Wisman Tiongkok Paling Banyak ke Indonesia

WhatsApp Image 2017-10-06 at 12.17.14

Data wisman ke Indonesia (Ist)

Berbagai upaya Menteri Pariwisata Arief Yahya berpromosi melalui skema DOT, matching antara destinasi, originasi dan timeline mulai terasa.

Strategi marketing dengan pola BAS, branding, advertising, selling juga makin konkret. Jumlah wisman melonjak tajam. Tren itu terbaca dari laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Senin, 2 Oktober 2017. Merujuk data terkini BPS, wisatawan mancanegra (wisman) yang berkunjung ke Indonesia naik 36,11% pada Agustus 2017.

Angkanya menembus 1,4 juta. Jauh lebih tinggi bila dibanding periode yang sama di 2016 yang mencatat 1,03 juta kunjungan. Jika ditarik ke periode Januari hingga Agustus 2017, angkanya juga ikutan naik. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, secara kumulatif (Januari-Agustus) 2017, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 9,25 juta kunjungan.

Prosentasenya naik 25,68 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya. “Secara kumulatif, Januari-Agustus 2017, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia mencapai 9,25 juta kunjungan atau naik 25,68 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 7,36 juta kunjungan,” kata Suhariyanto dalam keterangan resminya, Kamis (5/10/2017).

Dia menambahkan, wisatawan terbanyak berasal dari Tiongkok sebesar 15,83 persen. Diikuti Australia sebesar 8,06 persen, Singapura 8,75 persen, Malaysia 8,71 persen, dan jepang 4,90 persen. Jumlah kunjungan wisman ini terdiri atas wisman yang berkunjung melalui 19 pintu utama sebanyak 1,20 juta kunjungan dan wisman yang berkunjung di luar 19 pintu utama sebanyak 200,75 ribu kunjungan.

Mendengar hal tersebut, Menteri Pariwisata Arief Yahya langsung sumringah, di tengah suasana Bali yang dikabarkan sedang ‘galau’ sehingga ia pun terbang ke Pulau Dewata, Bali untuk memastikan aman sampai Pura Besakih, Kabupaten Karangasem.

Apakah angka capaian itu sudah aman? Dengan target 15 juta di tahun 2017 ini? Jawabnya, belum. “Masih harus bekerja ekstra! Masih belum boleh tidur!” akunya saat ditemui di Pura Besakih, Bali. Menteri lulusan Surrey University itu langsung membreakdown data BPS tersebut.

Seberapa besar sih 25,68% itu? Tinggi, sedang, atau biasa saja? Ternyata, lompatannya sangat tinggi. Komparasinya bisa dilihat dari pertumbuhan ASEAN dan dunia. Saat ini, rata-rata growth ASEAN hanya 6 persen. Sementara growth dunia juga tercatat 6 persen.

“Maka pertumbuhan kunjungan Wisman ke Indonesia naik lebih dari 4 kali lipat dari pertumbuhan dunia atau regional ASEAN. Tahun lalu, 2016, secara komulatif hingga Agustus, mencapai 7,36 juta. Tahun 2017 ini, 9,25 juta,” ujar Menpar Arief Yahya.

Sementara itu Tingkat Hunian Kamar (THK) hotel bintang, data BPS juga naik. Agustus 2017 rata-rata 58%, naik 2,79 poin dari tahun lalu. Tahun lalu 2016, tingkat hunian kamar 55,21persen. Tahun 2017 58 persen, khusus bulan Agustus.

Dibandingkan dengan bulan Juli 2017, ke Agustus 2017, Tingkat Hunian Kamar juga naik 0,48 persen. Rata-rata lama menginap tamu asing di hotel bintang, Agustus 2017 juga naik, jadi 1,97, naik 0,16 poin dari Agustus 2016. Dari data itu, Menpar Arief Yahya pun berhitung, jika kondisi normal, tidak ada force majeure , optimis 15 juta pada tahun 2017.

Masih menyisakan 4 bulan, September, Oktober, November, Desember 2017 untuk mengajak 5,75 juta wisman lagi. “Kalau Agustus sudah 1,4 juta, Saya yakin rata-rata ke depan bisa lebih dari 1,4 juta lagi. Melihat statistik, rata-rata akhir tahun itu meledak, grafiknya menanjak tajam. Berarti optimis bisa tercapai target fantastis 15 juta wisman ke Indonesia di tahun 2017,” ujar Menpar Arief Yahya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

SightSeeing

Palembang Manfaatkan BBTF 2017 Promosi Pariwisata Jelang ASIAN GAMES 2018

Welcome Dinner sekaligus Pembukaan BBTF 2017 di GWK, Bali (Ist) Sumatera Selatan cukup cerdik dan jeli memanfaatkan peluang. Ajang Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) di Nusa Dua pada 7

Tourism

Soppeng Gencar Promosi Pariwisata

Soppeng menarik wisatawan dengan pesona Kalong (ist) Kabupaten Soppeng tak berhenti dan malah semakin menggencarkan promosi potensi pariwisata yang ada dengan berbagai upaya. Ketua BPPD.Kabupaten Soppeng Farouk Adam mengatakan bahwa

Destinations

BWJ Siapkan Infrastruktur di Tanjung Lesung

Membuat Foto Layak Jual di Tanjung Lesung PT Banten West Java Tourism Development Corporation (BWJ) yang merupakan anak perusahaan PT Jababeka Tbk dan menjadi pengelola Tanjung Lesung. Saat ini Tanjung

Tourism

Upaya Pariwisata Indonesia Mengejar Target 20 Juta Wisatawan Mancanegara

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Bulan lalu, pariwisata Indonesia yang diwakili Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Hotel Sofyan mendapat kabar bagus lantaran negeri ini berjaya dengan menyabet tiga gelar dalam

Travel Operator

Promosi ke Luar Negeri untuk Cross Triathlon 2018 di Tanjung Lesung

Menikmati sunset di Tanjung Lesung (Ist) Manajemen PT Banten West Java (BWJ) akan melakukan promosi di luar negeri, yakni di Singapura dan Hongkong untuk penyelenggaraan cross triathlon di Indonesia pada

Tourism

Kabar Baik Kunjungan Wisman ke Indonesia Meningkat

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Agustus 2016 kembali menembus angka di atas 1 juta wisman (1.031.986 wisman) atau mengalami peningkatan sebesar 13,19%