Wisatawan Memberikan Perhatian terhadap Pelestarian Lingkungan

WhatsApp Image 2017-07-09 at 08.14.15

Finalis Miss Earth Indonesia 2017 ikut serta mengumpulkan sampah di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (9/7/2017) (Ist)

Pelestarian terhadap lingkungan hidup menjadi tren di seluruh dunia. Dan, wisatawan pada masa kini rupanya ingin mengembalikan kepada negara dan komunitas yang mereka kunjungi dalam upaya mengurangi dampaknya terhadap lingkungan.

Pariwisata adalah kekuatan untuk kebaikan yang mampu memecah dinding guna mendekatkan diri pada budaya dan mengingatkan ada satu planet milik bersama yang menakjubkan. Tapi apa pilihan bagi traveler yang peduli dengan kelestarian lingkungan hidup? Seberapa besar dampak yang dimiliki seseorang?

Jawabannya banyak. Ini terjadi karena pariwisata global benar-benar telah menjadi bisnis besar. Menurut Organisasi Pariwisata Dunia, belanja turis membengkak dari hanya US$ 2 miliar pada 1950 silam menigkat pesat US$ 1,2 triliun pada 2015 lalu.

Jumlah wisatawan internasional telah meningkat dari 25 juta perjalanan pada 1950 silam menjadi 1,2 miliar pada 2015 lalu. Ini juga berarti potensi wisata menjadi pelestarian lingkungan sangat masif. Tapi pariwisata pelestarian lingkungan masih hanya merupakan sebagian kecil dari industri global.

Adapun pariwisata menghasilkan sekitar 5 persen emisi gas rumah kaca global. Menurut UN Lingkungan, proporsi itu lebih tinggi 12,5 persen jika faktor, seperti penggunaan energi di hotel dan transportasi makanan dan peralatan mandi disertakan.

Angka-angka serius lainnya termasuk penggunaan air. Seorang turis di Eropa akan mengkonsumsi lebih banyak air pada hari libur ketimbang di rumah. Dikutip dari devex.com, Senin (10/7/2017), mereka yang tinggal di hotel mewah menggunakan hampir tiga kali lebih banyak air yang digunakan untuk kolam renang dan lapangan golf.

Lalu ada pemborosan limbah di resor atau dari kapal pesiar, penangkapan berlebih di terumbu karang untuk memberi makan pengunjung, hilangnya spesies hewan dan tumbuhan yang terkait dengan pembangunan dan pengoperasian resor, dan dampaknya terhadap budaya masyarakat setempat.

Isu lingkungan hidup menjadi seksi sebab mendapat perhatian penuh dari seluruh dunia. Namun pertumbuhan industri tidak menunjukkan tanda perlambatan. Pada 2020 mendatang, diperkirakan jumlah wisatawan global akan mencapai 1,6 miliar.

Sebagai upaya mencapai target yang ditetapkan Perjanjian Paris mengenai perubahan iklim dan Sasaran Pembangunan Berkelanjutan, diperlukan perubahan dalam pariwisata. PATA diketahui ikut mendukung wisatawan yang peduli kelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Ya, pariwisata dapat memberdayakan masyarakat agar lebih tahan terhadap situasi yang berhubungan dengan iklim. Ini adalah katalis terbaik untuk memperkuat peran konsumen dan pelancong saat mereka mengunjungi sebuah tujuan sehingga dapat memberdayakan peran kota, daerah dan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan mitigasi perubahan iklim.

Seperti diketahui pemerintah tengah gencar mempromosikan beragam destinasi wisata yang ada di Tanah Air guna menarik minat kunjungan turris asing ke Indonesia sebagai upaya memenuhi target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke negeri ini hingga 2019 mendatang.

Menariknya isu lingkungan hidup selama ini juga menjadi perhatian dari traveler ketika memutuskan untuk berkunjung ke suatu destinasi wisata, termasuk ke Indonesia. Dan, El John Pageants pun memberikan perhatian penuh terhadap pelestarian lingkungan hidup di Tanah Air.

“Pelestarian lingkungan hidup yang sustainable akan berdampak pada perekonomian dari perekonomian itu berujung pada pariwisata,” papar Founder and Chairman El JOHN Pageants Johnnie Sugiarto menjawab patainanews.com dalam press conference Miss Earth Indonesia 2017 di Jakarta, Sabtu (8/7/2017).

Adapun tema Miss Earth Indoensia 2017 Enjoying Indonesia’s Wonderful Eco Tourism sehingga El John Pageants menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, maka 30 finalis Miss Earh Indonesia akan mendapat ilmu dan pengetahuan mengenai lingkungan hidup.

Johnnie menuturkan, kepedulian lingkungan hidup di Indonesia telah dilakukan El John Pageants sehingga El John telah melakukan karya nyata demi negeri ini yang akan berdampak positif terhadap kualitas pariwisata Nusantara. (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Slideshow

Batavia Fun Bike di Kota Tua

PATA Indonesia Chapter mendukung Batavia Fun Bike yang digelar majalah Sarasvati yang diadakan di kawasan Kota Tua Jakarta. Adapun Batavia Fun Bike dilakukan pada Minggu (20/3/2016) yang menjadi daya tarik

Cuisine

Yogyakarta, Setiap Sudut tak Membosankan

Menikmati Kalibiru (Ist) Bagi banyak orang, termasuk wisatawan mancanegara boleh jadi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selalu akan menarik untuk dikunjungi. Bahkan, tak hanya sekali karena tak tertutup kemungkinan mereka akan

Airlines

ITdBI 2016 Sukses Perkenalkan Pariwisata Banyuwangi

Tari Gandrung, tari khas Banyuwangi (Ist) Puncak penyelenggaraan International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2016 dinilai sukses dan lancar. Event kelas dunia di Banyuwangi, Jawa Timur sukses menghidupkan industri pariwisata

Cuisine

‘Mengubah Kehidupan Sosial yang Lebih Baik dengan Wisata Halal’

Penerima World Halal Tourism Awards 2016 (Ist) Kemenangan Indonesia di World Halal Tourism Awards 2016 membanggakan karena pariwisata negeri ini mampu menyabet 12 penghargaan sehingga ini menjadi modal berharga untuk mengembangkan

Festival

Obama Datang, Turis AS akan Melancong ke Indonesia

Imelda Budiman (keempat dari kanan) (Ist) Kunjungan Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama ke Indonesia diperkirakan akan memberi dampak positif terhadap kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya turis asing dari Amerika Serikat

Slideshow

KADIN Jabar Gandeng PATA Indonesia Resmikan Forum Bisnis Cirebon

Kamar Dagang Dan Industri Indonesia (KADIN) Jawa Barat bersama PATA Indonesia Chapter akan meresmikan Forum Bisnis Cirebon (FBC) yang sekaligus membahas tema menyongsong masa depan perekonomian wilayah Cirebon dengan dibangunnya