Upaya RA Melestarikan Wastra Khas Nusantara yang Diminati Wisatawan

RA

Model mengenakan RA dalam Aline’s Kebaya adat Putri Solo dari Jawa Tengah (Ist)

Budaya khas Indonesia selama ini tak bisa dipisahkan dari beragam potensi pariwisata negeri ini sebab budaya asli Tanah Air tak bisa dipungkiri menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, khususnya turis asing untuk berkunjung ke Indonesia.

Menariknya budaya khas negeri ini juga begitu beragam, termasuk wastra tradisional khas Indonesia. Sebut saja batik yang sangat terkenal di dunia.

Dan, Rika Hermalin adalah sosok anak negeri yang begitu mencintai budaya Indonesia. Kecintaan akan kain tradisional khas Nusantara mengantar dirinya semakin serius bergelut dalam bisnis kain tradisional.

Rika, demikian ia kerap disapa menuturkan bahwa dirinya tertarik terjun melestarikan budaya Indonesia, utamanya dalam kain tradisional.

“Saya memutuskan sejak Maret 2010 untuk memulai terjun ke dunia kain tradisional Nusantara. Saya memulai dengan nama Aline’s selepas saya memutuskan mundur dari kantor tempat saya bekerja,” ucap Rika yang juga dikenal sebagai Rika Hardjopoespito ketika dihubungi patainanews.com, Jumat (3/2/2017).

Perempuan berparas manis ini menjelaskan bahwa Aline’s kini telah melakukan transformasi menjadi Rancangan Aline (RA) sejak 30 Januari 2017.

“RA buat saya menjadi induk dari Aline’s kebaya, Aline’s batik, dan lainnya yang merupakan kain tradisional Indonesia,” ujarnya ramah.

Alin, begitu sapaan lain dari Rika mengungkapkan, RA ada di Semarang, Jawa Tengah. Ia mengatakan, RA yang dimulai dari Aline’s dirintis mulai dari nol, bahkan sampai saat ini masih memakai sistem jemput bola untuk pelayanannya.

Perempuan yang terlihat low profile ini mengaku membangun RA sebagai bukti kecintaan dirinya pada dunia seni dan budaya serta fesyen, terutama kebaya sebagai busana nasional.

“Juga kain-khas khas Nusantara yg indah dan beragam. Saya ingin melestarikan budaya dan tradisi Indonesia, mengenalkan keindahan dan kekayaan Nusantara lewat karya hingga ke mancanegara sehingga nama Indonesia semakin dikenal di luar negeri secara positif sehingga wisatawan asing pun semakin banyak yang tertarik ke Indonesia,” paparnya penuh semangat.

Tak hanya itu, Rika juga memiliki jiwa kemanusiaan sebab melalui RA dirinya pun membuka peluang kerja baru. “Saya ingin memberikan kesempatan bagi orang lain untuk bisa bekerja mengembangkan RA. Saya jadi ingin membantu perajin-perajin kain tradisional Nusantara, seperti batik dan lurik sebab saya suka membeli kain-kain tradisional dari mereka,” urainya.

Alin berharap RA bisa berperan dalam berbagai aspek kehidupan di Indonesia sehingga bisa ikut serta berperan dalam peningkatan daya ekonomi masyarakat Indonesia.

“RA mendukung upaya pemerintah melakukan promosi budaya dan wisata Indonesia hingga ke mancanegara sehingga akan semakin banyak wisatawan asing ke Indonesia yang tertarik memakai kain tradisional khas Nusantara, seperti batik,lurik, dan songket” paparnya.

Rupanya Alin punya mimpi besar yang ia coba wujudkan, yakni bisa memiliki Galeri Budaya Nusantara yang merupakan menjadi wadah untuk beragam wastra tradisional khas Nusantara, seperti batik, tenun, tapis dan lainnya yang tersebar di berbagai daerah.

“Mimpi saya itu memang besar dan saya tengah kerja keras mewujudkan Galeri Budaya Nusantara,” katanya. Ya, Rika optimistis bisa memiliki Galeri Budaya Nusantara yang ada dibawah payung RA. (Gabriel Bobby)

 

 

 

 

                     

                       

 

 

About author



You might also like

Investments

Strategi Badan Usaha Pelabuhan Hadapi Konsesi

Diskusi Panel Persiapan BUP Dalam Menghadapi Konsesi Pelabuhan (Ist) Konsesi merupakan hak dan kewajiban bagi setiap perusahaan/badan yang akan membuka usaha di atas tanah milik negara. Dalam kurun waktu yang

Slideshow

Batik Fractal, Memanfaatkan Teknologi untuk Menembus Pasar Dunia

Batik selama ini dikenal sebagai warisan wastra Nusantara. Dan, sudah sepatutnya warisan wastra negeri ini terus dilestarikan generasi muda, bahkan tak salah jika ada yang memanfaatkan perkembangan teknologi tanpa mengurangi

Heritage

Dukung Batik Fractal di Brasil

Nancy Margried (Ist) Wastra tradisional warisan negeri ini, khususnya batik semakin diminati masyarakat dunia. Ya, kesadaran mengenakan batik semakin menguat sejak 2009 silam kain khas Indonesia ini telah secara resmi

Tour Package

Gabung dalam PATA Travel Mart 2016

PATA Travel Mart 2016 (Ist) PATA akan menggelar PATA Travel Mart 2016 di Indonesia. Dan, PATA Indonesia Chapter dipercaya menjadi tuan rumah untuk event pariwisata dunia ini. Adapun penyelenggaraan PATA

Investments

SD Darmono Tokoh Kawasan Industri Nasional

Chairman PATA Indonesia Chapter SD Darmono (kanan) (Ist) Bertempat di Sari Pan Pacific Hotel, Jakarta pada Kamis (17/12/2015), Founder dan Chairman PT Jababeka Tbk SD Darmono menerima anugerah bergengsi, yakni life

Slideshow

Mengenal Lebih Dekat Gifta Oktavia Rappe

Gifta Oktavia Rappe (Ist) Keberhasilan Hotel Neo Samadikun Cirebon menjadi hotel nomor satu dari 37 hotel yang ada dan tersebar di wilayah Cirebon, Jawa Barat selama tiga bulan versi TripAdvisor