Wisatawan Negeri Jiran Suka Lombok

hadi lombok

LA Hadi Faishal (Ist)

Wisatawan asal negeri jiran, Malaysia diketahui semakin banyak yang tertarik datang ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Demikian penjelasan Ketua Dewan Penasihat ASITA NTB LA Hadi Faishal ketika dihubungi patainanews.com, Senin (28/9/2015). Hadi yang juga General Manager d’Praya Lombok Hotel itu mengatakan bahwa semakin seringnya penerbangan ke Lombok yang membuat turis asal Malaysia menjadi semakin banyak yang berkunjung ke Lombok.

Menurut Hadi yang juga Wakil Ketua PHRI NTB ini karena adanya penerbangan langsung dengan AirAsia dari Malaysia ke Lombok. “Itu tentunya lebih memudahkan turis asal negeri jiran, daripada harus ke Bali lalu sambung lagi naik boat,” ucapnya.

Hadi mengemukakan bahwa AirAsia terbang dari Kuala Lumpur dan Johor Bahru ke Lombok. Belum lagi, lanjutnya, wisatawan asal Malaysia yang datang ke Lombok yang terbang menggunakan maskapai penerbangan Silk Air.

Menurutnya, wisatawan Malaysia yang berkantong tebal pun semakin banyak yang datang ke Lombok. Jadi, lanjutnya, kalangan wisatawan asal negeri jiran itu beragam yang berkunjung ke Lombok. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Kawasan Nusa Dua Jadi Contoh Membangun 10 Bali Baru

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) 10 Bali Baru yang merupakan 10 destinasi pariwisata prioritas tengah dikembangkan pemerintah. Kawasan Nusa Dua, Bali yang telah populer itu menjadi contoh untuk mengembangkan Bali

Slideshow

Wartawan, PR Saling Membutuhkan

Confederation of ASEAN Journalists (CAJ) dan ASEAN Public Relations Network (APRN) menandatangani nota kesepahaman (MoU Signing) disaksikan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi Rosarita Niken Widiastuti

Travel Operator

Bali Tuan Rumah Kejuaraan Selancar Dunia

Surfer di Bali (Ist) Bali menjadi tuan rumah seri ke-3 kejuaraan dunia selancar (surfing) dari Liga Selancar Dunia atau WSL Champions Tour 2019 yang rencananya akan digelar di Pantai Keramas

Investments

Terminal Petikemas Surabaya Bantu Nelayan Pesisir

Bantuan reefer container (Ist) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) berupaya membantu meningkatkan taraf hidup nelayan tradisional dan masyarakat pesisir di Pantai Prigi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menghibahkan dua unit reefer container dengan ukuran masing-masing 20 Feet untuk nelayan di Pantai prigi, desa Tasikmadu gedung single cold storage milik Pemkab Trenggalek  Jawa Timur. “Ini adalah salah satu upaya kami agar  hasil produksi nelayan di Pantai Prigi dapat tetap fresh dan memiliki harga jual yang kompetitif di pasaran, dimana ujungnya semoga dapat meningkatkan kesejahteraan di wilayah ini,” kata President Director TPS Dothy disela-sela serah terima hibah dua unit reefer container ke Pemkab Trenggalek. Apalagi, secara demografi ribuan warga Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan tradisional dan selama ini pengawetan ikan yang digunakan masyarakat Pesisir Prigi adalah pendinginan dengan es dan pemindangan yang seringkali tidak mampu mengcover semua produksi perikanan karena jika musim baik dalam sehari para nelayan dapat menangkap ikan 100 hingga 200 ton ikan yang terdiri dari ikan layur, ikan tuna, dan ikan tongkol.  Dengan latar belakang itulah, TPS bersama Universitas Negeri Malang tertarik untuk membantu sesama, agar para nelayan dapat menyimpan ikan hasil tangkapan dan kapanpun nelayan mau menjual atau memprosesnya dulu tanpa harus khawatir ikannya menjadi tidak fresh dimana harga jualnya rendah. “Semoga dengan hadirnya dua unit reefer container dapat membantu para nelayan, dan kami berharap agar para nelayan dapat ikut menjaga, merawat, dan mempergunakan sebagaimana mestinya, juga memperhatikan cara penggunaan agar kontainernya awet dan bisa dipergunakan dalam jangka waktu yang lama. Kita sama-sama di matra laut harus berjaya di dunia maritim.” tutup Dothy dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Kamis (22/12/2016). Pada kesempatan itu turut hadir Bupati Kabupaten Trenggalek Emil Elestianto Dardak beserta jajaran SKPD di lingkungan Kabupaten trenggalek, Rektor Universitas Negeri Malang, Prof Dr Achmad Rofi’udin, Komisaris TPS, Eko Harijadi, dan para nelayan di pantai prigi. Bupati Trenggalek Emil dalam sambutannya menuturkan, “inilah salah satu wujud sinergi yang sangat baik dari dunia akademisi, usaha, dan pemerintah. Kalau bisa sinergi seperti ini, niscaya para nelayan nantinya bisa memiliki kehidupan yang lebih layak. Karena jika hasil melimpah, nelayan tidak perlu menjualnya dengan harga yang sangat murah pada saat itu. Tinggal disimpan dulu di cold storage sambil menunggu harga ikan stabil dan kualitas ikan juga tetap terjaga. Semoga tidak hanya sampai disini, kedepan kita bisa bersinergi lagi demi memajukan kehidupan masyarakat yang masih membutuhkan pada umumnya”.

Heritage

Menteri Pariwisata Tularkan Semangat

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Penampilan Menteri Pariwisata Arief Yahya pada Munas Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) VI di Mataram, Lombok beberapa waktu lalu berdampak besar pada perubahan kualitas dan cara

Slideshow

Koleksi Batik Bertabur Kupu-Kupu

Batik Lindy Ann (Ist) Batik Lindy Ann memastikan hadir di Citos, Jakarta dengan koleksi batik pesisir dan batik mega mendung bertabur kupu-kupu. Adapun koleksi batik pesisir dan batik mega mendung