Wisatawan Mancanegara Siap Lari di Gunung di RI

MesaStila Challenge & Ultra 2015

Press Conference MesaStila Challenge & Utral 2015

Pesona alam Indonesia selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke negeri ini. Gunung pun disukai turis asing sehingga ketika mengetahui Oktober mendatang akan nada lomba lari ‘MesaStila Challenge & Ultra 2015’, peserta dari Belgia dan Jepang akan hadir untuk mengikuti lomba lari tersebut.

Ajang lomba lari tahun ini bertambah menarik karena ada sesuatu yang baru dan penuh tantangan dalam lomba lari itu. Adapun ajang tersebut digelar pada 9-11 Oktober 2015 di Magelang, Jawa Tengah.

Hal yang baru itu bagi peserta yang menyukai lari adalah kategori ultra, yakni 100K. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, hanya kategori 13K dan 21K, 42K (maraton). Dan, untuk kategori ultra juga ada 65K.

Kegiatan tak terbatas pada lomba lari, melainkan sebagai sarana mempromosikan Jawa Tengah, terutama Magelang. General Manager MesaStila M Isa Ismail Rauf kepada pers, di Jakarta belum lama ini memaparkan bahwa kategori baru 100K dipandang menarik karena melewati ‘tujuh’ gunung.

“Sebenarnya hanya ada lima gunung yaitu Gunung Andong, Merbabu, Merapi, Telomoyo, dan Gilipetung. Ultra 100K ini sangat unik. Total ada 5 gunung, namun dua gunung dinaikin dua kali, yakni Merapi dan Merbabu,” ungkapnya.

MesaStila merupakan bagian dari sport tourism yang siap membius dunia dengan cara berlomba lari. “Untuk tahun 2015, negara yang sudah konfirmasi sebanyak 25 negara, diantaranya Belgia dan Jepang,” jelasnya.

Isa mengemukakan, Indonesia terkenal dengan medan yang susah, makanya para pelari ultra dunia penasaran menaklukkan gunung di negeri ini. “Para pelari tentu akan berjuang hingga puncak gunung sehingga mereka bisa melihat proses sunrise di atas ketinggian gunung di Magelang,” bebernya.

Event wisata olahraga ini cukup spesial, karena MesaStila Ultra 65 K sudah masuk kualifikasi Ultra Trail Du Mont Blanc (UTMB) sehingga peserta yang ikut di kategori ini bisa mendapat satu poin tambahan untuk UTMB.

“Yang 100 K mau dimasukkan UTMB dan bisa mendapat dua poin,” terangnya. (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Tourism

Yogyakarta Kaya akan Budaya untuk Menarik Minat Turis Asing

Wisatawan asing menikmati kunjungan di Yogyakarta (Ist) Keraton selama ini dikenal sebagai destinasi utama di kota Yogyakarta. Namun, tak hanya keraton lantaran Yogyakarta kaya akan budaya yang bisa diandalkan untuk

Nature

ASTINDO Fair 2018 akan Promosikan 10 Bali Baru

Wisatawan menikmati sunset di Tanjung Lesung yang termasuk 10 Bali baru yang akan dipromosikan di ASTINDO Fair 2018 (Ist) Astindo Fair 2018 akan digelar pada Maret mendatang. Ada beberapa perbedaan

Travel Operator

NTB Siap Promosikan ASIAN GAMES 2018

Logo ASIAN GAMES 2018 (Ist) Penyelenggaraan ASIAN GAMES 2018 di Indonesia pada Agustus mendatang akan digelar di Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan. Event olahraga prestisius di Benua Asia ini diperkirakan

Tourism

BRI Gandeng AirAsia Ajak Generasi Milenial Traveling di Indonesia

Direktur Niaga AirAsia Indonesia Rifai Taberi (kedua dari kiri) dan Direktur Konsumer PT Bank BRI Handayani (kedua dari kanan) Manajemen bank milik BUMN, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersama maskapai penerbangan

Nature

Logo Country Branding Tampil Lebih Segar

Logo ‘Wonderful Indonesia’ (Ist) Logo ‘Wonderful Indonesia’ dan ‘Pesona Indonesia’ mengalami reposisi di tahun 2016 namun tetap mengedepankan sayap burung Garuda sebagai ikonnya. Logo ini akan meneruskan semangat pariwisata Indonesia

Festival

Pesona Lombok Memikat Wisatawan Nusantara

Berita Foto: Halimah Munawir yang membangun Kampung Budaya Ramah Anak di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat berkunjung ke Lombok di Nusa Tenggara Barat. Ia yang berlibur ke Lombok menyempatkan untuk