Wayang Palembang, Daya Tarik Turis Tiongkok ke Sumsel

irene

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camelyn Sinaga (kanan) bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist)

Pemerintah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sadar begitu besar potensi wisatawan Tiongkok yang suka jalan-jalan keliling dunia, termasuk ke Indonesia.

Ya, turis asal Tiongkok diketahui sebanyak 100 juta warga Negeri Tirai Bambu ini yang setiap tahun kerap berlibur ke luar negeri. Menariknya Sumsel pun tidak mau ketinggalan mengincar wisatawan asal Tiongkok untuk berkunjung ke Bumi Sriwijaya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camelyn Sinaga menjelaskan ketika dihubungi patainanews.com, Senin (5/9/2016), Wayang Palembang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatwan asal Tiongkok untuk berkunjung ke Bumi Sriwijaya.

Irene mengarakan, Sumsel berani membidik wisatawan Tingkok lantaran Bumi Sriwijaya ini memiliki kedekatan secara historis yang ditandai adanya beberapa lokasi wisata berlatar budaya negara Tirai Bambu itu.

“Pulau Kemaro selalu dipadati ribuan warga keturunan Tionghoa untuk merayakan Imlek karena ada Kelenteng Hok Tjing Rio dan berkembangnya legenda cari jodoh. Ini contohnya,” katanya.

Untuk itu, menurut Irene, saat ini Pemprov Sumsel tengah menggencarkan promosi wisata jalur sutra perjalanan Laksamana Cheng Ho.

Perempuan berparas manis ini menuturkan bahwa promosi itu dilakukan dengan mengunjungi kedutaan dan biro perjalanan untuk menginformasikan mengenai paket wisata jalur sutra ini.

Ia menerangkan, pada tahun ini Sumsel menargetkan jumlah kunjungan wisatawan China naik 10 persen dari capaian tahun 2014 silam, yakni berkisar 8.000 orang.

“Hampir seluruh negara di Asia membidik wisatawan asal Tiongkok tapi Kota Palembang memiliki daya tarik sendiri karena dalam sejarah disebutkan menjadi tempat persinggahan Laksamana Cheng Ho hingga tiga kali,” tuturnya.

Adapun Kota Palembang memiliki sejumlah potensi wisata, yakni wisata religi, wisata kuliner, wisata belanja, dan wisata sejarah.

Ya, Pemprov Sumsel menargetkan peningkatan jumlah wisatawan sebanyak 10 persen pada tahun ini setelah pada 2015 lalu mencapai 5.753.280 wisatawan.

Sedangkan wisatawan mancanegara berjumlah 48.321 orang atau naik 49,30 persen dari tahun 2014 yakni 32.365 wisman. (Gabriel Bobby)





About author



You might also like

Heritage

Aneka Ragam Budaya, Daya Tarik Turis Asing ke Indonesia

Welcome Dinner Putri Pariwisata Indonesia 2016 (Ist) Keanekaragaman budaya negeri ini menjadi daya tarik paling besar bagi turis asing untuk berkunjung ke Indonesia. Demikian penjelasan Esthy Reko Astuti, Deputi Bidang

Heritage

Pariwisata Swiss van Java Bakal Mendunia

Menteri Pariwisata Arief Yahya membuka Gebyar Pesona Budaya Garut 2018 didampingi Pjs Bupati Garut Koesmayadi Tatang Padmadinata dan Wakil Ketua Komisi X DPR Ferdiansyah di Garut, Kamis (22/2/2018) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya

Slideshow

Kereta Kencana Singa Barong, Daya Tarik di Keraton Kasepuhan Cirebon

Kereta Kencana Singa Barong Keraton Kasepuhan Cirebon menjadi daya tarik tersendiri bagi destinasi kota Cirebon, Jawa Barat. Kota Sedulur Kabeh ini benar-benar memanfaatkan Keraton Kasepuhan Cirebon untuk menarik minat wisatawan

Tour Package

Pentingnya Sinergi Pentahelix Majukan Pariwisata Indonesia

Peserta Munas GIPI (Ist) Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) I GIPI 2016 dengan tema ‘Penguatan Organisasi GIPI dalam Kolaborasi Pentahelix untuk Mencapai Target Kunjungan 20 Juta

Culture

Danau Toba Miliki Toilet Berkelas Bintang Lima

Toilet Bersih Bintang Lima di sekitar kawasan wisata Danau Toba (Ist) Toilet di sekitar destinasi Danau Toba sudah mulai berubah wajah. Pengolahan waste–nya menggunakan biotank yang ramah lingkungan. Kompositnya ditata

Slideshow

Bersama Meningkatkan Industri Pariwisata Menuju 20 Juta Kunjungan Wisman di 2019

Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) bersama Presiden Jokowi (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya yang diwakili oleh Sekretaris Kementerian Ukus Kuswara membuka sekaligus memberi sambutan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gabungan