Traveling ke Semarang, Jangan Lupa ke Kota Lama

20170430_095748

General Manager Hotel Horison NJ Aditya Maulana (kemeja abu-abu dan berkaca mata) tampak serius mendengarkan penjelasan mengenai sejarah kota Semarang di Kampung Batik Semarang di kawasan Kota Lama Semarang (Ist)

Pemerintah tengah gencar mengembangkan dan mempromosikan 10 Bali baru, termasuk Joglosemar (Jogja, Solo, Semarang) guna menarik minat kunjungan wisatawan mancanegara agar bisa memenuhi target Presiden Jokowi bisa mendatangkan 20 juta turis asing hingga 2019 mendatang.

Adapun Semarang di Jawa Tengah semakin meningkat sejak pemerintah menetapkan Joglosemar (Jogja, Solo, Semarang) termasuk dalam 10 Bali baru yang merupakan 10 destinasi wisata prioritas yang dikembangkan dan dipromosikan pemerintah hingga ke mancanegara sehingga Semarang kini menjadi destinasi wisata yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan Nusantara dan wisatawan mancanegara.

Sejumlah destinasi wisata menarik di Semarang, seperti Gereja Blenduk di Kota Lama, Lawang Sewu, dan Kelenteng Sam Poo Kong. Budaya Jawa juga masih terasa kental di Semarang. Ya, pesona pariwisata dan budaya selama ini dikenal saling melengkapi sebagai daya tarik tersendiri bagi turis asing berkunjung ke negeri ini.

Karenanya pemerintah optimistis mendukung target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia hingga 2019 mendatang. Menariknya kawasan Kota Lama memikat hati traveler sebab kawasan Kota Lama menyimpan banyak potensi wisata dan budaya yang tak boleh dilewatkan selama wisatawan tengah berkunjung ke Semarang. Tak hanya Gereja Blenduk sebab masih ada Kampung Batik Semarang.

Kampung Batik Semarang bisa dibilang menjadi bukti budaya Jawa masih dipertahankan di Semarang. Adapun Kampung Batik Semarang letaknya tidak jauh dari Hotel Horison NJ. Di Kampung Batik Semarang, wisatawan bisa belajar membuat batik.

Batik yang ada di Kampung Batik Semarang merupakan batik khas Semarang lantaran keberadaan Kampung Batik Semarang di Kota Lama sudah sejak lama ada di Semarang. Ya, Kampung Batik Semarang bisa dibilang memang menjadi saksi bisu perjalanan panjang kota Semarang, termasuk dalam sektor pariwisata dan budaya.

General Manager Hotel Horison NJ Aditya Maulana menjelaskan, pihaknya akan serius ikut serta mengembangkan dan mempromosikan potensi kawasan Kota Lama, khususnya Kampung Batik Semarang sehingga semakin banyak traveler yang tertarik berkunjung ke Semarang

“Hotel Horison NJ akan menggandeng Kampung Batik Semarang sehingga keberadaan Kampung Batik Semarang di Kota Lama akan semakin dikenal wisatawan yang datang ke Semarang,” katanya kepada patainanews.com, Minggu (30/4/2017). (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Tidak Ada Visit Malaysia di Mobil Rio Haryanto

Rio Haryanto (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya memastikan tidak akan ada tulisan ‘Visit Malaysia’ menempel di Manor Racing, mobil balap Rio Haryanto. Hal tersebut dikatakan AY, sapaan akrab Menteri Pariwisata menjawab

Tourism

Turis Spanyol Minati Taman Laut Teluk Maumere

Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki beragam destinasi wisata sehingga banyak orang yang memutuskan untuk berlibur di negeri ini. Jadi, tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapat pengalaman

Nature

Turis Belanda Suka Menginap di Hotel Horison NJ

General Manager Hotel Horison NJ Aditya Maulana (kemeja abu-abu dan berkaca mata) tampak mendengarkan penjelasan mengenai sejarah kota Semarang di Kampung Batik Semarang di kawasan Kota Lama Semarang (Ist) Wisatawan

Tour Package

Membangun Bisnis Budaya Indonesia, Ikut Menggerakkan Ekonomi Negeri

Kebaya pun bisa dipakai ibu hamil (Ist) Pariwisata Indonesia dan budaya khas negeri ini tak bisa dipungkiri selama ini saling melengkapi sebab budaya yang tersebar di Tanah Air menjadi daya

Culture

Peran Pers Besar dalam Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Media massa dinilai memiliki peran besar dalam ikut memajukan pariwisata Indonesia, utamanya di segi promosi pariwisata Indonesia sehingga bisa dikenal hingga ke mancanegara. Karenanya pemerintah

Slideshow

Pesparani untuk Indonesia

Pesparani ikut mendukung kerukunan dan kedamaian di Indonesia (Ist) Usai menggelar  berbagai lomba, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan PESPARANI Katolik Nasional (LP3KN) mengadakan seminar nasional dan musyawarah nasional (Munas)  di Islamic