Wisatawan Australia Lebih Suka Indonesia

jokowi dan AY

Presiden Jokowi bersama Perdana Menteri yang merangkap Menteri Pariwisata Selandia Baru H E Mr John Philip Key menyaksikan penandatanganan MoU Kerja Sama di Bidang Pariwisata antarkedua negara yang ditandatangani Menteri Pariwisata Arief Yahya dengan Menteri Perdagangan Selandia Baru Mr Todd McClay, Senin, 18 Juli 2016 di Istana Negara, Jakarta (18/07/2016).

Menteri Pariwisata Arief Yahya semakin pede dengan brand Wonderful Indonesia. Ke mana pun Anda berada di kantung-kantung pariwisata dunia, sudah dijangkau oleh logo yang mirip burung Cendrawasih berwarna-warni itu.

Itulah salah satu yang membuat mantan Dirut PT Telkom itu confidence untuk mempererat kerja sama dengan Selandia Baru yang promosi pariwisatanya menggunakan tagline ‘Pure’ New Zealand.

Apalagi, salah satu kantung originasi Australia yang selama ini juga menjadi tambang utama inbound Selandia Baru juga sudah mulai melihat Indonesia lebih variatif dan menantang.

Pada April dan Mei lalu, dua bulan berturut-turut data yang dirilis ABS (Australia Bureau of Statistics) menyebutkan tujuan utama dan peringkat pertama orang-orang Negeri Kanguru itu berwisata ke Bali and Beyond.

Mei 2016, ada 108,5 ribu wisatawan Australia, naik 16,4% dari capaian tahun 2015 yang tercatat 92,8 ribu. Juga naik 1,3% dari bulan sebelumnya, April 2016 yang 106,6 ribu.

Angka itu kembali mengalahkan Selandia Baru. Mei 2016, wisatawan Australia ke Selandia Baru itu tercatat 104,6 ribu. Sementara April 2016, juga kalah dengan capaian 99,4 ribu outbond Aussie ke Selandia Baru dibandingkan dengan Indonesia yang menembus 105,5 ribu wisman.

“Promosi Pure New Zealand bagus, Wonderful Indonesia lebih keren!” kata Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Rabu (20/7/2016).

RI-Selandia Baru Harmonis

Kini hubungan Indonesia-Selandia Baru semakin harmonis, terutama di bidang pariwisata nasional maupun di bidang investasi. Tanggal 18 Juli, Presiden Jokowi bersama Perdana Menteri yang merangkap Menteri Pariwisata Selandia Baru H E Mr John Philip Key menyaksikan penandatanganan MoU Kerja Sama di Bidang Pariwisata di Istana Negara.

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh kedua negara yang ditandatangani Menteri Pariwisata Arief Yahya dengan Menteri Perdagangan Selandia Baru Mr Todd McClay, di Istana Negara, Jakarta.

Dalam penandatanganan MoU itu dijelaskan, Kerja Sama Bidang Pariwisata antara Republik Indonesia dengan Selandia Baru terdiri dari 6 lingkup utama, yakni Pengembangan Sumber Daya Manusia, pertukaran informasi pariwisata, pengembangan destinasi dan produk wisata, penelitian pariwisata, pemasaran dan promosi pariwisata dan yang terakhir adalah kerja sama di forum dan organisasi regional dan internasional yang relevan untuk mendukung pencapaian tujuan kedua negara di bidang pariwisata.

“Kunjungan ini merupakan manifestasi dan keinginan Selandia Baru untuk terus memperkokoh hubungan, terutama di bidang Pariwisata. Dan Indonesia juga memiliki komitmen serupa untuk memperkuat hubungan bilateral, termasuk kerjasama di bidang Pariwisata,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangan resminya.

Selain itu, Jokowi juga mengapresiasi komitmen Perdana Menteri Selandia Baru John Key untuk memperkokoh hubungan ekonomi dengan Indonesia.

“Adalah suatu kehormatan bagi Indonesia menerima kunjungan PM Key dan rombongan. Kami mengapresiasi kunjungan yang disertai 22 orang Chief Executive Officer (CEO) dari perusahaan-perusahaan di Selandia Baru,” kata Presiden Jokowi.

Dia mengatakan, kunjungan PM Key juga merupakan manifestasi serta keinginan Selandia Baru untuk terus memperkokoh hubungan ekonomi dengan Indonesia.

“Indonesia juga memiliki komitmen serupa untuk memperkuat hubungan bilateral, termasuk kerja sama di bidang energi terbarukan dan peternakan,” katanya.

Adapun perdagangan Indonesia dan Selandia Baru pada 2014 silam adalah sebesar US$ 1,31 miliar, dimana Indonesia mengalami defisit senilai US$ 354,61 juta dengan total ekspor sebesar US$ 481,4 juta dan impor US$ 836,03 juta.

Sementara pada 2015, total perdagangan kedua negara mengalami penurunan menjadi US$ 1,07 miliar, dan defisit mencapai US$ 200,8 juta dengan kinerja ekspor yang juga menurun menjadi US$ 436,25 juta dan impor US$ 637,0 juta.

Pertemuan tersebut berlangsung bersahabat. Dalam sambutannya, PM Key melontarkan pujian kepada Jokowi. Ia menyebut, kepemimpinan Jokowi tidak hanya terasa di Indonesia, tetapi juga terasa di Asia Tenggara.

“Kepemimpinan Presiden Jokowi tidak hanya ditunjukkan di Indonesia, tapi juga di ASEAN,” ujar Key. Ia juga menyebut, suara Indonesia demikian lantang di Asia Tenggara.

Hal itu lantaran sosok Jokowi yang terbilang muda namun tetap mampu mewujudkan percepatan ekonomi Tanah Air. PM Key berharap pertemuan bilateral ini mampu mempererat hubungan dan kerja sama kedua negara di berbagai sektor.

Menurut dia, ada banyak hal yang dapat dikerjasamakan antarkedua negara. Ia juga berharap bukan hanya pengusaha negaranya saja yang investasi di Indonesia, namun juga sebaliknya.

Jokowi menyambut kedatangan Perdana Menteri Selandia Baru John Key di Istana Merdeka sedikit spesial. Kedatangan Key disambut dengan dentuman meriam sebanyak 19 kali dan lagu kebangsaan kedua negara.

Selain itu, kirab oleh pasukan berkuda dan Pasukan Nusantara dari Monas menuju halaman depan Istana Merdeka turut memeriahkan acara.

Tidak hanya itu, ratusan pelajar SMA dan SMP juga tampak menyambut dengan kibaran bendera kecil RI dan Selandia Baru saat mobil PM Selandia Baru memasuki area Istana. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Cuisine

International Surf Exhibition Cimaja Jadi Ajang Promosi Geopark Cileteuh

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Sebanyak 14 peselancar kelas dunia dari 13 negara dipastikan siap menunggangi pusaran ombak Pantai Cimaja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Mereka berkompetisi menjadi yang terbaik

World Heritage

Wisata Halal di Lombok Incar Wisnus

Turis asing di Lombok (Ist) Sejak Lombok di Nusa Tenggara Barat pada tahun lalu mencetak prestasi dunia yang membanggakan Indonesia di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, yakni menyumbang dua gelar

Travel Operator

Menyelami Jalur Rempah

Logo Hari Pers Nasional (HPN) 2017 Sebagai upaya terus menyebarkan virus positif Wisata Jalur Rempah ke seluruh stakeholder dan masyarakat Maluku, Ambon, Kemenpar pun menggelar Talkshow. Temanya adalah Optimalisasi Target

Travel Operator

Putri Pariwisata Indonesia 2017 akan Promosikan Kuliner Nusantara

Putri Pariwisata Indonesia 2017 akan ikut mempromosikan kuliner khas Nusantara (Ist) Kuliner khas Nusantara semakin dikenal dunia sejak Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama ketika berkunjung ke Indonesia menyebut Nasi

Nature

Mendatangkan Wisman, RI Harus Belajar dari Thailand

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Mengurus pariwisata Indonesia, termasuk mendatangkan banyak wisatawan mancanegara (wisman) ternyata negeri ini harus belajar dari Thailand. Bukan dari negeri jiran Malaysia atau Singapura. Tahun

Hotel

Kementerian Pariwisata Raih PATA Gold Awards 2016 PATA

PATA Gold Awards 2016 (Ist) Kementerian Pariwisata berhasil mencetak prestasi yang membanggakan dunia pariwisata Indonesia lantaran sukses meraih PATA Gold Awards 2016. Keberhasilan itu dilansir PATA, organisasi pariwisata internasional yang