Wisman Tertarik ke Banyumas

bule 3

Ilustrasi wisman ke Indonesia (Ist)

Wisatawan mancanegara (wisman) asal kawasan Asia diketahui menyukai Banyumas di Jawa Tengah. 

Kabid Dinas Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas Saptono mengatakan, wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Banyumas biasanya berasal dari Belanda, Singapura, Malaysia dan Korea Selatan.

 Tahun lalu, untuk total wisman yang berkunjung mencapai 80.360 ribu. Jika ditotalkan dengan jumlah wisatawan Nusantara menjadi 1.800 juta. Adapun wisata alam, budaya dan meningkatnya mahasiswa yang menempuh pendidikan di sana menjadi potensi yang menunjang jumlah kunjungan wisatawan berkunjung ke Kabupaten Banyumas.

“Kami akan undang para anggota Asosiasi Media Digital untuk jalan-jalan ke kawasan Banyumas, juga para bloogger,” ujar Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyumas Is Heru Permana.

Hal ini melanjutkan langkah kreatif dilakukan Disbudpar Pemerintah Kabupaten Banyumas yang merangkul awak media massa dan blogger untuk ikut mempromosikan potensi wisata di daerah yang masyarakatnya dikenal dengan dialek ‘ngapak’ ini.

Expose Pariwisata dalam Rangka Promosi Pariwisata Banyumas digelar di Jakarta, Kamis (2/3/17) dan dianggap berhasil dalam publikasi. Untuk kelanjutannya, bagi media massa dan penulis yang punya komitmen memaparkan hotel maupun home stay di Banyumas, juga sisi lain kepariwisataan. “Akan kami beri hadiah, jalan-jalan ke Banyumas,” ujar Andy Ist Merdeka, koordinator acara ini.

Tentunya, “Dengan ketentuan yang sudah disepakati bersama. Ada tim jurinya”. Tim Banyumas sengaja datang ke Jakarta untuk memaparkan ke media massa bahwa tahun ini, Banyumas memang menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 1.200 juta wisatawan. 

Di Banyumas diketahui sudah banyak hotel mulai dari yang berbintang hingga non bintang untuk menyambut para pelancong baik dalam atau luar negeri. Untuk di wilayah tempat wisata Baturaden misalnya, ada 150 hotel non berbintang, tetapi untuk di wilayah kota Banyumas ada 14 hotel berbintang.

Banyumas mengaku siap dari segi potensi, infrastruktur, jasa wisatanya. Dinas Pariwisata sudah siap untuk menerima wisatawan dari luar Banyumas, dan juga sudah bekerjasama dengan biro-biro perjalanan. Dalam hal infrastruktur Banyumas terus berbenah, diantaranya dengan telah tersedianya jalur rel kereta double track track dari Jakarta ke sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Juga telah diberlakukannya jalan tol dari Jakarta  hingga Jawa Tengah. 

“Jarak tempuh hanya 5 jam dari Jakarta, masyarakat sudah bisa menikmati sejuknya udara dan keindahan alam Banyumas. Cara ideal mencapainya dengan gunakan KA dengan fasilitas rel double track,” ujar Saptono. Saat ini ada belasan obyek wisata yang menjadi andalan di Banyumas, baik yang dikelola Pemerintah, Perhutani, swasta maupun kelompok sadar wisata.

Obyek wisata itu diantaranya Baturaden, Museum Wayang, Taman Panglima Soedirman, Taman Andhang Pangrenan, Taman Bale Kemambang, Wisata Husada Kalibacin, Masjid Saka Tunggal, Curug Cipendok, Curug Gede, Curug Ceheng, Small world, dan wisata yang dikelola Palawi seperti Kebun Raya Baturraden, Pancuran Pitu, Bumi Perkemahan dan beberapa obyek wisata lainnya. (Gabriel Bobby/eksekutif.com)

About author



You might also like

Tour Package

Pengumuman Pemenang Kuis GMT 2016

Ilustrasi GMT 2016 di Indonesia (Ist) Kuis menyambut fenomena alam unik, gerhana matahari total (GMT) 2016 yang dibuat patainanews.com telah resmi ditutup pada Kamis, 3 Maret 2016. Seperti yang telah

World Heritage

Menikmati Pesona Destinasi Wisata Bahari Tanjung Lesung

Joko Sulitiyo dan keluarga menikmati libur Lebaran 2016 dengan berkunjung ke destinasi wisata bahari Tanjung Lesung (Ist) Libur Lebaran 2016 dimanfaatkan banyak orang untuk menikmati keindahan destinasi wisata di Indonesia.

Nature

Hebat! Pariwisata Indonesia Mendapat Penghargaan 4 PATA Gold Awards 2016

Pariwisata Indonesia berjaya di PATA Gold Awards 2016 (Ist) Lagi, Indonesia mendapat prestasi dunia. Pariwisata Indonesia kali ini pengharggaan 4 PATA Gold Awards 2016. Pemberian penghargaan untuk sejumlah kategori internasional

Slideshow

Gisele Liora, Cerita Malaikat Kecil itu yang Menyatukan Kami…

Gisele Liora (kiri) dan ibundanya, Nadya Larassatya Putri (Ist)  Adalah Gisele Liora, seorang anak kecil yang mampu menyatukan perbedaan antara ibundanya, Nadya Larassatya Putri dengan seorang teman ibunya, Gabriel Bobby.

Slideshow

PWI Bantu Pemerintah Promosikan Indonesia ke Korsel

Benteng Kuto Besak (BKB) di Palembang, Sumatera Selatan (Ist) Sudah tiga tahun terakhir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Asosiasi Wartawan Korea Selatan (JAK) melakukan kegiatan saling kunjung mengunjungi. Program persahabatan

Tour Package

Sumsel Promosi GMT 2016 di Pulau Dewata

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camelyn Sinaga (tengah) didampingi President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kanan) saat press conference mengenai GMT 2016 di Palembang, Desember 2015 (Ist) Dinas