Turis Arab Saudi Minati Wisata Halal Indonesia

turis-arab

Wisatawan mancanegara asal kawasan Timur Tengah, termasuk Arab Saudi semakin banyak yang berkunjung ke Indonesia karena negeri ini dikenal dengan wisata halal (Ist)

Pemerintah diketahui saat ini tengah gencar mempromosikan wisata halal di Indonesia guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara asal kawasan Timur Tengah, termasuk dari Arab Saudi.

Adapun tren wisata halal semakin menggema di industri pariwisata dunia. Karenanya Indonesia pun tak mau kalah dengan negara-negara lain, seperti Thailand, Korea Selatan, dan Jepang yang juga menawarkan wisata halal bagi wisatawan asing.

Hebatnya saat ini posisi Indonesia ada di nomor empat peringkat Global Muslim Travel Index (GMTI). Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, Indonesia harus menerapkan standar global wisata halal, bukan sekadar Indonesia menjadi negara mayoritas Muslim untuk mengembangkan wisata halal di Tanah Air.

Kini wisatawan dari kawasan Timur Tengah mulai banyak yang tertarik berkunjung ke Indonesia, seperti ke Lombok. Dan, tahun 2019 Indonesia mencanangkan menjadi nomor satu wisata halal. Hal tersebut selaras dengan upaya pemerintah mencapai target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia pada 2019 mendatang.

Ya, tak bisa dipungkiri sejak Lombok yang ada di Nusa Tenggara Barat, negeri ini semakin percaya diri mengembangkan wisata halal. Bahkan, Lombok pun telah menyatakan diri menjadi destinasi wisata halal di Indonesia.

Sejak Pulau Seribu Masjid ini pada tahun lalu mencetak prestasi dunia yang membanggakan Indonesia di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, yakni menyumbang dua gelar dalam ajang internasional, World Halal Travel Award 2015 mendapat World’s Best Halal Tourism Destination dan World’s Best Halal Honeymoon Destination, Indonesia kini menjadi daya tarik tersendiri bagi turis dari kawasan Timur Tengah, termasuk dari Arab Saudi.

Kepala Indonesian Trade Promotion Center Jeddah, Arab Saudi Gunawan mengatakan, melalui Trade, Tourism dan Investment (TTI) bisa menjadi daya tarik wisatawan asal Arab Saudi berkunjung ke Indonesia untuk menikmati wisata halal di negeri ini.

“Awalnya bisa melalui trade. Atau juga bisa melalui tourism sehingga menjadi TTI yang membuat orang Arab Saudi datang ke Indonesia untuk berkunjung ke destinasi wisata halal, seperti Lombok, Sumatera Barat, dan Aceh,” katanya menjawab patainanews.com di sela-sela penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-31 di Jakarta, Sabtu (15/10/2016).

Bahkan, tak menutup kemungkinan turis dari Arab Saudi juga datang ke Tanjung Lesung maupun Raja Ampat. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

SightSeeing

Avy Loftus Siap Promosikan Batik ke Eropa

Avy Loftus (ketiga dari kiri) (Ist) Setelah sukses menggelar pameran Batik Indonesia di Kanada pada April lalu, Avy Loftus akan menggelar pameran Batik Indonesia lagi di Eropa. Demikian dikatakan Avy

Travel Operator

Hujan Rekor MURI di Festival Cap Go Meh 2018

Festival Cap Go Meh 2018 Singkawang, Kalimantan Barat (Ist) Prestasi besar dibukukan Festival Cap Go Meh 2018 Singkawang, Kalimantan Barat. Perhelatan tersebut meraih empat rekor MURI sekaligus. Rekor itu adalah

Slideshow

Pianis Muda Korea Utara akan Tampil di GKJ

Choe Jang Hung saat meninjau Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) di Pasar Baru (Ist) Pianis muda dari Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara Choe Jang Hung akan tampil dalam Konser

Destinations

Turis Tiongkok Banyak yang ke Bali

Presiden Jokowi ketika berkunjung ke Bali (Ist) Wisatawan asal Tiongkok masih menjadi wisatawan terbanyak ke Bali sehingga turis asal China harus terus mendapat informasi yang poisitif mengenai Pulau Dewata. Hal

Investments

Sinergi Pelindo III-Pemkab Banyuwangi Kembangkan Wisata Marina

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bersama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III akan mengintegrasikan pengembangan lokasi wisata Pantai Boom (Banyuwangi), dengan Benoa (Bali), dan Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur). “Program tersebut

Festival

2018, Jungleland Berharap Kenaikan 5% Wisman

Wisatawan di Jungleland (Ist) Manajemen PT Jungleland Asia yang mengelola theme park Jungleland berharap pada tahun ini akan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak lima persen ke Jungleland yang terletak