Wisata Bahari Ala TNI AL Meriahkan HPN 2016

kapal rumah sakit

KRI Soeharso (Ist)

Persiapan Hari Pers Nasional (HPN) 2016 yang akan berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 6-9 Februari 2016 mendatang terus dilakukan, baik Panitia Pusat HPN 2016 maupun Panitia Daerah.

Salah satu kegiatan yang akan menarik perhatian insan pers adalah pelayaran dari Surabaya menuju Lombok dengan menggunakan salah satu kapal perang kebanggaan TNI-AL, yakni KRI Soeharso dengan nomor lambung 990 yang akan berlayar dari tanggal 4 hingga 6 Februari dan diikuti perwakilan dari PWI seluruh Indonesia.

“Dalam pelayaran nanti, berbagai kegiatan akan dilakukan di atas kapal KRI Soeharso seperti seminar dan berbagai pelatihan,” ujar Panitia HPN 2016 Chelsia ketika berkunjung ke KRI Soeharso di Pangkalan Ujung Surabaya, Jawa Timur, Selasa (24/11/2015).

Adapun kunjungan Panitia HPN 2016 ke KRI Soeharso diterima langsung oleh Asisten Operasi Panglima Armatim, Kolonel Laut (P) Maman Firmansyah, Asiten Intelijen Pangarmatim Kolonel Laut (T) Yanuar AL, Dansat Kapal Bantu Kolonel Laut (P) Fadelan, Dan KRI Soeharso Letkol Laut (P) Ashari alamsyah, dan Kadispen Armatim Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman.

“Apapun bisa dilakukan di atas KRI Soeharso, apalagi untuk kegiatan bakti sosial karena KRI Soeharso merupakan kapal rumah sakit milik TNI AL yang setara dengan Rumah Sakit Type B,” jelas Asops Pangarmatim Kolonel Laut (P) Maman Firmansyah.

Sementara Ketua Panitia HPN 2016 Bidang Bakti Sosial M Nasir menjelaskan bahwa dalam penyelenggaraan HPN di Lombok akan diselenggarakan bakti sosial berupa Operasi Mata Katarak di Bima dan Mataram, operasi bibir sumbing, dan juga sunatan masal.

“Kami berharap KRI Soeharso juga dapat mengambil peran dalam bakti sosial bagi masyarakat NTB,” harap M Nasir yang juga Director of Kompas Humanitarian Fund. KRI dr Suharso-990 semula bernama KRI Tanjung Dalpele-572, yang lalu diubah menjadi kapal rumah sakit.

Kapal ini merupakan kapal kelas Landing Platform Dock sepanjang 122 meter berbobot mati sekitar 11.000 ton yang geladak apronnya mampu menampung tiga helikopter ringan dan sudah digunakan berbagai kegiatan kemanusiaan keliling Nusantara. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Slideshow

Menparekraf Wishnutama Sebut Perlunya Kreativitas untuk Kelola Daya Tarik Wisata

Menpar Arief Yahya periode 2014-2019 sertijab ke Menparekraf Wishnutama Kusubandio periode 2019-2024 Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Kabinet Indonesia Maju Wishnutama Kusubandio menyebut perlunya kreativitas untuk mengelola daya tarik

Destinations

Menanti Menteri Pariwisata Hadir di Festival Budaya Lembah Baliem ke-27

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Festival Budaya Lembah Baliem di Wamena, Jayawijaya di Papua disebut sebagai festival tertua di bumi Cendrawasih. Hingga tahun lalu penyelenggaraan ke-26, ironisnya belum pernah satu

Nature

Kegembiraan HUT ASITA ke-48

Ketua DPD Asita DKI Hasiyanna S Ashadi memotong tumpeng (Ist) Perayaan HUT ASITA yang ke -48, ASITA DKI Jakarta pun mengadakan serangkaian acara yang gerak jalan sehat yang dimulai dari

Hotel

Festival Pasir Putih, Samosir Target 1000 Wisatawan Mancanegara

Tonggo Raja, yakni pertemuan dengan para tokoh masyarakat dan raja adat dari lima desa Kawasan Pasir Putih Parbaba (Ist) Pemerintah kabupaten Samosir di Sumatera Utara menargetkan bisa mendatangkan 1000 wisatawan

Cuisine

Selepas Paskah, Jumlah Penumpang Pelabuhan Maumere Melonjak

Suasana penumpang di Pelabuhan Maumere (Ist) Puncak arus balik usai perayaan Hari Raya Paskah terjadi di Pelabuhan L Say, Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (29/3/2016).  Umat Katolik asal Nusa Tenggara

Airlines

Turis Belanda Pilih Grand Rocky Hotel di Bukittinggi

Jam Gadang di Bukittinggi  Wisatawan asal Eropa, khususnya Belanda dan Belgia akan memilih Grand Rocky Hotel ketika traveling ke Bukittinggi. Hal tersebut disampaikan Buyung, Residence Grand Rocky Hotel Bukittinggi ketika