Wisata Bahari Mendorong Pertumbuhan Perekonomian Nasional

taka-bone-rate-national-park

Taman Nasional Taka Bonerate

Potensi wisata bahari di negeri ini memang menakjubkan. Tak ada yang meragukan kekayaan bahari Indonesia yang luar biasa indah. Deretan pantai berpasir putih, ikan dan spesies laut yang beragam, aneka jenis terumbu karang, bahkan beragam sumber mineral bernilai ekonomis pun terkandung di negeri bahari ini.

Dan, kekayaan wisata bahari Indonesia mendapat perhatian serius banyak pihak sebab wisata bahari dijadikan andalan oleh pemerintah dalam merealisasikan target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara hingga 2019 mendatang.

“Sebagai bagian dari pergerakan kepariwisataan di Indonesia, maka kepariwisataan bahari merupakan salah satu sektor penting yang menunjang perekonomian Indonesia dan konservasi di Indonesia,” tutur Indar Aminuddin, Marine Tourism Coordinator WWF Indonesia ketika dihubungi patainanews.com, Jumat (28/8/2015).

Indar menjelaskan, berdasarkan data World Travel Monitoring Forum, kepariwisataan Indonesia masuk dalam 13 negara yang mengalami perkembangan pariwisata tercepat di dunia.

“Pariwisata memberikan kontribusi US$ 43,5 juta pada 2013 lalu dan mendorong terbukanya lapangan kerja terhadap 6,5 persen penduduk,” urainya.

Ia mengemukakan bahwa pasar besar kepariwisataan Indonesia diminati turis asal Singapura, Malaysia, Jepang, Korea, Taiwan, Australia, dan Amerika Serikat yang juga disukai wisatawan dari kawasan Eropa, terutama dari Inggris, Perancis, Jerman, dan Belanda.

“Sebagian besar aktivitas kepariwisataan bahari masuk dalam lingkup the Coral Triangle, sebuah bentang laut yang memayungi Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Timor Leste, dan Kepulauan Salomon,” ucapnya.

Adapun kawasan ini ramah bagi 76 persen spesies karang di dunia lantaran ada enam dari tujuh spesies penyu laut, dan bagi 2.228 spesies ikan karang. “Kepariwisataan di wilayah The Coral Triangle telah mengkontribusikan sekitar US$ 12 juta melalui pergerakan kepariwisataan di Raja Ampat, Pulau Komodo, dan atau Sipadan,” ujarnya.

Sementara, lanjutnya, di luar dari The Coral Triangle, negeri ini adalah wilayan kepulauan yang menunjukkan kelasnya di dunia perairan. Menariknya jumlah wisatawan dengan gaya hidup hijau mengalami pertumbuhan jumlah di seluruh dunia.

“Kepariwisataan bergerak kini dari masif ke minat khusus, dimana wisatawan rata-rata berpendidikan cukup, memiliki kemampuan ekonomi untuk menjelajahi wilayah remote sekalipun dan mereka memiliki komitmen untuk ikut berkontribusi terhadap konservasi,” jelasnya.

Semua data ini, lanjutnya, menunjukkan betapa terbukanya peluang untuk mengembangkan kepariwisataan bahari di Indonesia. (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Slideshow

Gunung Bromo Menang di PATA Gold Award 2015

Gunung Bromo di Jawa Timur Pacific Asia Travel Association (PATA) dengan bangga mengumumkan pemenang dari 2015 PATA Grand and Gold Awards lantaran ajang bergengsi ini didukung dan disponsori oleh Kantor

Nature

Lombok yang Terus Dipromosikan

Rombongan ASITA DKI Jakarta dan ASITA Jawa Tengah di Lombok (Ist) Pasca gempa bumi, pariwisata di Nusa Tenggara Barat, utamanya di Lombok terus dipromosikan agar wisatawan Nusantara dan wisatawan mancanegara

Tourism

Wonderful Tanjung Lesung

Tanjung Lesung mendukung Post Tour AJTM ke TMII (Ist) Tanjung Lesung, Banten, destinasi wisata di Indonesia yang termasuk 10 Bali baru diperkirakan akan semakin dikenal di dunia, khususnya Eropa lantaran

Culture

Mendorong UKM Perempuan Indonesia Tampil di Inggris

Press conference SheTrades Global 2018 di Sarinah, Jakarta (Ist) Womanpreneur Community (WPC) berharap UKM perempuan yang tersebar di Indonesia yang memiliki orientasi ekspor bisa ikut partisipasi dalam SheTrades Global 2018

Culture

Pemerintah Kembangkan UKM Dukung Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (jas hitam) (Ist) Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sepertinya tak bisa dilepaskan dari sektor pariwisata nasional. Dan, pemerintah akan mengembangkan UKM guna mendukung bidang pariwisata di

Slideshow

NTB Kian Dilirik Investor

LA Hadi Faishal (Ist) Pariwisata semakin menjadi primadona di Nusa Tenggara Barat (NTB). Investor pun semakin tertarik untuk membangun hotel di Lombok. “Ini di luar dugaan saya. Begitu gencarnya investor