Universitas Ciputra Angkat Pamor Batik Banyuwangi

tari gandrung banyuwangi

Tari Gandrung Banyuwangi (Ist)

Kesuksesan Kampoeng Batik Laweyan hingga Kampoeng Batik Kauman di Solo menginspirasi Universitas Ciputra (UC) Surabaya untuk mengembangkan kampung wisata batik di Banyuwangi.

Dalam lima bulan ke depan, UC Surabaya akan membuat konsep kampung wisata batik di Banyuwangi. Tahapan selanjutnya yakni persiapan lahan yang diprediksi selama tujuh bulan.

Kemudian perencanaan bisnis pembangunan kampung wisata batik.

Dosen Universitas Ciputra Juliuska Sahertian dan Kepala Laboratorium Fashion Department Fabio Ricardo Toreh mengaku telah bertemu dan menyampaikan hal tersebut kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Inisiatif itu disampaikan Universitas Ciputra mengingat batik merupakan warisan leluhur yang sudah mendunia dan mendapat pengakuan UNESCO sejak 2 Oktober 2009 silam.

Di sisi lain, pariwisata Banyuwangi naik sangat pesat. Pendapatan per kapita Banyuwangi naik dari Rp21 juta tahun 2010 menjadi Rp39 juta pada tahun 2015 karena pariwisata.

“Kalau dua kekuatan ini digabungkan menjadi sebuah kampung wisata batik, hasilnya bisa dahsyat,” kata Juliuska dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Senin (13/6/2016).

Alasan lain memilih Banyuwangi lantaran perkembangan batik di daerah ini cukup signifikan. Industri kreatif berbasis fashion di Banyuwangi dinilai cocok dipadukan dengan pengembangan pariwisata.

Apalagi, daerah itu juga memiliki infrastruktur transportasi yang memadai dan dekat dengan Bali sebagai jantung utama pariwisata Indonesia.

Kampung wisata batik ini akan menjadi pusat pembelajaran, pengembangan, dan pemasaran batik. “Kampung wisata batik di Banyuwangi nantinya akan menjadi etalase semua jenis batik ramah lingkungan yang ada di Indonesia. Lengkap dengan ceritanya,” katanya.

Lebih lanjut, kampung wisata batik didesain sebagai bagian dari Program Wisata Inti Rakyat (PIR) yang untuk menghidupkan pariwisata pedesaan.

Pelaku usaha lokal akan diedukasi soal pembuatan batik ramah lingkungan hingga desain skema fesyen. Bupati Banyuwangi Azwar Anas merespons positif gagasan tersebut.

Menurutnya, adanya kampung wisata batik Banyuwangi bakal mampu mendorong tumbuhnya industri batik dan pariwisata di kabupaten berjuluk Sunrise of Java itu.

Namun, dia menekankan pengembangan industri batik di Banyuwangi harus tetap menempatkan UMKM lokal sebagai pilar utama melalui pendekatan pembukaan lapangan pekerjaan.

“Dengan dukungan Pemprov Jatim, tahun ini mulai dirintis Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan batik di Banyuwangi. Lalu, Oktober mendatang, Kementerian Perindustrian mengumpulkan pewarna alam se-Indonesia untuk ditampilkan di Banyuwangi. Kalau ditambah kampung wisata batik, Kreativitas pembatik lokal, mulai dari pengembangan motif hingga desain fashion, pasti akan tumbuh. Sekarang para perajin batik giat berproduksi karena laris seiring banyaknya wisatawan,” kata Anas.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi hal tersebut sebagai Pentahelix, gabungan lima unsur yang harus bersatu dan bergerak bersama-sama. Kelimanya yakni akademisi, business, community, government, dan media.

“Ketiga lima unsur ini bersatu, dan memiliki visi pariwisata, maka saya jamin sektor ini akan semakin kuat mengakar dan bisa diandalkan,” katanya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

World Heritage

Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan Infrastruktur Pulau Komodo‎

Presiden Jokowi (kemeja putih) (Ist) Taman Nasional Komodo Kebanggaan Indonesia Warisan dunia ‎ Mari jaga bersama Rawat bersama‎‎ ‎ Itulah torehan tulisan dari Presiden Jokowi pada sebuah plakat kain kanvas

Slideshow

PT JAS Layani VVIP Sultan Brunei ke Indonesia

Berita Foto: PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) melayani rombongan Sultan Brunei Darussalam HM Sultan Haji Hassanal Bolkiah yang berkunjung ke Indonesia, Rabu (2/5/2018) (Ist)

Festival

Berbagi Cerita tentang Lasem

Wartawan kompas.com Wahyu Adityo Prodjo (Ist) Lasem yang ada di Jawa Tengah selama ini dikenal dengan batik. Menariknya potensi pariwisata dan budaya di Lasem sudah lama dikenal wisatawan dan mengenai Lasem

Airlines

Slank Gelar Konser Sambut GMT 2016 di Palu

Ilustrasi GMT 2016 di Indonesia (Ist) Grup band papan atas, Slank, akan tampil menghibur wisatawan saat fenomena alam langka, gerhana matahari total (GMT) 2016 di Palu, Sulawesi Tengah. Hal tersebut

Indonesia itu Bagus

Menanti PESPARANI 2018 di Ambon

Pengurus LP3KN bertemu dengan Menteri AgamaLukman Hakim Saifuddin  beberapa waktu lalu (Ist) Apa bentuk event nasional dari umat Katolik di Indonesia dalam dalam rangka membina kerukunan dan menunjukkan bahwa bangsa

Destinations

Tiga Negara Potensial PATA Travel Mart 2016 di ICE

President/CEO PAT Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kiri) berpose bersama dengan Head of Sales and Marketing ICE Siti Karmila (tengah) dan President Director Deutshe Messe Venue Operations Aage Hansen (Ist) Tiga negara