan balapan di sini. Suasananya sejuk. Saya berharap bisa beruntung selalu finis di tiap etapenya,” kata Pembalap Geylang Cycling Team Singapura, Chester Wong Jing Jie. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Airlines

Sail Sabang 2017 akan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Aceh

  Press conference Sail Sabang 2017 (Ist) Pemerintah tengah menyiapkan gelaran internasional Sail Sabang 2017. Event internasional bagi para yachter kali ini menyasar sektor pariwisata. Ajang tahunan ini diharapkan berjalan

SightSeeing

Tiongkok Cabut Travel Advice ke Bali

Presiden Jokowi ketika ada di Bali mempromosikan pariwisata Pulau Dewata (Ist) Pariwisata Bali bersiap kebanjiran wisman Tiongkok. Selain sukses menjual 1.087 pax perjalanan wisata dari Tiongkok ke Bali, Travel Advice

Heritage

Gowes Wisata dan Festival Angklung Daya Tarik Baru Wisata Kuningan

Gowes Wisata dan Festival Angklung di Kuningan (Ist) Gowes Wisata” atau bersepeda santai mengelilingi Waduk Darma Kuningan dan Festival Angklung digelar di Kuningan, Jawa Barat, dan diharapkan menjadi daya tarik

Culture

SVF 2019 Angkat Citra Sanur Sebagai Destinasi Wisata Berkelanjutan di Bali

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Penyelenggaraan Sanur Village Festival (SVF) 2019 yang berlangsung pada 21 hingga 25 Agustus 2019 diharapkan dapat semakin meningkatkan dunia pariwisata di Bali, khususnya Sanur sebagai

Tourism

Bali yang Cantik Andalan Pariwisata Indonesia

Bali menjadi daya tarik utama wisatawan (Ist) Bali tak bisa dipungkiri memang sudah sangat terkenal di dunia. Dan, tak salah menyebut Pulau Dewata menjadi andalan pariwisata Indonesia guna menjaring wisatawan