Wisata Bahari Tema PATA Travel Mart 2016

pata dan menteri pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya (keempat dari kiri) berfoto bersama dengan PATA Internasional dan PATA Indonesia Chapter 

Wisata bahari yang menjadi andalan pemerintah dalam upaya merealisasikan target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan asing hingga 2019 mendatang akan semakin dipertegas dalam PATA Travel Mart 2016 lantaran Kementerian Pariwisata mengusung tema wisata bahari dalam event bursa pariwisata dunia tersebut.

“Untuk temanya lebih mengangkat ke maritim dan tourism, dimana wisata bahari harus lebih besar pertumbuhannya sehingga tema maritim akan cocok di Jakarta,” ucap Menteri Pariwisata Arief Yahya saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Adapun pemerintah menyatakan dukungan penuh untuk DKI Jakarta menjadi tuan rumah PATA Travel Mart 2016. Kegiatan berskala internasional yang digelar setiap tahun ini akan diselenggarakan pada 7-9 September 2016.

Kendati masih tahun depan, namun Kementerian Pariwisata, Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter dan pemerintah provinsi DKI Jakarta sudah mulai menjalin kerja sama guna mensukseskan acara berkelas dunia ini demi mendorong potensi pariwisata nasional dikenal hingga ke mancanegara.

“Kegiatan PATA Travel Mart ini adalah kegiatan hard selling. Kita harus menjual produk-produk pariwisata kita. Ini kesempatan bagi para pelaku usaha pariwisata untuk bertransaksi dengan para buyer dari luar negeri,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Kegiatan PATA Travel Mart akan diikuti oleh ribuan pelaku usaha dari ratusan negara anggota PATA di seluruh dunia. Event ini merupakan bursa pariwisata tahunan yang murni perdagangan business to business (B to B) terbesar di kawasan Asia Pasifik.

Sementara Chairman PATA Indonesia Chapter SD Darmono mengemukakan bahwa PATA Indonesia Chapter akan bekerja keras menyiapkan stakeholder pariwisata agar siap menyambut buyer dari luar negeri.

Darmono juga menjelaskan tiga tugas utama yang harus dilakukan PATA Indonesia Chapter menjelang PATA Travel Mart 2016. “Kita ada tiga tugas utama, pertama, manghubungi cabang PATA di 189 negara agar menyiapkan buyer yang kompeten. Kedua, kita mengadakan banyak MoU dengan asosiasi-asosiasi pariwisata seperti ASITA dan PHRI agar mereka menyiapkan produknya. Terakhir, memberi pendidikan kepada para kepala daerah, baik Gubernur, Bupati, dan Walikota agar siap menyambut wisatawan mancanegara dari luar negeri,” tuturnya. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

World Heritage

patatravelmart2016.com, Pusat Informasi PATA Travel Mart 2016

President/CEO PAT Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kiri) berpose bersama dengan Head of Sales and Marketing Siti Karmila (tengah) dan President Director Deutshe Mess Venue Operations Aage Hansen (Ist) PATA Indonesia Chapter

All About Indonesia

Pelindo III Ajak Siswa SMA Peduli Pelabuhan di Daerah

Penyampaian materi oleh narasumber Pelindo III Goes to School (Ist) Bagaimana jika ada kapal yang mogok di pelabuhan? Bagaimana menangani kapal yang tenggelam di pelabuhan? Apa keistimewaan Pelindo ketimbang kompetitornya? Itulah

Heritage

Stasiun Tugu Yogyakarta Punya Ruang Tunggu Eksekutif

Berita Foto: Anggrek Executive Lounge ada di Stasiun Tugu Yogyakarta yang menyediakan fasilitas ruang tunggu bagi penumpang keberangkatan dan kedatangan Kereta Api, baik eksekutif, bisnis dan ekonomi.    Adapun penumpang

Tourism

Turis India Penting untuk Pariwisata Indonesia

Seminar bertajuk The Power of Guerilla Tourism & Hospitality Networking yang diselenggarakan TTC Travel Mart di Jakarta, Sabtu (10/12/2016) (Ist) Wisatawan asal India dinilai punya penting bersama turis asal Tiongkok

Slideshow

Sedulur Jokowi Gelar Bukber dengan Yatim Piatu dan Kaum Duafa

Foto bersama Sedulur Jokowi dengan yatim piatu dan kaum duafa (Ist) Serangkaian program Sedulur Jokowi terus digulirkan di kalangan masyarakat, seperti bersih lingkungan, umrah gratis bagi korban travel nakal, pemberian

Indonesia itu Bagus

Moeldoko Apresiasi Tim Putri Pendaki Tujuh Puncak Dunia

Moeldoko (kedua dari kanan) (Ist) Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meemberikan apresiasi perjuangan dua pendaki mahasiswi tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala-Universitas Parahyangan Bandung (WISSEMU), Fransiska Dimitri Inkiriwang