Turis Belanda Suka Menginap di Hotel Horison NJ

20170430_095748

General Manager Hotel Horison NJ Aditya Maulana (kemeja abu-abu dan berkaca mata) tampak mendengarkan penjelasan mengenai sejarah kota Semarang di Kampung Batik Semarang di kawasan Kota Lama Semarang (Ist)

Wisatawan mancanegara, termasuk dari Eropa, seperti dari Belanda suka jalan-jalan ke Semarang untuk nostalgia atau napak tilas leluhur mereka ketika pernah ada di Indonesia.

Ketika turis dari Negeri Kincir Angin menikmati jalan-jalan di Semarang, mereka ada yang memilih menginap di Hotel Horison NJ. Tak hanya turis Belanda, namun wisatawan asal Singapura juga diketahui menginap di Hotel Horison NJ.

Adapun Hotel Horison NJ letaknya ada di kawasan Kota Lama Semarang. Menariknya kawasan Kota Lama memikat hati wisatawan asing dan wisatawan Nusantara karena kawasan Kota Lama menyimpan banyak potensi wisata dan budaya yang tak boleh dilewatkan selama wisatawan tengah berkunjung ke Semarang.

Tak hanya Gereja Blenduk sebab masih ada Kampung Batik Semarang. Kampung Batik Semarang bisa dibilang menjadi bukti budaya Jawa masih dipertahankan di Semarang. Adapun Kampung Batik Semarang letaknya tidak jauh dari Hotel Horison NJ.

General Manager Hotel Horison NJ Aditya Maulana menjelaskan, pihaknya akan serius untuk ikut serta mengembangkan dan mempromosikan potensi kawasan Kota Lama, khususnya Kampung Batik Semarang sehingga semakin banyak traveler yang tertarik berkunjung ke Semarang.

“Hotel Horison NJ akan menggandeng Kampung Batik Semarang sehingga keberadaan Kampung Batik Semarang di Kota Lama akan semakin dikenal wisatawan yang datang ke Semarang,” katanya kepada patainanews.com, Minggu (30/4/2017).

Pesona Semarang di Jawa Tengah semakin meningkat sejak pemerintah menetapkan Joglosemar (Jogja, Solo, Semarang) termasuk dalam 10 Bali baru yang merupakan 10 destinasi wisata prioritas yang dikembangkan dan dipromosikan pemerintah hingga ke mancanegara sehingga Semarang menjadi destinasi wisata yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan Nusantara dan wisatawan mancanegara.

Sejumlah destinasi wisata menarik di Semarang, seperti Gereja Blenduk di kawasan Kota Lama, Lawang Sewu, dan Kelenteng Sam Poo Kong. Budaya Jawa juga masih terasa kental di Semarang. Ya, pariwisata dan budaya selama ini saling melengkapi guna mendukung target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia hingga 2019 mendatang. (Gabriel Bobby)

 





About author



You might also like

Culture

Batik Wistara, Melestarikan Nilai Luhur Masa Keemasan Majapahit

Berita Foto: Kerajaan Majapahit yang ada di Jawa Timur begitu dikenal di Nusantara pada masanya. Sosok Gajah Mada pun begitu melekat dengan Kerajaan Majapahit. Dan, cerita budaya yang menarik, seperti

Slideshow

Kementerian Pariwisata Raih PATA Gold Awards 2016 PATA

PATA Gold Awards 2016 (Ist) Kementerian Pariwisata berhasil mencetak prestasi yang membanggakan dunia pariwisata Indonesia lantaran sukses meraih PATA Gold Awards 2016. Keberhasilan itu dilansir PATA, organisasi pariwisata internasional yang

Slideshow

Maskapai Penerbangan Nasional Mengkhawatirkan

Ilustrasi Batik Air (Ist) Jasa moda transportasi udara selama ini masih menjadi andalan bagi wisatawan menuju destinasi wisata yang menarik. Namun, keselamatan penerbangan tentunya menjadi prioritas. Lembaga survei penerbangan dunia, AirlineRatings.com merilis

Culture

Astira Tampil Memikat dalam The Queen of Blambangan

The Queen of Blambangan (Ist) Sayu Wiwit adalah pewaris tahta Ratu Rempeg Jagopati, aturan terakhir Kerajaan Harimau Putih. Dia berjuang untuk kerajaannya melawan VOC. Emas dan Hitam dipilih untuk warna

Nature

Joglosemar Bisa Hasilkan 47 Juta Wisnus

Narasumber dalam diskusi dengan tema ‘Membangun Destinasi Berbasis Kompetensi Inti Daerah’ (Ist) Kementrian Pariwisata bersama Kadin Jawa Tengah, pemerintah provinsi Jawa Tengah dan Forum Bisnis Jawa Tengah (FBJT) mengadakan acara diskusi

Festival

2018, Malaysia Gandeng Kereta Wisata Promosikan Pariwisata Nusantara

Wisatawan menikimati kereta wisata (Ist) Manajemen PT KA Pariwisata mengaku akan ikut mempromosikan Wonderful Indonesia hingga ke mancanegara sebagau upaya mendukung pemerintah merealisasikan target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan