Wisata Spiritual Dikembangkan di Indonesia

WhatsApp Image 2017-03-20 at 11.51.03

Acara wisata spiritual (Ist)

Enam agama utama yang ada di Indonesia bersanding erat dengan kepercayaan dan kearifan lokal yang menjadikan Nusantara ini dikenal sebagai negara yang majemuk.

Maka, tak heran bila Indonesia disebut berpotensi sebagai destinasi wisata spiritual, tak hanya wisata religi. “Wisata terbesar di dunia adalah wisata spiritual, dan Indonesia punya bidang ini. Maka dari itu saya berinisiatif untuk melaksanakan acara ini untuk keharmonisan dan kedamaian dunia. Indonesia memiliki banyak hal yang bisa disumbangkan pada dunia, juga untuk membawa orang ke sini mengembangkan ekonomi lewat pariwisata spiritual,” tutur Founder Jababeka Group SD Darmono dalam pembukaan Seminar Mengembangkan Pariwisata Berbasis Budaya & Spiritual di Menara Batavia, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Kendati demikian, menurut Darmono, wisata spiritual di Indonesia masih kurang tergarap. Malahan lebih banyak orang Indonesia yang berwisata ziarah ke luar negeri ketimbang di dalam negeri. “Ini yang harusnya kita pikirkan secara serius agar orang dapat berwisata spiritual, kemudian budaya, dan dapat mendorong ekonomi dan lapangan pekerjaan,” sebut Darmono.

Salah satu wisata spiritual Indonesia yang paling dikenal di Indonesia adalah Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Namun, potensi Candi Borobudur sebagai wisata spiritual masih kurang dibanding Angkor Wat dari Kamboja.

Data Kementerian Pariwisata menyebutkan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara ke Angkor Wat pada 2014 silam mencapai 2,5 juta orang. Sedangkan kunjungan wisman ke Candi Borobudur pada periode yang sama adalah sekitar 300.000 orang.

“Kita lihat Angkor Wat lebih dulu mempromosikan, kemudian tak jauh dari Angkor Wat ada Kota Siam Riep. Jadi seharusnya kita mengembangkan wilayah di luar zona satu, dua, dan tiga,” tutur Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural, Tim Percepatan Kawasan Borobudur Hari Untoro Dradjat dalam kesempatan yang sama.

Menurut Hari, daerah di sekitar Borobudur juga harus turut dikembangkan menjadi pusat pertokoan dan pusat budaya untuk mendorong pertumbuhan pariwisata di Borobudur. Candi Borobudur sendiri telah diakui oleh organisasi kebudayaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia.

Pada 2019 mendatang, Borobudur yang menjadi ikon Yogyakarta, Solo, Semarang (Joglosemar) ditargetkan untuk menarik dua juta wisatawan mancanegara. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Pemkab Sikka Apresiasi Capa Resort Maumere

  Capa Resort Maumere (Ist) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan apresiasi dan mendukung Capa Resort Maumere yang mengadakan travel agent gathering untuk memperkenalkan Maumere di

Slideshow

Pesona Yogya yang tak Pernah Surut

Goa Pindul Yogyakarta selama ini begitu terkenal dan menjadi destinasi favorit wisatawan, termasuk turis asing. Dan, pesona Yogyakarta seakan tak pernah habis dan terus memikat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke

Tour Package

Putra Putri Pariwisata Nusantara 2017 Promosikan Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Founder and Chairman ELJOHN Pageants Johnnie Sugiarto berfoto bersama dengan Putra Putri Pariwisata Nusantara 2017 (Ist) Wakil dari Bali dan Kalimantan Barat (Kalbar) terpilih menjadi Putra-Putri

SightSeeing

Saffron Three, Mengangkat Budaya Nusantara di IFW 2018

Saffron Three di IFW 2018 (youtube) Saffron Three yang berdiri sejak 2017 silam yang digawangi Chicha, Poetrie, dan Egie begitu percaya diri tampil dalam fashion show di Indonesia Fashion Week

All About Indonesia

Gubernur Sumbar Buka Minangkabau Summit HPN 2018

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno buka Minangkabau Summit HPN 2018 (Ist) Hari Pers Nasional (HPN) 2018 semakin bertambah meriah dengan dibukanya Minangkabau Summit ‘Snergi Nasional untuk Sumatera Barat’. Gubernur Sumatera

Travel Operator

Kearifan Lokal Pahawang Pikat Wisatawan

Rumah-rumah di Pulau Pahawang sudah semakin jarang yang menggunakan blarak padahal daun kelapa berlimpah (Ist) Tangan kanan Sugiharti mengenggam celurit. Tangan kirinya memegang batang pohon kelapa. Sekali ayun, belasan daun