Wonderful Indonesia Promosi di Thailand

Wakil Ketua Tim Percepatan Wisata Sejarah, Religi, Tradisi dan Budaya Kemenpar Tendi Nuralam (kanan) berbincang dengan Managing Director Global Tour Chiang Mai Jessada Owatwaroj di Furama Hotel Chiang Mai (Ist)

Rayuan Wonderful Indonesia di Sales Mission Thailand memang keren. Buyers potensial Chiang Mai dibuat terpana. Semuanya terlihat enjoy saat menyimak Sales Mission Wonderful Indonesia di Chiang Mai, Thailand.

Jakarta banyak disuka. Bandung di Jawa Barat apalagi. Hal yang sama juga terlihat di destinasi Malang, Jawa Timur. Ya, Wakil Ketua Tim Percepatan Sejarah, Religi, Tradisi dan Budaya Kemenpar Tendi Nuralam begitu piawai menggoda 19 buyers Thailand yang hadir di Ballroom Furama Hotel, Chiang Mai.

Semua keingintahuan para buyers Chiang Mai langsung terpuaskan dengan suguhan video-video pendek yang mudah dicerna. Semua puas dengan suguhan itinerary yang detail. Tiga keyword yang diucapkan Tendi langsung mengena tepat ke sasaran.

Semuanya tune in dengan Jakarta, Jawa Barat dan Malang di Jawa Timur. Tiga keyword ini yang membuat audience menahan napas. Maklum, destinasinya sangat pas dengan Thai people. Jakarta sebagai ibukota Indonesia punya segalanya.

Punya banyak mal berkelas. Ada Grand Indonesia di Thamrin, Thamrin City, Pacific Place di SDCB, Plasa Senayan – Senayan City di Asia Afrika, Pondok Indah Mal dan Gandaria City di Selatan. Belum lagi di Pasar Raya Blok M, Pluit, Kota Kasablanka, Summarecon, Puri Indah, Kelapa Gading, Bintaro X-change, dan masih banyak titik pusat perbelanjaan lain.

Tampilan fisiknya keren-keren. Bangunannya megah. Beberapa bahkan lebih besar, lebih lengkap daripada di Singapura, Eropa, Amerika, Australia, Jepang dan lainnya. Kulinernya apalagi. Semua makanan tradisional khas Indonesia ada di sana.

Mau yang pedas? Manis? Asam? Western? Asian food? Semua ada. Semua tersedia. “Sisi lainnya banyak. Ini yang coba kita sentuh di Chiang Mai,” ucap Tendi Naim, Senin (27/8/2018). Amenitasnya? Banyak yang kelas dunia. Bandung? Juga terrepresentasi dengan sangat bagus. Ada Paris van Java, Gedung Merdeka sampai Bandros. Visual yang digambarkan begitu perfect.

Nature-nya? Itu cerita lain lagi. Ada satu sudut danau dan gunung yang membuat para buyers Chiang Mai diam. Nyaris tak bersuara. Belum lagi Cirebon dengan pesona tiga keratonnya, Kasepuhan, Kanoman dan Kacirebonan. Ada Batik yang juga bisa dilihat di sana, Taman Safari di Puncak – Bogor, shopping and cullinary, semuanya top-top.

Semua keren abis. “Itulah Jawa Barat. Banyak experience baru yang bisa dinikmati selain shopping dan Cullinary di Bandung,” tambahnya. Jawa Timur? Punya Jatim Park di Malang. Ada juga Museum Angkut. Nuansa kendaraan tradisional Indonesia, Eropa sampai Broadway di Amerika Serikat sana, ada semua di Malang.

Aksesnya juga mudah. Selain pesawat udara, ada kereta api yang bisa digunakan wara-wiri untuk menerabas rute dari Jakarta menuju Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya hingga Malang. “Pilihannya banyak, nyaman dan harganya pun terjangkau. Dengan kereta api sekalipun, Thai people bisa dapat liburan ke Bandung, Yogyakarta, Semarang hingga Malang dengan ongkos transportasi di bawah Rp1 juta,” urai Tendi dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Menpar Arief Yahya yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I Masruroh juga seirama. Bagi Menpar Arief, pariwisata itu adalah kedekatan, proximity. Kedekatan jarak, kedekatan emosional, kedekatan budaya dan tradisi, kedekatan ideologi, dan kedekatan spiritual.

Jaraknya tidak terlalu jauh. Durasi terbang dari Bangkok ke Jakarta hanya 3 jam 5 menit. Sementara yang mau ke Bali, destinasinya bisa ditempuh 4 jam 10 menit dari Bangkok. “Itu adalah pasar yang bisa cepat digarap dan menghasilkan wisman!” kata Menpar Arief Yahya.

Culture-nya juga punya banyak kesamaan dengan Indonesia. Lihat saja tarian dan kostum penari tradisional Sumatera Selatan, seperti Gending Sriwijaya. Pakaian adatnya sama dengan Thailand. “Kita juga punya Borobudur, candi terbesar dan tertua yang bisa menjadi daya tarik buat mereka. Yang senang bahari, Indonesia juga punya pantai yang eksotik. Belanja dan heritagenya juga keren-keren. Jadi silakan ke Indonesia. Kita punya Jakarta, Jawa Barat, Jogjakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur yang pas dengan selera pasar Thailand,” ungkap Arief Yahya, Menteri Pariwisata. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Memotret Indonesia dengan Tulisan

Peluncuran buku #sayabelajarhidup SIMFONI (Ist) Kekayaan Indonesia tak sebatas budaya dan pariwisata yang selama ini dikenal saling melengkapi sebab Nusantara yang indah ini terbentang luas dari kawasan timur Indonesia hingga

Nature

Menikmati ROBICANOS Coffee, Kopi Khas Banyuwangi

Andreas Paul ROBICANOS akronim dari ROBusta arabiCA Ne OSing Coffee menjadi kopi khas Banyuwangi yang terletak di Jawa Timur sebab melekat nama Suku Osing, suku asli yang berasal dari Bumi

Destinations

Vote Dipimpin Presiden Jokowi, #VideoIndonesiaKeren Jawara di UNWTO Tourism Video Competition

Menteri Pariwisata Arief Yahya tengah berdiskusi dengan Presiden Jokowi (Ist) Pengumuman hasil kompetisi video pariwisata UNWTO Tourism Video Competition untuk kategori People’s Choice Award. Juara-juara dunia akan diumumkan dalam forum

Cuisine

2019, Target Wisman ke Kepri 4 Juta Orang

Jembatan Barelang Batam, Kepulauan Riau yang terlihat instagramable (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menargetkan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bisa mencapai 4 juta orang sepanjang 2019.

Tour Package

Dispar Riau Dukung Menparekraf Wishnutama

Menparekraf Wishutama Kusubandio (kiri) Dinas pariwisata Riau mendukung kinerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dalam memajukan pariwisata Indonesia. Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pariwisata Riau Yoserizal Zein

Tourism

2017, Sumsel Incar Kunjungan Turis Tiongkok ke Palembang

Gubernur Sumsel Alex Noerdin (kedua dari kanan) (Ist) Pemerintah provinsi Sumatera Selatan berupaya menarik kunjungan wisatawan asal Tiongkok untuk berkunjung ke Palembang pada 2017 mendatang. Adapun maskapai penerbangan nasional, PT