Triponyu Startup Pariwisata Solo Jawara UNWTO Award 2018

WhatsApp Image 2018-01-19 at 07.12.24

Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) (Ist)

Tinta emas kembali ditorehkan Wonderful Indonesia di ajang 14th UNWTO Awards 2018. Hal itu terjadi setelah startup asal Solo Triponyu.com terpilih menjadi pemenang di kategori Non-Government Innovation.

Penghargaan tersebut diterima langsung pendiri Triponyu Agustinus Adhitya dan Alfonsus Aditya. Mereka terlihat kompak dalam balutan batik khas Solo. Rona kebahagiaan pun terpancar dari keduanya. “Apa yang dilakukan Triponyu itu fantastis. Mereka benar-benar jadi inspirasi dunia. Indonesia bangga memiliki anak muda seperti mereka,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Jumat (19/1/2018).

Pencapaian ini menjadi luar biasa. Pasalnya penghargaan tersebut datang dari United Nation World Tourism Organization (UNWTO). Badan dunia milik PBB yang mengurusi pariwisata. “Penghargaan ini memang yang tertinggi. Dengan inspirasi yang didedikasikannya, Triponyu layak mendapatkannya. Mereka sangat sensitif membaca setiap peluang,” terangnya lagi.

Harus diakui Triponyu.com sangat cerdas membaca peluang. Mereka jeli membaca pesatnya aplikasi teknologi digital oleh masyarakat. Disaat banyak e-commerce bermain jual beli barang, Triponyu justru menawarkan rasa lain. 

Mereka memilih platform bisnis pariwisata. Menjadi jembatan bagi para traveler dengan local guides. Hasilnya lapangan pekerjaan pun tercipta. Lebih wow lagi, share transaksi berpihak pada local guides. Mereka mendapat slot 93%.

Ujungnya masyarakat sejahtera, lalu cagar budaya dan alam lestari. “Di sinilah kekuatan dan keunikan dari Triponyu. Konsep ini yang menjadi pembeda. Siapapun, di lokasi mapaun, mereka bisa mendapatkan value yang sama. Cara Triponyu juga merangsang orang untuk selalu berpikir kreatif dan inovatif,” tegas Menteri asal Banyuwangi tersebut.

Sebagai nominator Non-Government Innovation, Triponyu bersaing dengan tiga kandidat lain. The Sumba Hospitality Foundation pun menjadi rival juga kompatriot. Sama-sama dari Indonesia, Sumba fokus pada aksi sosial.

Mereka mengembangkan konsep pendidikan pariwisata berbasis go green. Hasilnya Sumba finish di urutan tiga kategori ini. “Triponyu memang pemenang, tapi kedua nominator tetap memiliki inspirasinya masing-masing. Apa yang dilakukan oleh Sumba untuk lingkungan di sana sangat luar biasa. Kami sangat puas dengan segala inovasi yang ditawarkan Sumba juga Triponyu,” ujarnya.

Pariwisata Indonesia langsung menggebrak di awal tahun 2018. Raihan Triponyu pun menjadi penegas banyaknya pencapaian positif di tahun lalu. Prestasi Triponyu jadi momentum untuk terus mengibarkan pariwisata Indonesia. “Prestasi ini menjadi lecutan semangat untuk terus memajukan pariwisata Indonesia. Kami berharap, setelah ini akan banyak muncul ide dan hal baru yang menginspirasi dunia,” tuturnya.

Mendapat penghargaan dunia itu, dikatakan Menpar Arief, sangat penting untuk tiga alasan yang dia sebut sebagai 3C. Yakni pertama Calibration, kedua Confidence, dan ketiga Credibility. “Bila kita mendapatkan penghargaan, maka self confidence anak bangsa ini naik, selamat kepada Triponyu,” ujar Menpar Arief. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Ketika Leonardo DiCaprio Berlibur ke Indonesia

Leonardo DiCaprio disambut anak-anak Ketambe (Ist) Negeri ini bangga lantaran Indonesia lagi-lagi dipilih sebagai destinasi liburan pesohor dunia. Kali ini aktor ternama Hollywood, Leonardo DiCaprio berkunjung ke Aceh pada Minggu,

Tourism

69 Ribu Traveler Jadi Saksi Festival Bakar Tongkang 2018

Festival Bakar Tongkang 2018 di Riau sukses tarik 69 ribu wisatawan (Ist) Festival Bakar Tongkang 2018 di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau sukses menarik minat 69 ribu wisatawan. Hal tersebut

Heritage

Polygon Siap Dukung Pengembangan Sport Tourism di Indonesia

Polygon (Ist) Upaya pemerintah mengembangkan sport tourism di Indonesia untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke negeri ini sepertinya tak sia-sia lantaran banyak pihak yang tertarik untuk ikut serta mengembangkan sport

Destinations

Turis Malaysia Suka Traveling ke Indonesia

Anis dan Iffa (kanan), dua turis asal Malaysia ketika traveling di Jakarta dan berpose di Monas (Ist) Wisatawan mancanegara, termasuk turis asal negeri jiran, Malaysia semakin banyak yang tertarik untuk

Hotel

Tingkatkan Layanan, Kereta Wisata Uji Coba Wifi

Wisatawan di kereta wisata (Ist) Manajemen PT Kereta Api Pariwisata memastikan telah melakukan uji coba jaringan Wifi untuk meningkatkan layanan kepada wisatawan. Hal tersebut selaras mulai tahun ini PT Kereta

Nature

Menanti Sport Tourism di Siak

Jumpa pers Tour de Siak 2016 (Ist) Penyelenggaraan event balap sepeda internasional Tour de Siak 2016 yang berlangsung di Kabupaten Siak pada 17 hingga 22 Oktober mendatang menjadi sarana efektif