Wisata Belanja Indonesia Jadi Incaran Warga Malaysia

WhatsApp Image 2018-03-18 at 12.54.22

Suasana MATTA Fair 2018 (Ist)

Penyelenggaraan Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Fair 2018, pameran pariwisata terbesar di Malaysia rupanya menuai hasil positif. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama industri-industri ternama dari Indonesia gencar berpromosi menawarkan berbagai paket wisata dan penawaran yang menarik dalam event tahunan tersebut.

Para pengunjung yang mayoritas berasal dari Malaysia dikenal sangat menyukai wisata belanja. Secretary Tourism Officer Johor Mohd Azhari Bin Abu Bakar menegaskan, Indonesia memiliki semua yang menjadi hobi dan kesukaan wisatawan dari Malaysia.

“Karakternya orang Malaysia suka belanja atau shopping, dan luar biasanya Indonesia justru punya semuanya,” ujar Azhari ketika ditemui di sela-sela pembukaan Matta Fair 2018. Indonesia, lanjutnya, telah memiliki banyak akses sehingga memudahkan wisatawan asal Malaysia untuk berwisata ke kota-kota di Indonesia.

“Kondisi sekarang akses ke Indonesia juga sudah mulai mudah, kita bisa ke Jakarta dulu, baru ke kota-kota lain. Kami juga bisa ke Batam terlebih dahulu baru ke kota-kota lain. Jadi, Indonesia kini banyak bandara yang menjadi penghubung. Itu mempermudah kami berwisata, dan memilih tujuan,” kata Azhari dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Pria yang hari itu menggunakan peci dan baju khas Malaysia itu juga menjelaskan bahwa Indonesia selain punya banyak mal untuk wisata belanja, juga memiliki alam yang indah, wisata buatan yang berkelas dan budaya yang menarik.

Hal senada diungkapkan oleh industri asal Malaysia, Beststar Travel. Industri kelas kakap asal negeri jiran itu bahkan setiap bulannya memboyong wisatawan asal Malaysia sebanyak 300 orang yang terbagi menjadi lima rombongan.

“Saya sudah membawa mereka semua ke Bandung, Yogyakarta, Medan, Padang, Batam, Jakarta, Bogor, dan Bali. Sepulang dari Indonesia, wisatawan yang kami bawa happy sekali,” kata Marketing Executive Beststar Travel Zulkarnain Bin Ahmad.

Selain fasilitas belanja yang lengkap, wisatawan asal Malaysia juga sangat menyukai keindahan alam Indonesia yang menakjubkan. ”Alam Indonesia membuat kami tenang. Kami enjoy dan hilang semua penat. Indonesia punya alam yang indah, sejuk bahkan masih sangat alami, tak bosan-bosan saya ke sana,” kata Zulkarnain.

Beststar Travel bahkan sudah menjalin kerja sama dengan Malaysia Airlines, Air Asia, Lion Air, dan Garuda Indonesia untuk paket-paket yang ditawarkan kepada wisatawan asal Malaysia. Sementara Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang menilai Indonesia secara positif.

Indonesia siap dengan wisata apapun termasuk wisata belanja. ”Silakan datang. Jangan khawatir, Jakarta punya segudang mal yang berkelas dan berskala dunia, dengan barang-barang branded yang original. Jangan khawatir, Jakarta punya semua, Bandung juga punya ratusan mal, di daerah lain juga malnya sudah bagus,” kata Pitana.

Asisten Deputi Pemasaran I Regional II Kemenpar Sumarni menambahkan, Indonesia memiliki 300-an mal dengan berbagai brand mulai brand kelas atas hingga menengah. Seluruh mal di Indonesia juga memiliki kualitas yang sangat baik.

“Contohnya saja Gandaria City yang punya luas 95.000 meter persegi (M2) Nett Rentable Area (NRA), Kota Kasablanka Jakarta dengan luas 115.000 M2 NRA, St Moritz mal dengan hamparan luas 129 ribu M2. Mal yang terbesar di Indonesia itu semua ada di Jakarta, silakan kunjungi negara kami,” ujar Sumarni.

Sumarni menambahkan, pertumbuhan mal di Indonesia sangat bagus dan tersedia bagi kelas menengah maupun kelas atas. ”Untuk urusan Muslim Friendly, mal kita juga ready banget. Silakan tengok Musholla tempat ibadah semua ada, tempat wudhu bersih, sajadah wangi serta Musholla yang dingin dengan fasilitas AC. Juga sangat Halal karena wanita dan pria dibedakan tempat shalatnya. Kami jamin Malaysia yang mayoritas muslim akan terkesan dengan mal di Indonesia. Tentu saja, alam kami juga oke banget,” ujarnya.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjelaskan, portofolio pariwisata ada tiga, yakni wisata alam atau nature (35%), wisata budaya atau culture (60%), dan wisata manmade atau buatan (5%). Tentunya porsi tersebut berbeda di setiap destinasi wisata.

Lantas, di mana letak wisata kuliner dan shopping? “Culinary and shopping itu ada di wisata budaya. Kuliner itu produk budaya, sudah dibuat lama, turun temurun, ratusan bahkan ribuan kali dimodifikasi berdasarkan selera customers,” kata Menpar Arief.

Ia melanjutkan, setiap destinasi pariwisata setidaknya harus memiliki wisata belanja dan wisata kuliner yang menjadi satu paket. “Karena memang ada karakter wisatawan mancanegara yang setiap berwisata itu mensyaratkan harus ada kuliner dan belanja,” kata Menpar Arief Yahya.

Kementerian Pariwisata mempromosikan Wonderful Indonesia sebagai tuan rumah event berskala internasional dalam MATTA Fair 2018 sebagai upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) untuk mendukung pencapaian target 20 juta kunjungan wisman 2019 mendatang.

Strateginya melalui promosi berkelanjutan terhadap event Asian Games 2018 yang berlangsung Agustus mendatang dan event Annual Meeting IMF – World Bank pada Oktober 2018. Ajang MATTA Fair yang berlangsung pada 16-18 Maret 2018 merupakan sarana bagi Kemenpar untuk gencar mempromosikan dua event besar tersebut.

Sejumlah paket tur disiapkan untuk Asian Games 2018 dalam event MATTA Fair 2018 dan memasang logo IMF – World Bank untuk meningkatkan awareness masyarakat internasional. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Festival

Cruise Silver Discoverer Bawa Wisatawan Mancanegara ke Tanjung Lesung

Cruise Silver Discoverer (Ist) Cruise Silver Discoverer yang membawa wisatawan mancanegara dari 30 negara mengunjungi Tanjung Lesung di Pandeglang, Banten, Kamis (13/9/2018). Wisatawan mancanegara di Tanjung Lesung (Ist) Informasi yang

Nature

Bali Semakin Siap untuk Cruise

Kapal pesiar sandar di Pelabuhan Benoa, Bali (Ist) Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menggelar Rapat Koordinasi Infrastruktur prototype/pilot project Benoa Port. Sebagai upaya memenuhi target kunjungan wisata, pemerintah terus meningkatkan pembangunan

Tour Package

Kampung Budaya Ramah Anak Lestarikan Batik

Pameran Lukisan dan Membatik di Kampung Budaya Ramah Anak (Ist) Kain tradisional khas Nusantara, seperti batik memang terus dilestarikan masyarakat Indonesia sebab wisatawan menyukai batik.  Tak ketinggalan Halimah Munawir yang

Slideshow

Merawat Keberagaman di Banyuwangi

Ilustrasi Gua Natal Gereja Katolik (Ist) Perayaan Natal 25 Desember 2016 di Indonesia belum usai. Ada cerita menarik di Banyuwangi, Jawa Timur saat malam Natal yang disampaikan umat Katolik di

Slideshow

‘Auri Jaya Cocok Pimpin SMSI Pusat’

Teguh Santosa (Ist) Pendiri Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Teguh Santosa menegaskan, sosok Auri Jaya paling tepat untuk memimpin SMSI Pusat. Hal ini disampaikan Teguh saat memberikan kata sambutan pada

Heritage

Ethnic on Stage, Melestarikan Budaya Bangsa

Terdorong keinginan kuat untuk mengangkat dan memajukan kain tradisional yang bernuansa etnik sebagai kekayaan masyarakat dan bangsa Indonesia, maka perancang busana Lindy Ann Umarhadi memutuskan menggelar pergelaran tunggal perdana dengan