Vynn Capital Ingin Bantu Bisnis Tradisional Indonesia ke Ekonomi Digital

WhatsApp Image 2018-04-30 at 20.11.59

Victor Chua (Ist)

Perusahaan Venture Capital asal negeri jiran, Malaysia, Vynn Capital diketahui tengah gencar menyasar startup di Asia Tenggara. Indonesia pun menjadi salah satu target negara yang akan didanai oleh perusahaan yang bermarkas di Kuala Lumpur.

Perusahaan tersebut didirikan Victor Chua yang sebelumnya menjadi Vice President di Gobi Ventures dan Darren Chua yang sebelumnya di IE Singapore. Adapun saat ini Vynn Capital memiliki tiga Advisor, yaitu perintis industri periklanan di Malaysia Tan Sri Vincent Lee, Chairman Jababeka Group SD Darmono dan CEO Pacific Asia Travel Association (PATA) Thailand Mario Hardy.

Victor menjelaskan keinginannya untuk membantu bisnis tradisional ke ekonomi digital. “Kami mencari perusahaan yang punya potensi menjadi besar, tidak harus unicorn seperti Go-Jek tapi harus yang bagus dan yang menurut kami bisa membawa dampak yang besar kepada ekonomi. Baik itu menciptakan lapangan pekerjaan maupun membawa kesempatan kepada bisnis lain”.

Victor menambahkan bahwa yang membedakan Vynn Capital dengan yang lain adalah fokus perusahaan kepada bisnis tradisional dan membawanya ke era ekonomi baru atau digital. “Kami juga mencari industri yang siap mengadopsi teknologi kami, dan di saat yang bersamaan para startup bisa menambah skill dan wawasan baru dengan investor kami yang tentunya sudah berpengalaman di bidang tersebut,” jelasnya.

Sinergi itu Penting

Kata sinergi menjadi salah satu keunggulan Vynn Capital dimana mereka berupaya menciptakan sinergi diantara para startup dan dalam waktu yang sama juga menciptakan sinergi antara startup dan investor.

“Sehingga terjadi ketertarikan di antara keduanya, dimana startup dapat belajar dari investor dan investor juga dapat belajar dari startup mengenai bagaimana menjalankan bisnis dengan cara yang baru,” ungkapnya. Lima industri yang disasar oleh Vynn Capital adalah travel, properti, FMCG, female economics (kosmetik, perawatan kulit dan yang berhubungan dengan woman life cycle) dan yang terakhir logistik atau enabler (fintech).

“Kami ingin para startup dari berbagai industri bisa berkolaborasi saling mendukung satu sama lain, kami juga ingin investor melakukan hal yang sama (dari berbagai spesialis industri namun bertukar pengalaman),” ujar Victor. (Gabriel Bobby/presidentpost.id)



About author



You might also like

Nature

Wisatawan Perancis Suka ke Samosir

Berita Foto: Akhir-akhir ini kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai objek wisata alam di Kecamatan Harian di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara semakin menunjukkan tanda menggembirakan. Seperti tampak pagi hari ini (23/2/2018)

Festival

Kepri Mendulang Wisman Singapura

Daya tarik wisatawan di Kepri (Ist) Bisnis pariwisata di Kepualauan Riau (Kepri) semakin bergairah. Salah satu yang membuat atmosfer itu bergairah adalah serangkaian events yang di-posting di akhir tahun 2016.

Festival

Adventure Gayeng, DPD ASPPI Jateng Gelar Bursa Wisata Indonesia

Press Conference Indonesia Travel Mart 2017 (Ist) Dewan Pengurus Daerah (DPD) ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) Jawa Tengah merencanakan menggelar Bursa Wisata Indonesia ke-4 pada November 2017 di Semarang, Jateng.

Airlines

Festival Pesona Bahari Pulau Kelapa Dua 2017 Kepulauan Seribu

Berita Foto: Kepulauan Seribu di DKI Jakarta termasuk dalam 10 Bali baru, destinasi wisata prioritas yang dikembangkan dan dipromosikan pemerintah hingga ke mancanegara. Daya tarik Kepulauan Seribu tak kalah dengan

Culture

Mandeh, ‘Raja Ampat’-nya Sumatera

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pesisir Selatan Zefnihan (paling kiri) berpose bersama Presiden Direktur PT Banten West Java Poernomo Siswoprasetijo (tengah) (Ist) Pantang hukumnya buat Menteri Pariwisata Arief

Travel Operator

Raja Salman Perpanjang Libur Tiga Hari di Bali

Raja Salman (Ist) Kabar Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud memperpanjang masa liburannya di Bali telah sampai ke Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Menurut Arief, keputusan Raja Salman memperpanjang