Traveling dengan Kereta Api Wisata

IMG-20170615-WA0024

Kereta Api Wisata nyaman (Ist)

Mungkin masih banyak wisatawan yang belum mengenal PT Kereta Api Pariwisata seperti ketika traveler mengenal PT Kereta Api Indonesia.

Adapun PT Kereta Api Pariwisata salah satu dari anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia yang bergerak dibidang transportasi kereta api berbasis pariwisata. Selain mengelola Kereta Wisata, PT Kereta Api Pariwisata juga menawarkan produk jasa yang lain, yaitu tentang jasa tour dan travel.

PT Kereta Api Pariwisata mengelola tujuh jenis Kereta Wisata, yaitu Kereta Jawa, Sumatera, Bali, Toraja, Nusantara, Imperial dan yang terakhir adalah Priority. Untuk kapasitas penumpang Kereta Wisata sangat bervariasi, yaitu dimulai dari 19 penumpang hingga 30 penumpang untuk setiap kereta.

Biasanya jika ingin menikmati perjalanan menggunakan Kereta Wisata, wisatawan harus carter per kereta terlebih dahulu namun kini mulai dari 4 Agustus 2017, masyarakat bisa menikmati Kereta Wisata kelas Priority. Hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan perhatian PT Kereta Api Pariwisata untuk pariwisata Indonesia.  

“Kami sudah mulai menjual Kereta Wisata FIT Kelas Priority. FIT sendiri artinya Free Independent Traveler. Jadi kalau sendirian ya tetap bisa beli dan berangkat,” ungkap Listiono, selaku Sales & Marketing Manager PT Kereta Api Pariwisata dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Jumat (28/7/2017).

Kereta Wisata kelas Priority FIT akan resmi beroperasi pada 4 Agustus mendatang untuk tujuan Jakarta (Gambir) ke Yogyakarta (Tugu) dan Jakarta (Gambir) ke Solo (Solo Balapan) begitu pula sebaliknya. Akan tetapi untuk saat ini Kereta Wisata kelas Priority hanya beroperasi dua kali seminggu yaitu setiap akhir pekan.

Hari Jumat untuk keberangkatan dari Jakarta (Gambir) serta hari Minggu untuk keberangkatan dari Yogyakarta (Tugu) atau Solo (Solo Balapan). Tarif juga bervariasi, harga mulai dari Rp 750,000 per tiket. Harga tiket sudah termasuk dengan layanan jasa restorasi.

Untuk penjualan tiket, PT Kereta Api Pariwisata bersama PT Kereta Api Indonesia bekerja sama dalam mengoptimalkan penjualan tiket. “Jadi tiket bisa dibeli dimana saja kapan saja, sesuai dengan channel penjualan tiket kereta api,” imbuh Listiono.

Jadi, masih bilang kalau tiket Kereta Wisata mahal? Sekarang siapa pun dan kapan pun bisa membeli tiket Kereta Wisata kelas Priority tanpa perlu carter satu kereta. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Sport Tourism Targetkan 250 Ribu Wisman

Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menargetkan sport tourism atau wisata berbasis olahraga tahun ini akan mampu menarik 250 ribu wisatawan mancanegara (wisman). Hal ini

Slideshow

PM Malaysia Najib Tun Razak Berlibur ke Bali

Bali punya magnet bagi wisatawan mancanegara (Ist) Tidak ada kata-kata lagi yang lebih dahsyat untuk mengungkapkan kehebatan Pulau Dewata, Bali. Setelah Raja Arab Saudi Salman Abdul Azis dan mantan Presiden

Tour Package

President University akan Gelar PATA Youth Symposium di ICE

PATA Travel Mart 2016 (Ist) Dalam penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten pada 7 hingga 9 September mendatang, PATA yang didukung

Nature

Putri Pariwisata Indonesia 2016 Siap Promosikan Wonderful Indonesia

Putri Pariwisata 2016 (Ist) Nama Sulawesi Utara kembali berkibar di kontes putri kecantikan. Setelah mengorbitkan Cynthia Sandra Tidajoh menjadi Putri Pariwisata Indonesia 2010 serta Putri Indonesia 2016 Kezia Warouw, ada

Tourism

Berharap Dukungan Pemerintah untuk KA Pariwisata

Presiden Direktur PT KA Pariwisata Totok Suryono bersama tim dari KA Pariwisata foto bersama dengan rombongan tim dari Malaysia Manajemen PT Kereta Api (KA) Pariwisata berharap adanya dukungan Kementerian Pariwisata

Destinations

Wisatawan Mancanegara Suka Traveling ke Ngawi

Hyanto Wihadhi, Direktur PT Jababeka Tbk dan Bupati Ngawi Budi Sulistyono (kanan) Jawa Timur selama dikenal banyak destinasi menarik untuk traveler, termasuk wisatawan mancanegara (wisman) yang traveling ke negeri ini.