TTC Travel Mart untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan

WhatsApp Image 2017-09-14 at 08.03.00

TTC Travel Mart (Ist)

Grafik peningkatan terus ditorehkan TTC Travel Mart yang memasuki tahun ke 27 penyelenggaraan. Pada tahun ini bursa wisata independen yang digelar setiap dua tahun sekali di dua lokasi berbeda ini mampu mendatangkan pengunjung bisnis sebanyak lebih dari 1040 orang.

Secara rinci, Tedjo Iskandar, Founder TTC Travel Mart, mengatakan, TTC Travel Mart yang diselenggarakan di Redtop Hotel, Senin (11/9/2017) lalu mencatat, total ada 1020 pengunjung bisnis. Kemudian untuk penyelenggaraan di Grand Mercure, Rabu (13/9/2017) ada lebih dari 20 travel agent.

“Penyelenggaraan TTC Travel Mart di dua tempat ini diharapkan memberi kontribusi atas peningkatan kunjungan wisata dan menambah jejaring bisnis biro perjalanan,” katanya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Sementara pada tahun lalu, dalam buku laporan TTC Travel Mart tercatat sebanyak 150 seller dan 642 buyer di Jakarta. Kemudian di Surabaya, Jawa Timur tercatat ada 122 seller dan 249 buyer. Dijelaskan Tedjo, mereka (seller dan buyer) yang selalu mengikuti TTC Travel Mart memang terbukti paling efektif dan menghasilkan transaksi.

Dan pangsa pasar Indonesia sangat besar dan potential. Adapun TTC Travel Mart rutin diselenggarakan dua kali dalam setahun untuk menyambut liburan sekolah, liburan Lebaran dan liburan akhir tahun. Kali ini merupakan untuk ke 27-kalinya secara beruntun selama 14 tahun.

Konsep ‘Buyer Meet Seller’ yang diaplikasi dengan informal Table Top. Kelompok Seller TTac Travel Mart didominasi oleh Land Operator, Hotel, Tourist Resort, Cruise, Asuransi, Tourism Boards dari mancanegara dan Nusantara.

Dan TTC Travel Mart, sudah diselenggarakan di Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Makassar, Balikpapan dan Manila dan Cebu, Filipina. Buyer dari seluruh travel agent dari seluruh Nusantara. Hal yang menarik dari setiap penyelenggaran dan telah menjadi ciri khas dari TTC Travel Mart adalah independen dan selalu dikonsep table top dengan free appointment.

Upaya ini dilakukan agar pertemuan business to business (BtoB) ini berhasil secara maksimal. “Untuk mengoptimalkan, saya selalu menyarankan berkali-kali agar para seller lebih pro aktif untuk menindaklanjuti hasil dari kerjasama yang telah disepakati dari awal. Sehingga manfaat mengikuti bursa wisata ini lebih optimal,” pungkas Tedjo. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Slideshow

Mei, PERMAPI akan Gelar Temu Bisnis di Lombok

Ninik Irawan (Ist) Perhimpuan Usaha Masyarakat Pertanian Indonesia (PERMAPI) merencanakan pada Mei mendatang akan menggelar temu bisnis di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Rencananya temu bisnis bertemakan Swasembada Pangan dan Panen

Slideshow

Pariwisata Andalan Sumatera Barat

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit (Ist) Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit berharap pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Kota Padang harus menjadi ajang branding atau pengenalan nilai jual

Travel Operator

Jogja Fashion Rendezvous 2017 Ikut Melestarikan Kain Tradisional Nusantara

Rika Hermalin, desainer asal Semarang, Jawa Tengah (tengah) yang ikut tampil dalam Jogja Fashion Rendezvous 2017 (Ist) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diketahui tak pernah berhenti mempromosikan pariwisata Indonesia, budaya khas

Indonesiaku

Wartawan, PR Saling Membutuhkan

Confederation of ASEAN Journalists (CAJ) dan ASEAN Public Relations Network (APRN) menandatangani nota kesepahaman (MoU Signing) disaksikan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi Rosarita Niken Widiastuti

Nature

Ucapan Selamat HUT ke-3 patainanews.com dari PT JAS

Berita Foto: Manajemen, staf dan redaksi patainanews.com mengucapkan terima kasih atas perhatian PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) yang mengucapkan Selamat dan Sukses HUT ke-3 patainanews.com

Investments

Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Semakin Cepat

Wisatawan di Tanjung Lesung (Ist) Tim Percepatan 10 Top Destinasi Prioritas, yang oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya sering dijuluki ’10 Bali Baru’ semakin kencang. Menariknya setiap Minggu, tim yang dipimpin