Wisata Halal Kebanggaan Indonesia

penerima awards 2016

Penerima World Halal Tourism Awards 2016 (Ist)

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama CEO International Travel Week Abu Dhabi Andy Buchanan menyerahkan piagam penghargaan World Halal Tourism Awards (WHTA) 2016 kepada Gubernur dan Bupati mewakili 12 pemenang WHTA 2016 dari Indonesia.

Keberhasilan dalam meraih 12 penghargaan World Halal Tourism Awards (WHTA) 2016, menurut Menpar Arief Yahya, semakin menguatkan posisi Indonesia sebagai destinasi wisata halal kelas dunia dan akan mempermudah dalam mencapai target 5 juta wisman muslim serta meningkatkan indeks daya saing kepariwisataan GMTI (Global Muslim Travel Index) yang saat ini berada di ranking 4 agar menjadi ranking 1 pada 2019 mendatang.

Menpar Arief Yahya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal (TP3H) yang dalam dua tahun berturut-turut berhasil meraih penghargaan wisata halal internasional bergengsi tersebut.

“Bila pada WHTA 2015 untuk pertama kalinya ikut kita meraih 3 award, pada WHTA 2016 kita berhasil menyabet 12 award dari 16 kategori yang dilombakan. Kemenangan ini mendongkrak level 3 C; confidence atau rasa percaya diri internal, credible atau semakin dipercaya orang eksternal, dan calibration dalam mendekatkan pada standar global di antaranya ditetapkan dalam target wisata halal 2019 mendatang,” kata Arief Yahya seraya mengingatkan bahwa Indonesia saat ini tengah mengejar ketertinggalannya dari negara kompetitor yakni Malaysia, Thailand, dan Singapura yang tahun 2015 lalu meraih kunjungan wisman muslim masing-masing sebanyak 6,1 juta, 4,8 juta, dan 3,6 juta sedangkan Indonesia 2,2 juta wisman.

“Target kita 5 juta wisman muslim pada 2019 sehingga terbuka kemungkinan dapat mengalahkan Malaysia yang saat ini GMTI-nya di ranking 1 serta mengalahkan Thailand dan Singapura,” kata Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Rabu (21/12/2016).

Kemenangan di ajang WHTA 2016, menurut Arief Yahya, bukan akhir dari perjalanan menuju best halal, tetapi justru awal mula membangun ekosistem baru wisata halal yang akan memberikan kontribusi besar dalam pencapaian target 20 juta wisman pada 2019.

“Selamat buat para pemenang dan terima kasih banyak buat para voters Merah Putih yang kompak dan netizen kita yang punya spirit nasionalisme tinggi untuk menunjukan sebagai bangsa pemenang,” kata Arief Yahya.

Sementara Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal (TP3H) Riyanto Sofyan mengatakan, para pemenang WHTA 2016 adalah sebagai pemenang Kompetisi Pariwisata Halal Nasional (KPHN) 2016 yang diselenggarakan pertama kali oleh Kemenpar bersama TP3H pada April-Agustus 2016.

“Prestasi yang diraih di tahun 2016 ini harus dipertahankan dan jika perlu pada 2017 mendatang kita harus sapu bersih semua kategori. Memang berat apalagi mempertahankan itu sangat sulit, karena itu kita harus bekerja lebih keras lagi. Kita juga tidak bisa sekadar mengejar award, medali atau penghargaan, yang paling penting adalah kualitas pariwisata halal di negeri kita harus bagus dan apakah pariwisata halal kita mampu membuat para calon wisatawan asing tertarik untuk berwisata ke Indonesia? Ini yang paling menantang,” kata Riyanto Sofyan.

Adapun ajang WHTA 2016 berlangsung di Abu Dhabi, UEA pada 24 Oktober hingga 25 November 2016, sedangkan pengumuman dilansir melalui website resmi http://itwabudhabi.com/halal-awards/2016-winners.html pada Rabu, 7 Desember 2016, pukul 21.30 WIB.

Penghargaan yang diterima Indonesia sebagai berikut: 1. World’s Best Airline for Halal Travellers (Garuda Indonesia); 2. World’s Best Airport for Halal Travellers (Sultan Iskandar Muda Internasional Airport, Aceh); 3. World’s Best Family Friendly Hotel (The Rhadana Kuta, Bali); 4. World’s Most Luxurious Family Friendly Hotel (The Trans Luxury Bandung); 5. World’s Best Halal Beach Resort (Novotel Lombok Resort and Villas); 6. World’s Best Halal Tour Operator (ERO Tours Sumatera Barat); 7. World’s Best Halal Travel Website (www.wonderfullomboksumbawa.com); 8. World’s Best Halal Honeymoon Destination (Sembalun Valley Region, Nusa Tenggara Barat); 9. World’s Best Hajj & Umrah Operator (ESQ Tours and Travel); 10. World’s Best Halal Destination (Sumatera Barat); 11. World’s Best Halal Culinary (Sumatera Barat); dan 12. World’s Best Halal Cultural Destination (Aceh). (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Investments

NTB Kian Dilirik Investor

LA Hadi Faishal (Ist) Pariwisata semakin menjadi primadona di Nusa Tenggara Barat (NTB). Investor pun semakin tertarik untuk membangun hotel di Lombok. “Ini di luar dugaan saya. Begitu gencarnya investor

Slideshow

Syuting Film di Destinasi Wisata

Film Pinky Promise (Ist) Film Pinky Promise bercerita tentang kehebatan perempuan dan kekuatan persahabatan dalam menghadapi kehidupan.  Film yang disutradarai Guntur Soeharjanto itu akan diputar di bioskop Indonesia mulai 13

SightSeeing

Sinergi untuk PATA Travel Mart

Manajemen ICE yang diwakili Head of Exhibition Sales Hendrik Engelking (kiri), dan Head of Sales and Marketing Siti Karmila (ketiga dari kiri), serta President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (batik) berfoto

World Heritage

Pentingnya Media Sosial untuk Promosi Pariwisata Indonesia

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (paling kanan) (Ist) Media sosial pada masa kini tak bisa dipungkiri tak bisa dipisahkan bagi kaum milenial. Bahkan, promosi pariwisata Indonesia kini juga mengandalkan

Airlines

Diskon Khusus 20% Ikut PATA Travel Mart 2016

PATA Travel Mart 2016 (Ist) Dapatkan diskon khusus 20% bagi pelaku bisnis pariwisata Indonesia untuk mengikuti PATA Travel Mart 2016 hingga Jumat, 22 Juli 2016. Penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016

Slideshow

Memotret Indonesia lewat Museum

JJI di Museum Wayang (Ist) Mentari pagi menyambut kedatangan komunitas Jalan Jalan Indonesia (JJI) di kawasan Kota Tua Jakarta. Bangunan Museum Fatahillah tampak kokoh di tengah begitu ramainya wisatawan Nusantara