Wonderful Indonesia Eksis di ITB Berlin

WhatsApp Image 2017-03-09 at 11.03.22

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) dan Presiden Direktur PT Banten West Java Poernomo Siswoprasetijo di ITB Berlin (Ist)

Wonderful Indonesia kembali tampil di Internationale Tourismus Borse (ITB) Berlin, Jerman. Pameran pariwisata terbesar di dunia, yang setiap tahun digelar di Messe, Berlin.

Mulai 8-12 Maret 2017, booth paling impresif dengan desain Kapal Phinisi milik Kementerian Pariwisata itu hadir kembali dengan desain yang lebih keren. Tahun lalu ada 10.000 peserta pameran, dari 187 negara, dan dikunjungi 180 ribu orang, baik sellers maupun buyers.

Indonesia tahun lalu tampil dengan 100 peserta dan 28 appointment, dan tahun ini meningkat 124 exhibitors, 34 appointment dengan buyers dunia. Hasil transaksi tahun lalu USD 375.605, dan proyeksi tahun ini menjadi USD 470.000.

“Ini adalah pameran pariwisata terbesar di dunia, dan hampir semua negara tampil all out di ITB Berlin. Industri, government, asosiasi, saling bertemu dan menawarkan produk destinasinya. Ketika semua pelaku pariwisata dunia berkumpul di satu tempat, ini momentum tepat membuka mata dunia dengan branding Wonderful Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya di Berlin.

Karenanya menjadi booth paling atraktif, paling eye catching, paling menonjol, paling unik, paling interaktif, hidup, kaya sentuhan kreatif dalam bingkai national brand itu menjadi penting. Kemenpar sudah membuktikan, tahun 2016 lalu juara 1, memperoleh predikat ‘The Best Exhibitors Award 2016’ untuk kategori Asia, Australia, Oceania.

Indonesia mengalahkan Korea Selatan yang tampil penuh teknologi, gemerlap dengan LED, dihias culture activities, counter-nya dijaga pria wanita dengan baju adat Korea Selatan, dan bagi-bagi souvenir dan snack khas Korea Selatan.

Indonesia juga menaklukkan Incredible India, yang dikenal sangat ramai dengan suara tetabuhan dan tarian-tarian yang sering ditonton di film India itu. Wonderful Indonesia karya Kemenpar itu membabat habis semua exhibitor dari 73 negara, 3 continental, 1466 exhibitors.

Tahun 2017 ini? “Targetnya juara lagi. Kali ini kami ingin juara dunia! Juara 5 benua, 187 negara, dan menjadi Best of The Best!” kata Arief Yahya, mantan Dirut PT Telkom itu dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Kamis (9/3/2017).

Mengapa harus mengejar juara di Berlin? Arief Yahya menyebut 3C, yakni Calibration, Confidence dan Credibility. Pertama Calibration, adalah menggunakan standar global, untuk menjadi pemain global. “Karena kita tahu sedang bersaing dengan negara lain, di dunia, maka kita harus mengikuti kriteria yang mereka gunakan, lalu kita kalibrasi, menciptakan produk yang rujukannya standarnya dunia,” jelasnya.

Kedua, Convidence! Juara harus direbut, untuk menaikkan confidence level, kepercayaan diri sebagai bangsa besar, yang mampu bersaing di creative industry. “Confidence ini penting, untuk meyakinkan kepada diri kita dan bangsa kita sendiri, bahwa kita bisa unggul di sini, di pariwisata. Kita juara! Kita nomor satu, dengan standar penilaian yang sama,” ungkapnya.

Sedangkan ketiga, credibility. Kalau confidence itu lebih ke dalam, internal, bangsa sendiri. Kalau credibility itu lebih ke luar, prrcaya diri, pede, tidak minder, tidak inferior, dan terpercaya. “Inilah yang menaikkan value, mengangkat nilai tawar, dan makin dikenal karena reputasi juaranya. Sepanjang tahun 2015-2016, kami juara dimana mana,” jelas Arief Yahya.

Persepsi dunia akan Indonesia, salah satunya dibangun melalui branding dan reputasi juara di mana-mata seperti ini. “Dan saya selalu melihat momentum. Ketika Piala Eropa di Prancis, kami branding bus pariwisata keliling Paris. Ketika WTM London, kami bungkus 400 black cab taxi dan bus double decker ikonnya London. Ketika Raja Salman bin Abdul Aziz bin Saud berkunjung ke Jakarta dan Bali, kami placement di Aljazeera Channel, CNN International, media Arab dan media sosial,” jelasnya panjang.

Di ITB Berlin, Menpar Arief Yahya bakal hadir bersama dengan para pelaku industri pariwisata, dan perwakilan daerah yang ikut menjadi peserta. Arief Yahya didampingi Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Gde Pitana, Stafsus Menpar Bidang Komunikasi Don Kardono, Asdep Pengembangan Pemasaran Mancanegara Wilayah Eropa, Timur Tengah, Afrika, Amerika Nia Niscaya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Nature

Bali Diminati Wisatawan Muslim

Keris di Pulau Dewata juga menjadi daya tarik wisatawan asing berkunjung ke Bali (ninaflynnphotography.com) Pertumbuhan wisatawan Muslim yang signifikan membuat banyak negara mulai mengincar pasar yang menjanjikan ini. Negara-negara yang

Nature

Kidung Volendam Angkat Pariwisata Banyuwangi

Buku Kidung Volendam Buku Kidung Volendam karya Halimah Munawir ternyata juga mengulas Kawah Ijen, salah satu potensi pariwisata yang ada di Banyuwangi, Jawa Timur. Hal tersebut disampaikan Halimah dalam peluncuran

Tour Package

Perlu Indonesia Incorporation untuk Mengalahkan Malaysia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta para pejabat baru Eselon III dan IV yang baru dilantik di Balairung, Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta itu menerapkan

Hotel

El John Optimistis Target 17 Juta Wisman di 2018 Tercapai

 Founder dan Chairman El John Indonesia Johnnie Sugiart0 (duduk paling kanan) (Ist) Yayasan El John Indonesia Johnnie Sugiarto optimistis target kunjungan 17 wisatawan mancanegara ke Indonesia pada 2019 yang telah

Slideshow

Turis Asing Menikmati HPN 2016

Berita Foto: Presiden Jokowi hadir dalam puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2016, namun turis asing tetap ramai di Pantai Kuta Lombok. Tampak turis asing wara–wiri di tengah penjagaan ketat puncak

Festival

Kepulauan Seribu, Destinasi Wisata Bahari di Jakarta

Wisatawan ke Kepulauan Seribu (Ist) Daya tarik Jakarta tak hanya sekadar untuk wisata belanja sebab Ibukota RI ternyata juga memiliki destinasi wisata bahari yang tak kalah dengan destinasi lainnya di