TPS Ajak Anak Peduli Keselamatan melalui Lomba Gambar

Lomba gbr 1

Lomba gambar TPS (Ist)

Untuk membentuk perilaku, dibutuhkan kesadaran Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3).

“Jangan salah, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) bukan hanya berlaku di perusahaan atau saat bekerja saja. Sesungguhnya, K3 harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.” ujar Yon Irawan, Direktur Utama PT Terminal Petikemas Surabaya disela-sela lomba menggambar GHSE (Global Health, Safety and Environment) dengan tema ‘Berisiko Sekali, Menyesal Selamanya’.

Diliputi suasana ceria, 115 anak mulai dari umur 3 hingga 16 tahun tampak riang mengikuti acara rutin tahunan yang digelar oleh PT TPS, Jumat (7/07/2017). Syanne, satu di antara peserta yang mengikuti kegiatan ini terlihat sibuk menggambar dan mewarnai gambar sesuai kreasinya.

Peserta lain pun sibuk mewarnai gambar di ruang Java Meeting Room Lt 1 gedung Administrasi TPS. Dalam lomba yang mengusung tema keselamatan tersebut, tampak orang tua peserta memantau dari jauh apa yang dilakukan oleh anak-anak mereka.

Public Relations TPS M Solech mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk sosialisasi kepada keluarga besar TPS terutama anak-anak tentang pentingnya mengusung semangat K3 saat melakukan kegiatan sehari-hari.

Menurut Solech, kegiatan semacam ini sudah ditunggu-tunggu oleh anak-anak, karena dapat mempertemukan anak-anak dari keluarga besar TPS dan akhirnya akan menambah pertemanan diantara mereka.

Selain itu, karena ini masih dalam bulan syawal, bisa menjadi ajang silaturahmi bagi para ibu-ibu atau istri karyawan TPS. “Para orang tua dapat mengamati anak-anak yang berbakat, sehingga bisa saling berbagi informasi dengan orang tua lain,” tambah Solech dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Dijelaskannya, untuk kategori mewarnai usia 3-6 tahun, gambar untuk mewarnai disediakan oleh panitia dan peserta harus memilih salah satu dari tujuh  gambar yang disediakan. ”Setiap peserta juga kita perbolehkan untuk membawa meja lipat atau meja kecil dari rumah beserta perlengkapan mewarnai. Nantinya, hasil pengumuman pemenang akan kita umumkan setelah semua gambar dikirim ke kantor pusat DP World Asia Pasifik dan akan dilombakan dengan hasil gambar grup DP World,” tuturnya.

Kemudian lanjutnya, di kategori menggambar usia 7-16 tahun juga ada ketentuan lomba yang harus dipatuhi, harus mengusung tema yang sudah ditentukan panitia dan tidak boleh didampingi oleh orang tua saat menggambar. Selain itu peserta  boleh membawa alat lukis atau alat menggambar  sendiri. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Culture

Keliling Indonesia Bersama Pigijo

Claudia Ingkiriwang, co founder blog.pigijo.com (tengah) Indonesia dikenal kaya akan beragam destinasi wisata yang indah, budaya khas Nusantara, dan kearifan lokal sehingga wisatawan bisa menikmati negeri ini dengan cara traveling

Nature

Memelihara Asa Menuju Indonesia Travel Mart

Pembukaan AJTF 2016 (Ist) Tak salah jika menyebut September bulan yang tepat untuk pameran. Dimulai Awal bulan ini ada event bursa pariwisata internasional, PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia

Cuisine

Jelang ASIAN GAMES 2018, Menteri Pariwisata Berharap Audit Transportasi Diperketat

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara. Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap audit transportasi dan keamanan di sana diperketat. “Pertama-tama kita berbelasungkawa atas KM

Festival

Promosi Kuliner Wakatobi

Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan sambutan dalam Dialog Gastronomi Nasional ke-2 dan Promosi Kuliner Wakatobi yang berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata (Kemenpar) (Ist) Menteri Pariwisata

Slideshow

Sinergi Pemkab Takalar, PATA Indonesia Tingkatkan Kualitas SDM Pariwisata

Suasana serah terima peningkatan kualitas SDM Pemkab Takalar untuk banyak belajar mengenai pemasaran pariwisata kepada PATA Indonesia Chapter (Ist)  Pemerintah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan yang telah resmi menjadi member PATA

Tourism

Pariwisata Nasional Mendorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Indonesia

Wisatawan menikmati snorkeling di Karang Anjir, kawasan Pantai Angsana di Tanah Bumbu Gairah wisata bahari dimulai dari Presiden Jokowi ketika menyampaikan pidato kenegaraan pertamanya setelah bersumpah sebagai Presiden Indonesia periode